DPRD Kalteng Soroti Kenaikan UMP 2026 Jadi Rp3,68 Juta
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sen, 29 Des 2025
- visibility 215
- comment 0 komentar

Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi
DAYABORNEO, Palangka Raya — Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Tengah tahun 2026 menjadi salah satu kebijakan strategis pemerintah daerah dalam merespons dinamika ekonomi dan kebutuhan hidup pekerja menjelang tahun anggaran baru.
Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, menyampaikan bahwa UMP Kalteng 2026 ditetapkan sebesar Rp3.686.138 per bulan. Angka tersebut naik Rp212.516 dibandingkan UMP tahun 2025 yang berada di angka Rp3.473.621 per bulan.
Jika dihitung secara persentase, kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026 mencapai 6,12 persen. Junaidi menilai, besaran kenaikan ini merupakan hasil kompromi dari proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat serta kemampuan dunia usaha.
“Penetapan UMP ini diharapkan bisa menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan keberlangsungan usaha, khususnya di sektor-sektor padat karya,” ujar Junaidi, Minggu (28/12/2025).
Menurutnya, kebijakan upah minimum tidak hanya berdampak pada penghasilan pekerja, tetapi juga berpengaruh terhadap struktur biaya produksi dan iklim investasi di daerah. Oleh karena itu, penetapan UMP harus dilakukan secara hati-hati dan berbasis data.
Junaidi menambahkan, kenaikan UMP diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja tanpa menimbulkan tekanan berlebihan bagi pelaku usaha. Dengan keseimbangan tersebut, hubungan industrial di Kalimantan Tengah dapat terjaga secara kondusif.
“Dengan upah yang layak dan dunia usaha yang tetap tumbuh, roda perekonomian daerah bisa berjalan lebih stabil,” katanya.
DPRD Kalimantan Tengah berharap kebijakan UMP tahun 2026 ini dapat menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperkuat daya beli masyarakat, serta menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat dan berkeadilan di Bumi Tambun Bungai. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar