Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Artikel » Kepala Kejaksaan Tinggi Berganti, Apa yang Perlu Dipahami? 

Kepala Kejaksaan Tinggi Berganti, Apa yang Perlu Dipahami? 

  • account_circle fe
  • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar

Pergantian Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Tengah kembali menjadi perhatian publik. Hendrizal Husin kini memimpin Kejati Kalteng setelah menggantikan Nurcahyo Jungkung Madyo yang mendapat penugasan baru sebagai Kajati Sumatera Selatan. Hendrizal sebelumnya menjabat Inspektur II pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung.

Pergantian tersebut bukan sekadar perubahan nama di kursi pimpinan. Bagi sebuah institusi penegak hukum, pergantian pejabat dapat menjadi momentum untuk melanjutkan pekerjaan yang sudah berjalan sekaligus membawa penekanan baru dalam pelaksanaan tugas.

Lalu, apa sebenarnya yang berubah ketika seorang Kajati berganti?

Bukan Berarti Semua Perkara Dimulai dari Nol

Hal pertama yang perlu dipahami masyarakat adalah pergantian pimpinan tidak otomatis membuat seluruh pekerjaan institusi dimulai kembali.

Kejaksaan merupakan organisasi yang memiliki sistem, struktur dan kewenangan yang tetap berjalan meskipun terjadi pergantian pejabat.

Perkara yang sedang ditangani tetap memiliki proses hukum masing-masing. Begitu pula pekerjaan administrasi, pengawasan dan agenda institusi lainnya.

Karena itu, pergantian Kajati lebih tepat dipandang sebagai pergantian kepemimpinan dalam sebuah sistem yang terus berjalan.

Mengapa Pimpinan Kejaksaan Bisa Berganti?

Rotasi dan mutasi pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi di lingkungan Kejaksaan.

Pada awal Agustus 2026, Jaksa Agung ST Burhanuddin menetapkan sejumlah pergantian pejabat strategis. Hendrizal kemudian dilantik sebagai Kajati Kalteng pada 11 Agustus 2026.

Dalam kasus Kalteng, pergantian tersebut juga disertai perpindahan Nurcahyo Jungkung Madyo ke posisi Kajati Sumatera Selatan.

Artinya, pergantian tidak selalu dapat dimaknai sebagai hukuman terhadap pejabat lama.

Bisa saja terdapat kebutuhan organisasi, pengembangan karier, promosi maupun penataan jabatan dalam rangka memperkuat institusi.

Justru di Sini Tantangan Kajati Baru Dimulai

Setelah resmi menjabat, seorang Kajati menghadapi pekerjaan yang tidak ringan.

Kalteng memiliki wilayah yang luas dengan aktivitas pemerintahan, pembangunan, investasi dan pengelolaan sumber daya alam yang kompleks.

Dalam kondisi seperti itu, penegakan hukum membutuhkan konsistensi.

Kajati baru tidak hanya dituntut memahami persoalan hukum yang ada, tetapi juga memastikan jajaran Kejati bekerja profesional dan sesuai ketentuan.

Inilah alasan mengapa pergantian pimpinan selalu menarik perhatian publik.

Masyarakat ingin melihat apakah kepemimpinan baru membawa perubahan yang benar-benar terasa.

Pesan Gubernur Kalteng Menjadi Sorotan

Saat menerima Hendrizal dalam acara ramah tamah dan perkenalan di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (14/8/2026), Pemprov Kalteng menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan.

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyampaikan bahwa pembangunan tidak mungkin dilakukan oleh satu institusi saja.

Pemerintah daerah berharap Kejaksaan ikut mengawal program strategis pembangunan agar berjalan optimal, efisien, transparan dan sesuai koridor hukum.

Pesan tersebut menjadi penting karena pembangunan dan penegakan hukum memiliki hubungan yang erat.

Pemerintah membutuhkan kepastian hukum untuk menjalankan program. Sebaliknya, program pemerintah juga harus dilaksanakan dengan tata kelola yang benar.

Penegakan Hukum dan Pembangunan Harus Berjalan Seimbang

Ada dua hal yang sama-sama penting.

Pertama, hukum harus ditegakkan secara profesional.

Kedua, pemerintah daerah membutuhkan kepastian dan pendampingan hukum agar kebijakan pembangunan tidak keluar dari aturan.

Keseimbangan inilah yang akan menjadi salah satu tantangan kepemimpinan Hendrizal Husin di Kalteng.

Ia sendiri menyatakan akan mengoptimalkan penegakan hukum sekaligus pendampingan kepada pemerintah daerah agar program dapat berjalan sesuai ketentuan.

Artinya, publik nantinya dapat melihat bagaimana komitmen tersebut diterjemahkan menjadi kerja nyata.

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kalteng Soroti Kenaikan UMP 2026 Jadi Rp3,68 Juta

    DPRD Kalteng Soroti Kenaikan UMP 2026 Jadi Rp3,68 Juta

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 227
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Tengah tahun 2026 menjadi salah satu kebijakan strategis pemerintah daerah dalam merespons dinamika ekonomi dan kebutuhan hidup pekerja menjelang tahun anggaran baru. Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, menyampaikan bahwa UMP Kalteng 2026 ditetapkan sebesar Rp3.686.138 per bulan. Angka tersebut naik Rp212.516 dibandingkan UMP […]

  • Bupati Fadia Arafiq Diduga Kendalikan Proyek dari Balik Perusahaan Keluarga

    Bupati Fadia Arafiq Diduga Kendalikan Proyek dari Balik Perusahaan Keluarga

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 86
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan FAR diduga memiliki konflik kepentingan karena perusahaan yang memenangkan sejumlah proyek pemerintah merupakan milik keluarganya. “KPK menetapkan FAR selaku Bupati Pekalongan sebagai […]

  • Pemprov Kalteng Kunci Inflasi, BULOG Ditarik Jadi Benteng Pangan 2026

    Pemprov Kalteng Kunci Inflasi, BULOG Ditarik Jadi Benteng Pangan 2026

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil langkah tegas menghadapi ancaman inflasi dan gejolak pangan. Pemprov Kalteng resmi mengikat kerja sama strategis dengan Perum BULOG Wilayah Kalteng untuk mengamankan pasokan dan menstabilkan harga kebutuhan pokok sepanjang 2026. Kesepakatan Bersama (MoU) itu diteken langsung oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalteng Leonard S. Ampung di […]

  • Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 482
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan lonjakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Doris Sylvanus tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan keterbatasan fasilitas. Ia menilai, akar masalah justru terletak pada tidak tertibnya sistem rujukan layanan kesehatan. Menurut Gubernur, sebagai rumah sakit rujukan provinsi, RSUD Doris seharusnya menerima pasien yang […]

  • KPK Geledah PN Depok dan Sita Uang 50 Ribu Dolar AS

    KPK Geledah PN Depok dan Sita Uang 50 Ribu Dolar AS

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang wajah lembaga peradilan. Tim penyidik menggeledah kantor dan rumah dinas Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok dan mengamankan uang tunai senilai 50.000 dolar Amerika Serikat, Selasa (10/2/2026). Temuan tersebut mempertebal dugaan praktik korupsi dalam penanganan perkara sengketa lahan yang kini menyeret pimpinan pengadilan. Juru Bicara KPK Budi […]

  • Realisasi Pajak Daerah Kalteng 2025 Capai 96,34 Persen

    Realisasi Pajak Daerah Kalteng 2025 Capai 96,34 Persen

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak daerah tahun 2025 mencapai 96,34 persen dari target. Capaian tersebut didorong oleh kinerja sejumlah jenis pajak yang berhasil melampaui target, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui Kepala Badan […]

expand_less