Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Prabowo Ingin Kampus Jadi Problem Solver Daerah

Prabowo Ingin Kampus Jadi Problem Solver Daerah

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
  • visibility 105
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai mengarahkan perguruan tinggi sebagai kekuatan strategis dalam pembangunan daerah. Kampus tidak lagi hanya diposisikan sebagai ruang akademik yang menghasilkan lulusan dan penelitian, tetapi didorong menjadi pusat solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah daerah—dari pengelolaan sampah, penataan kawasan, hingga inovasi teknologi lingkungan.

Arah baru itu mengemuka setelah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan pentingnya koneksi yang lebih kuat antara dunia akademik dan kebutuhan pembangunan di lapangan.

Menurut Brian, Presiden ingin keahlian para dosen, peneliti, dan guru besar di berbagai disiplin ilmu benar-benar digunakan untuk membantu daerah menyelesaikan persoalan yang selama ini berulang tanpa solusi jangka panjang.

“Presiden meminta kami memastikan kampus bisa hadir lebih konkret membantu pemerintah daerah, dengan kekuatan keilmuan yang dimiliki masing-masing perguruan tinggi,” kata Brian.

Ia menjelaskan, kolaborasi itu akan menyasar sektor-sektor strategis yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Bidang teknik lingkungan akan difokuskan pada pengolahan sampah dan sanitasi, arsitektur diarahkan untuk penataan ruang publik yang lebih manusiawi, sementara bidang teknologi dan rekayasa didorong menciptakan inovasi yang aplikatif bagi daerah.

Pemerintah kini menyiapkan skema agar setiap provinsi, kabupaten, dan kota memiliki dukungan tim akademik dari perguruan tinggi setempat. Tim ini nantinya menjadi mitra berpikir kepala daerah dalam merancang kebijakan berbasis data, riset, dan pendekatan ilmiah.

“Setiap daerah idealnya punya dukungan kampus sebagai pusat gagasan dan penyedia solusi. Itu yang sedang kami siapkan agar berjalan sistematis,” ujarnya.

Langkah ini menandai perubahan besar dalam orientasi pendidikan tinggi nasional. Jika sebelumnya kampus lebih banyak bergerak di ruang teori, kini pemerintah ingin ilmu pengetahuan hadir di tengah masyarakat—menjawab persoalan konkret, memberi dampak langsung, dan menjadi fondasi pembangunan Indonesia yang lebih cerdas, efisien, serta berkelanjutan. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Era Digital, Seberapa Bebas Pers Indonesia?

    Di Tengah Era Digital, Seberapa Bebas Pers Indonesia?

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 3 Mei, dunia memperingati World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Internasional—sebuah momentum untuk menegaskan kembali bahwa pers yang merdeka adalah fondasi demokrasi. Di Indonesia, kebebasan pers telah menempuh jalan panjang sejak reformasi 1998. Lahirnya Reformasi 1998 membuka keran kebebasan berekspresi, menghapus sistem pembredelan, dan memperkuat posisi media sebagai pengawas kekuasaan. Namun, […]

  • Katingan Percepat Digitalisasi Keuangan Desa, Aparatur Didorong Tinggalkan Sistem Tunai

    Katingan Percepat Digitalisasi Keuangan Desa, Aparatur Didorong Tinggalkan Sistem Tunai

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Pemerintah Kabupaten Katingan terus memperkuat reformasi tata kelola keuangan desa dengan mendorong penerapan sistem transaksi non-tunai di seluruh pemerintahan desa. Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam membangun pengelolaan anggaran desa yang lebih transparan, akuntabel, dan minim risiko penyimpangan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan peningkatan kapasitas aparatur desa terkait penatausahaan dan […]

  • Gema Pancasila 2026 Ditegaskan Jadi Benteng Ideologi Bangsa

    Gema Pancasila 2026 Ditegaskan Jadi Benteng Ideologi Bangsa

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya memperkuat ideologi Pancasila sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa di tengah derasnya arus globalisasi dan disrupsi digital. Penegasan itu mengemuka saat pembukaan Gema Pancasila Tahun 2026 bertema “Dari Nilai ke Aksi Nyata” di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (2/2/2026). Staf Ahli Gubernur Bidang […]

  • Hari Ini PLN Kembali Padamkan Listrik Massal di Palangka Raya

    Hari Ini PLN Kembali Padamkan Listrik Massal di Palangka Raya

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Warga Palangka Raya kembali harus bersiap menghadapi pemadaman listrik bergilir. PT PLN (Persero) menjadwalkan penghentian sementara pasokan listrik di puluhan kawasan pada Minggu, 2 Agustus 2026, mulai pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB. Pemadaman dilakukan dalam dua tahap dan mencakup wilayah kerja PLN ULP Palangka Raya Barat serta PLN ULP Palangka […]

  • Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000 per Dolar, Pemerintah Minta Publik Tetap Tenang

    Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000 per Dolar, Pemerintah Minta Publik Tetap Tenang

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar AS kembali memicu kekhawatiran di kalangan pelaku usaha dan masyarakat. Namun di tengah tekanan pasar yang meningkat, pemerintah meminta publik tidak terpancing kepanikan dan tetap melihat kondisi ekonomi nasional secara menyeluruh. Pemerintah menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar saat ini masih terus dipantau […]

  • Gubernur Agustiar: Iduladha Melahirkan Kepedulian, 16 Hewan Kurban Diserahkan

    Gubernur Agustiar: Iduladha Melahirkan Kepedulian, 16 Hewan Kurban Diserahkan

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa Hari Raya Iduladha tidak boleh berhenti sebagai ritual tahunan semata. Di tengah semangat pembangunan daerah, Iduladha harus menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial, solidaritas, dan persaudaraan masyarakat Kalimantan Tengah. Pesan itu disampaikan saat Gubernur melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan jemaah di Masjid Raya Nurul Islam […]

expand_less