Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000 per Dolar, Pemerintah Minta Publik Tetap Tenang

Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000 per Dolar, Pemerintah Minta Publik Tetap Tenang

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta — Pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar AS kembali memicu kekhawatiran di kalangan pelaku usaha dan masyarakat. Namun di tengah tekanan pasar yang meningkat, pemerintah meminta publik tidak terpancing kepanikan dan tetap melihat kondisi ekonomi nasional secara menyeluruh.

Pemerintah menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar saat ini masih terus dipantau secara intensif melalui koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah-langkah stabilisasi juga terus disiapkan untuk menjaga kepercayaan pasar dan ketahanan ekonomi nasional.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan gejolak nilai tukar yang terjadi tidak dapat dilepaskan dari dinamika ekonomi global yang saat ini masih dibayangi ketidakpastian tinggi, mulai dari arah kebijakan suku bunga dunia, konflik geopolitik, hingga perlambatan ekonomi di sejumlah negara.

“Pemerintah bersama otoritas terkait terus melakukan pengawasan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam merespons dinamika pergerakan nilai tukar,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (04/06/2026).

Meski rupiah mengalami tekanan, pemerintah menilai fondasi ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang relatif kuat. Pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, inflasi terkendali, sektor perbankan stabil, dan konsumsi domestik masih menjadi penopang utama perekonomian nasional.

Karena itu, pemerintah meminta masyarakat tidak hanya melihat angka kurs semata, tetapi juga memperhatikan indikator ekonomi lainnya yang hingga kini masih menunjukkan ketahanan ekonomi nasional.

“Fundamental ekonomi kita kuat dan tetap terjaga,” tegas Prasetyo.

Pernyataan tersebut menjadi upaya pemerintah meredam kekhawatiran publik di tengah meningkatnya perhatian terhadap pergerakan rupiah. Pasalnya, pelemahan mata uang nasional sering kali memunculkan kekhawatiran terhadap harga barang impor, biaya produksi, hingga daya beli masyarakat.

Namun pemerintah optimistis koordinasi yang solid antara otoritas fiskal, moneter, dan sektor jasa keuangan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Di tengah tekanan global yang belum mereda, pemerintah memilih mengirim pesan sederhana kepada masyarakat: tetap waspada, tetapi tidak panik. Sebab bagi pemerintah, kekuatan ekonomi Indonesia saat ini masih cukup kokoh untuk menghadapi gelombang ketidakpastian yang datang dari luar negeri. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep Wadi Bumbu Rempah, Sajian Tradisional Dayak yang Kaya Cita Rasa

    Resep Wadi Bumbu Rempah, Sajian Tradisional Dayak yang Kaya Cita Rasa

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 43
    • 0Komentar

    PALANGKARAYA, Wadi menjadi salah satu kuliner legendaris masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah yang hingga kini masih banyak dinikmati. Hidangan ini berasal dari teknik pengawetan ikan melalui proses fermentasi tradisional, sehingga menghasilkan rasa gurih, sedikit asam, dan aroma khas yang menjadi ciri utamanya. Dahulu, wadi dibuat sebagai solusi untuk menyimpan hasil tangkapan ikan air tawar agar […]

  • 300 Titik Karhutla Kepung Kalteng, DPRD Minta Polisi Teliti Sebelum Tetapkan Tersangka

    300 Titik Karhutla Kepung Kalteng, DPRD Minta Polisi Teliti Sebelum Tetapkan Tersangka

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 18
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah kian mengkhawatirkan. DPRD mencatat sekitar 300 titik kebakaran tersebar di wilayah ini, dengan asap yang mulai membahayakan kesehatan masyarakat, Selasa (15/9/2026). Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Sugiyarto, menyebut angka 300 titik tersebut menjadikan penanganan karhutla sebagai persoalan besar yang membutuhkan […]

  • Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

    Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, optimisme Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2026 patut diapresiasi. Saat banyak daerah mulai waspada terhadap ancaman perlambatan ekonomi dunia, Kalimantan Tengah justru melihat peluang untuk tetap tumbuh melalui kekuatan sektor pertanian, hilirisasi industri, dan investasi daerah. Optimisme itu bukan tanpa alasan. Kalimantan Tengah […]

  • Ekspor Batubara Tak Lagi Bebas, Pemerintah Terapkan Aturan Baru

    Ekspor Batubara Tak Lagi Bebas, Pemerintah Terapkan Aturan Baru

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah resmi mengubah mekanisme ekspor batubara dengan menerapkan aturan baru yang memperkuat pengawasan terhadap komoditas sumber daya alam strategis. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menata perdagangan batubara agar berlangsung lebih tertib, transparan, dan sesuai regulasi. Aturan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 31/MK/BC/2026 yang mulai berlaku efektif sejak 1 Juni […]

  • Delapan Bandara Sempat Lumpuh, Ini Kabar Terbaru Erupsi Anak Krakatau

    Delapan Bandara Sempat Lumpuh, Ini Kabar Terbaru Erupsi Anak Krakatau

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 34
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan mulai mereda, tapi bukan berarti pemerintah bisa bernapas lega. Delapan bandara sempat merasakan dampaknya, dan pemantauan pun terus digenjot dari berbagai sisi — darat, udara, hingga laut. Perkembangan ini dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto melalui konferensi video bersama jajaran penanganan bencana dari […]

  • Seremoni Kartini atau Investasi Masa Depan? Pemprov Kalteng Dorong PAUD Tak Sekadar Ajang Lomba

    Seremoni Kartini atau Investasi Masa Depan? Pemprov Kalteng Dorong PAUD Tak Sekadar Ajang Lomba

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 204
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Peringatan Hari Kartini ke-147 di Kalimantan Tengah diwarnai lomba fashion show dan mewarnai anak usia dini. Namun di balik panggung penuh warna itu, Pemerintah Provinsi Kalteng mengirim pesan tegas: pendidikan anak usia dini tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. Kegiatan yang digelar di Aula Dinas Pendidikan, Senin (27/4/2026), menghadirkan Bunda PAUD […]

expand_less