Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000 per Dolar, Pemerintah Minta Publik Tetap Tenang

Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000 per Dolar, Pemerintah Minta Publik Tetap Tenang

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
  • visibility 109
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta — Pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar AS kembali memicu kekhawatiran di kalangan pelaku usaha dan masyarakat. Namun di tengah tekanan pasar yang meningkat, pemerintah meminta publik tidak terpancing kepanikan dan tetap melihat kondisi ekonomi nasional secara menyeluruh.

Pemerintah menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar saat ini masih terus dipantau secara intensif melalui koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah-langkah stabilisasi juga terus disiapkan untuk menjaga kepercayaan pasar dan ketahanan ekonomi nasional.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan gejolak nilai tukar yang terjadi tidak dapat dilepaskan dari dinamika ekonomi global yang saat ini masih dibayangi ketidakpastian tinggi, mulai dari arah kebijakan suku bunga dunia, konflik geopolitik, hingga perlambatan ekonomi di sejumlah negara.

“Pemerintah bersama otoritas terkait terus melakukan pengawasan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam merespons dinamika pergerakan nilai tukar,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (04/06/2026).

Meski rupiah mengalami tekanan, pemerintah menilai fondasi ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang relatif kuat. Pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, inflasi terkendali, sektor perbankan stabil, dan konsumsi domestik masih menjadi penopang utama perekonomian nasional.

Karena itu, pemerintah meminta masyarakat tidak hanya melihat angka kurs semata, tetapi juga memperhatikan indikator ekonomi lainnya yang hingga kini masih menunjukkan ketahanan ekonomi nasional.

“Fundamental ekonomi kita kuat dan tetap terjaga,” tegas Prasetyo.

Pernyataan tersebut menjadi upaya pemerintah meredam kekhawatiran publik di tengah meningkatnya perhatian terhadap pergerakan rupiah. Pasalnya, pelemahan mata uang nasional sering kali memunculkan kekhawatiran terhadap harga barang impor, biaya produksi, hingga daya beli masyarakat.

Namun pemerintah optimistis koordinasi yang solid antara otoritas fiskal, moneter, dan sektor jasa keuangan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Di tengah tekanan global yang belum mereda, pemerintah memilih mengirim pesan sederhana kepada masyarakat: tetap waspada, tetapi tidak panik. Sebab bagi pemerintah, kekuatan ekonomi Indonesia saat ini masih cukup kokoh untuk menghadapi gelombang ketidakpastian yang datang dari luar negeri. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kalteng Kritik Kinerja Satpol PP: Dampak ke Masyarakat Dinilai Belum Terlihat

    DPRD Kalteng Kritik Kinerja Satpol PP: Dampak ke Masyarakat Dinilai Belum Terlihat

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Kalteng dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Meski realisasi keuangan Satpol PP tercatat mencapai 90,03 persen, DPRD menilai capaian tersebut belum sejalan dengan kualitas dampak pelayanan […]

  • Ombudsman RI Desak Pengawasan THR Diperketat, 652 Aduan Buruh Belum Tuntas

    Ombudsman RI Desak Pengawasan THR Diperketat, 652 Aduan Buruh Belum Tuntas

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Praktik pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi buruh kembali jadi borok tahunan. Ombudsman RI membuka fakta pahit: 652 aduan pekerja soal maladministrasi THR sepanjang 2023–2025 belum tuntas ditangani. Negara dinilai masih setengah hati melindungi hak normatif buruh, sementara perusahaan bandel terus mengulang pelanggaran menjelang THR 2026. Anggota Ombudsman RI Robert Na […]

  • Presiden Prabowo Komitmen Bela Pekerja Indonesia di Hadapan 400 Ribu Buruh

    Presiden Prabowo Komitmen Bela Pekerja Indonesia di Hadapan 400 Ribu Buruh

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk terus membela kepentingan kaum pekerja saat menghadiri peringatan Hari Buruh Nasional yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional, Jumat (1/5/2026). Di hadapan sekitar 400 ribu buruh dari berbagai daerah di Indonesia, Kepala Negara menyampaikan sejumlah kebijakan strategis yang telah diambil pemerintah sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada […]

  • Kecelakaan Lalu Lintas Nataru 2026 di Kalteng Turun 16 Persen

    Kecelakaan Lalu Lintas Nataru 2026 di Kalteng Turun 16 Persen

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pelaksanaan Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Kalimantan Tengah mencatat capaian positif pada aspek keselamatan lalu lintas. Selama periode Nataru, angka kecelakaan lalu lintas tercatat menurun sebesar 16 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Capaian tersebut terungkap dalam Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) […]

  • Dua Operator Excavator Tewas di Orong Onoi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    Dua Operator Excavator Tewas di Orong Onoi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Gunung Mas – Dua nyawa melayang. Di tengah derasnya hujan yang mengguyur kawasan pedalaman Kabupaten Gunung Mas, dua operator excavator dilaporkan meninggal dunia setelah banjir bandang menerjang lokasi penambangan emas di Desa Orong Onoi, Kecamatan Napoi, Sabtu (13/6/2026). Informasi yang diterima menyebutkan, peristiwa tragis itu terjadi saat para pekerja bersiap memulai aktivitas penambangan di […]

  • Kejar-kejaran di Trans Kalimantan Berujung Penangkapan Kurir Narkoba 35 Kg

    Kejar-kejaran di Trans Kalimantan Berujung Penangkapan Kurir Narkoba 35 Kg

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 195
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangkaraya – Aparat Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah membongkar upaya penyelundupan narkotika skala besar setelah menggagalkan pelarian dua pria yang membawa puluhan kilogram sabu di Jalan Trans Kalimantan. Aksi pengejaran berlangsung dramatis hingga ke kawasan hutan sebelum polisi berhasil menangkap kedua pelaku. Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan, menjelaskan polisi mulai menaruh curiga terhadap sebuah mobil […]

expand_less