Gubernur Kalteng Gelar Pasar Murah, Warga Tebus Sembako Rp10 Ribu
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sel, 10 Mar 2026
- visibility 45
- comment 0 komentar

Gubernur Kalteng saat memberikan sambutan.
DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat menekan lonjakan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Gubernur Kalimantan Tengah membuka langsung Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan ribuan paket sembako bersubsidi bagi masyarakat di halaman Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Selasa (10/3/2026).
Program ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menahan laju inflasi yang kerap meningkat menjelang hari besar keagamaan.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah. Hadir pula jajaran Forkopimda, di antaranya Pangdam XXII/Tanjungpura, Kapolda Kalteng, Kabinda Kalteng, Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya, dan Ketua MUI Kalimantan Tengah.
Plt. Sekretaris Daerah dalam laporannya menyampaikan bahwa pemerintah menyediakan 1.700 paket sembako bagi masyarakat. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter dengan nilai subsidi mencapai Rp134.750. Warga yang berhak cukup menebus paket tersebut dengan harga Rp10.000.
Selain paket sembako bersubsidi, masyarakat juga dapat membeli berbagai bahan pangan lainnya dengan harga lebih murah melalui program Gerakan Pangan Murah yang digelar dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Gubernur secara simbolis menyerahkan paket sembako gratis kepada sejumlah warga penerima manfaat. Ia kemudian meninjau langsung stan-stan penjualan bahan pangan dan bahkan memberikan tambahan diskon sebesar 30 persen untuk seluruh komoditas yang dijual.
“Melalui pasar murah ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Idulfitri,” tegas Gubernur.
Ia menambahkan, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus melindungi daya beli masyarakat di Kalimantan Tengah menjelang hari raya. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar