Rabu, 29 Jul 2026
light_mode
Beranda » Hukum » Kejar-kejaran di Trans Kalimantan Berujung Penangkapan Kurir Narkoba 35 Kg

Kejar-kejaran di Trans Kalimantan Berujung Penangkapan Kurir Narkoba 35 Kg

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
  • visibility 179
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangkaraya – Aparat Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah membongkar upaya penyelundupan narkotika skala besar setelah menggagalkan pelarian dua pria yang membawa puluhan kilogram sabu di Jalan Trans Kalimantan. Aksi pengejaran berlangsung dramatis hingga ke kawasan hutan sebelum polisi berhasil menangkap kedua pelaku.

Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan, menjelaskan polisi mulai menaruh curiga terhadap sebuah mobil Toyota Raize merah yang melintas pada Selasa dini hari (10/2/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Saat petugas berupaya menghentikan kendaraan tersebut untuk pemeriksaan, pengemudi justru memacu mobil dan berusaha kabur.

“Petugas langsung melakukan pengejaran karena kendaraan tidak mengindahkan perintah berhenti,” kata Iwan Kurniawan saat memberikan keterangan pers di Palangka Raya, Rabu (18/2/2026).

Pengejaran berakhir di ruas Jalan Trans Kalimantan yang berbatasan dengan kawasan hutan. Ketika mobil melambat, dua pria di dalamnya membuka pintu dan melompat keluar lalu melarikan diri ke semak-semak. Polisi mengamankan kendaraan di lokasi, kemudian berkoordinasi dengan warga sekitar untuk melakukan penyisiran.

Upaya pencarian berlangsung hampir 12 jam hingga akhirnya kedua pelaku berhasil ditemukan dan ditangkap. Dari penggeledahan kendaraan, petugas menemukan 33 paket besar kristal putih yang diduga sabu dengan berat kotor sekitar 35,1 kilogram. Polisi juga menyita ribuan butir pil yang diduga ekstasi, uang tunai, dua unit telepon genggam, serta mobil yang digunakan untuk mengangkut barang haram tersebut.

“Kami menduga kuat ini bagian dari jaringan peredaran narkotika lintas wilayah. Penyidikan kami kembangkan untuk membongkar pemasok dan penerimanya,” tegas Kapolda.

Polisi telah menetapkan kedua pria sebagai tersangka dan menahan keduanya di Mapolda Kalteng. Aparat memastikan pengembangan kasus terus berjalan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di Kalimantan Tengah. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NTP Naik Tipis: Petani Kalteng Belum Sepenuhnya Menikmati Kenaikan Harga Hasil Panen

    NTP Naik Tipis: Petani Kalteng Belum Sepenuhnya Menikmati Kenaikan Harga Hasil Panen

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah klaim membaiknya daya tukar petani di Kalimantan Tengah, data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) justru mengungkap fakta lain yang patut menjadi perhatian. Meski Nilai Tukar Petani (NTP) naik pada Mei 2026, keuntungan usaha petani belum tentu ikut meningkat. BPS mencatat NTP Kalimantan Tengah naik tipis 0,21 persen, dari 139,43 […]

  • Kemenag Putuskan 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret

    Kemenag Putuskan 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 142
    • 0Komentar

    DAYABONEO, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama memastikan akan menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah melalui sidang isbat pada 19 Maret 2026. Sidang penentuan hari raya itu digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan seluruh […]

  • Ombudsman RI Desak Pengawasan THR Diperketat, 652 Aduan Buruh Belum Tuntas

    Ombudsman RI Desak Pengawasan THR Diperketat, 652 Aduan Buruh Belum Tuntas

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Praktik pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi buruh kembali jadi borok tahunan. Ombudsman RI membuka fakta pahit: 652 aduan pekerja soal maladministrasi THR sepanjang 2023–2025 belum tuntas ditangani. Negara dinilai masih setengah hati melindungi hak normatif buruh, sementara perusahaan bandel terus mengulang pelanggaran menjelang THR 2026. Anggota Ombudsman RI Robert Na […]

  • FISIP UPR Tancap Gas di Usia 14 Tahun, Pemprov Kalteng Tantang Mahasiswa Turun ke Medan Sosial

    FISIP UPR Tancap Gas di Usia 14 Tahun, Pemprov Kalteng Tantang Mahasiswa Turun ke Medan Sosial

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Palangka Raya (UPR) tidak ingin sekadar merayakan usia. Memasuki Dies Natalis ke-14, FISIP UPR menegaskan diri sebagai kawah candradimuka pemikir kritis dan calon pemimpin Kalimantan Tengah. Pemerintah Provinsi Kalteng pun ikut memberi sinyal tegas: kampus harus hadir langsung menjawab persoalan daerah. Asisten Perekonomian […]

  • Pemerintah Resmi Luncurkan Logo HUT RI ke-81, Jadi Simbol Indonesia Berdaulat

    Pemerintah Resmi Luncurkan Logo HUT RI ke-81, Jadi Simbol Indonesia Berdaulat

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah resmi mengunci identitas visual peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Logo karya Fajar Novario, desainer asal Padang, Sumatera Barat, keluar sebagai pemenang dan akan menjadi simbol resmi seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan pada Agustus 2026. Peluncuran dilakukan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (29/6/2026), sekaligus menandai dimulainya persiapan nasional […]

  • Prabowo Tata Ulang Sektor Energi, Negara Disiapkan Pegang Kendali Lebih Besar

    Prabowo Tata Ulang Sektor Energi, Negara Disiapkan Pegang Kendali Lebih Besar

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mulai menata ulang arah kebijakan energi dan pertambangan nasional dengan menegaskan peran negara harus lebih dominan dalam pengelolaan sumber daya alam strategis. Langkah ini diproyeksikan menjadi fondasi baru dalam memperkuat kedaulatan energi sekaligus memaksimalkan penerimaan negara dari sektor tambang dan migas. Arah kebijakan tersebut mengemuka saat Presiden menerima […]

expand_less