Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Menjelang Ramadhan, Pemprov Kalteng Perketat Harga Pangan Lewat GPM Nasional 2026

Menjelang Ramadhan, Pemprov Kalteng Perketat Harga Pangan Lewat GPM Nasional 2026

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
  • visibility 271
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat mengamankan harga pangan menjelang lonjakan permintaan Hari Besar Keagamaan Nasional. Pemprov Kalteng mengikuti Pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional 2026 sebagai langkah konkret melawan potensi lonjakan harga dan permainan pasar jelang Ramadan dan Idulfitri di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, Jumat (13/2/2026) pagi.

GPM serentak nasional dibuka Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang mengirim pesan keras kepada pelaku usaha pangan agar tidak memainkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi. Pemerintah pusat menegaskan stok nasional aman dan distribusi siap digerakkan untuk menjaga stabilitas harga di lapangan.

Pemprov Kalteng langsung mengamankan pasokan dan menurunkan harga jual komoditas strategis melalui subsidi. Beras, gula, minyak goreng, bawang, dan telur dilepas ke masyarakat dengan selisih harga signifikan dibanding pasar. Langkah ini menyasar warga berpenghasilan rendah yang paling terpukul saat harga pangan melonjak.

Staf Ahli Gubernur Kalteng Yuas Elko menegaskan pemerintah daerah tidak sekadar membuka pasar murah seremonial. Pemprov Kalteng mengunci distribusi, menyiapkan stok, dan mengawasi harga agar masyarakat benar-benar merasakan dampak GPM.

“Kami hadir untuk menahan laju kenaikan harga. Pemerintah turun langsung agar masyarakat tidak menjadi korban fluktuasi pasar menjelang Ramadan,” tegas Yuas.

Pemprov Kalteng menggelar GPM serentak di sembilan kabupaten/kota dan menyiapkan perluasan ke wilayah lain. Pemerintah daerah juga menguatkan koordinasi dengan Bulog, aparat, dan OPD terkait untuk memastikan pasokan aman, distribusi lancar, dan harga terkendali hingga puncak konsumsi Ramadan.

Pemprov Kalteng menilai stabilitas harga pangan bukan sekadar agenda rutin, tetapi garis depan perlindungan sosial. Jika harga terkendali, daya beli warga terjaga, inflasi daerah tertahan, dan stabilitas ekonomi lokal tetap aman. Pemerintah memastikan intervensi pangan tidak berhenti pada seremoni pembukaan, tetapi berlanjut di lapangan hingga masyarakat benar-benar terlindungi. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Siap Lelang 108 Aset Rampasan Koruptor Senilai Rp311 Miliar

    KPK Siap Lelang 108 Aset Rampasan Koruptor Senilai Rp311 Miliar

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 97
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Uang hasil korupsi tidak selalu berakhir dalam bentuk rekening rahasia atau tumpukan uang tunai. Sebagian berubah menjadi rumah mewah, apartemen, kendaraan, barang elektronik, hingga barang-barang bermerek. Kini, aset-aset tersebut akan kembali ke negara melalui mekanisme lelang yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada 18 Juni 2026 mendatang, KPK akan melelang 108 aset […]

  • Tambang Emas Martabe Dicabut Satgas PKH, ESDM: Bukan Proses Biasa

    Tambang Emas Martabe Dicabut Satgas PKH, ESDM: Bukan Proses Biasa

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pencabutan izin tambang emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memantik perhatian publik, termasuk di internal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM, Rilke Jeffri Huwae, mengaku baru mengetahui informasi pencabutan izin tambang tersebut dari pemberitaan media. Hingga […]

  • Ini Penyebab Kapuas Inflasi Tertinggi 5,15 persen pada Mei 2026

    Ini Penyebab Kapuas Inflasi Tertinggi 5,15 persen pada Mei 2026

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah kabar turunnya harga sejumlah bahan pangan pada Mei 2026, Kabupaten Kapuas justru masih menyandang status sebagai daerah dengan inflasi tahunan tertinggi di Kalimantan Tengah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi year-on-year (y-on-y) Kapuas mencapai 5,15 persen, melampaui rata-rata inflasi provinsi yang berada di angka 4,56 persen. Ironisnya, pada periode […]

  • DPD Gerindra Kalteng Gelar Bukber, Perkuat Sinergi dengan Pemda

    DPD Gerindra Kalteng Gelar Bukber, Perkuat Sinergi dengan Pemda

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – DPD Partai Gerindra Kalimantan Tengah memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat komunikasi politik dan kebersamaan sosial melalui kegiatan buka puasa bersama di Kantor DPD Gerindra Kalteng, Minggu (22/2/2026). Kegiatan yang dihadiri kader, simpatisan, tokoh masyarakat, serta Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran itu dikemas dengan pembagian sembako kepada masyarakat yang hadir. Dalam sambutannya, […]

  • Kepsek Arbusin: 67 Tahun Mencetak Generasi Unggul untuk Indonesia Hijau

    Kepsek Arbusin: 67 Tahun Mencetak Generasi Unggul untuk Indonesia Hijau

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Enam puluh tujuh tahun bukan sekadar angka bagi SMA Negeri 1 Palangka Raya. Di usia yang semakin matang, sekolah ini terus membuktikan diri sebagai salah satu institusi pendidikan terbaik di Kalimantan Tengah yang konsisten melahirkan generasi berprestasi, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan. Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 yang diperingati pada […]

  • Utang AS Tembus Rp712 Kuadriliun: Pelajaran untuk Indonesia

    Utang AS Tembus Rp712 Kuadriliun: Pelajaran untuk Indonesia

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Ada satu pertanyaan yang layak direnungkan ketika melihat utang Amerika Serikat yang mendekati US$40 triliun: seberapa lama sebuah negara bisa terus menambah utang sebelum bunga utangnya sendiri mulai menggerus ruang geraknya? Pertanyaan itu bukan sekadar persoalan Amerika Serikat. Ketika ekonomi terbesar dunia harus mengeluarkan lebih dari US$3 miliar setiap hari hanya untuk membayar bunga utang, […]

expand_less