Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Apa yang Ditemukan Inspektorat? Hasil Pemeriksaan Marka Biru Sudah Diserahkan ke Gubernur

Apa yang Ditemukan Inspektorat? Hasil Pemeriksaan Marka Biru Sudah Diserahkan ke Gubernur

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Misteri di balik polemik marka jalan berwarna biru yang viral di Kota Palangka Raya mulai menemukan titik terang. Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah memastikan seluruh proses pemeriksaan terhadap proyek yang menuai kritik publik itu telah rampung dan hasilnya sudah berada di tangan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran.

Meski belum mengungkap isi lengkap laporan, Inspektorat memberi sinyal adanya sejumlah aspek yang harus dibenahi dalam pelaksanaan proyek yang sempat menjadi perbincangan luas di media sosial tersebut.

Kepala Inspektorat Kalteng, Eko Sulistiono, mengatakan tim telah menyelesaikan seluruh tahapan pemeriksaan, mulai dari pengumpulan data, peninjauan lapangan hingga penyusunan laporan hasil pemeriksaan.

“Semua sudah selesai. Data sudah lengkap, laporan sudah kami sampaikan kepada Pak Gubernur,” kata Eko saat ditemui wartawan.

Proyek pengecatan marka biru sebelumnya menjadi sorotan setelah cat pada sejumlah ruas jalan protokol terlihat memudar dan mengelupas meski pekerjaan belum sepenuhnya selesai. Kondisi itu memicu kritik masyarakat hingga akhirnya Gubernur memerintahkan Inspektorat turun langsung melakukan pemeriksaan.

Menurut Eko, hasil pemeriksaan menemukan sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian, terutama terkait proses perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan.

“Ada beberapa catatan yang harus diperbaiki. Yang paling banyak menjadi perhatian masyarakat tentu terkait spesifikasi pekerjaan,” ujarnya.

Namun ketika ditanya apakah terdapat indikasi pelanggaran dalam proyek tersebut, Eko memilih tidak memberikan penjelasan lebih jauh. Ia menegaskan kewenangan menyampaikan hasil pemeriksaan secara resmi berada pada Gubernur.

“Itu nanti Pak Gubernur yang akan menyampaikan. Yang jelas ada hal-hal yang memang harus dibenahi,” katanya.

Inspektorat juga menegaskan prinsip dasar penggunaan anggaran daerah tidak boleh ditawar. Setiap pekerjaan yang dibiayai APBD wajib dilaksanakan sesuai dokumen perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Kalau pelaksanaan tidak sesuai spesifikasi, maka harus diperbaiki sampai sesuai. Tidak ada pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi kemudian dianggap selesai begitu saja,” tegas Eko.

Pernyataan tersebut memperkuat sinyal bahwa persoalan marka biru tidak hanya berhenti pada kritik publik, tetapi telah masuk ke tahap evaluasi serius di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Sebelumnya, Gubernur Agustiar Sabran secara terbuka mengaku kecewa dan malu atas polemik marka biru yang justru menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ia bahkan meminta Inspektorat melakukan pemeriksaan menyeluruh agar persoalan tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh perangkat daerah.

Kini publik menunggu langkah berikutnya. Apakah proyek akan dilanjutkan dengan perbaikan, direvisi total, atau ada keputusan lain yang diambil pemerintah daerah. Satu hal yang pasti, hasil pemeriksaan telah sampai di meja Gubernur, dan keputusan akhir berada di tangannya. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Kalteng Dukung Penguatan Samapta Polda Kalteng

    Pemprov Kalteng Dukung Penguatan Samapta Polda Kalteng

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengirim pesan tegas bahwa pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan jalan, jembatan, dan investasi. Di balik seluruh agenda pembangunan, ada satu fondasi yang tidak bisa ditawar: keamanan dan ketertiban masyarakat. Pesan itu mengemuka saat Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden mewakili Gubernur Agustiar Sabran menghadiri peresmian […]

  • Dari Desa untuk Masa Depan: BBK 7 Unair Asah Literasi dan Numerasi Anak Sekolah

    Dari Desa untuk Masa Depan: BBK 7 Unair Asah Literasi dan Numerasi Anak Sekolah

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Upaya memperkuat fondasi pendidikan dasar terus digerakkan dari tingkat desa. Tim BBK 7 Universitas Airlangga (UNAIR) hadir di Desa Bakalrejo dengan program bimbingan belajar (bimbel) yang menyasar peningkatan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar sepanjang Januari 2026. Program ini menjadi respons atas masih terbatasnya pendampingan belajar di luar jam sekolah, yang berdampak pada […]

  • Dua Operator Excavator Tewas di Orong Onoi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    Dua Operator Excavator Tewas di Orong Onoi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Gunung Mas – Dua nyawa melayang. Di tengah derasnya hujan yang mengguyur kawasan pedalaman Kabupaten Gunung Mas, dua operator excavator dilaporkan meninggal dunia setelah banjir bandang menerjang lokasi penambangan emas di Desa Orong Onoi, Kecamatan Napoi, Sabtu (13/6/2026). Informasi yang diterima menyebutkan, peristiwa tragis itu terjadi saat para pekerja bersiap memulai aktivitas penambangan di […]

  • Komdigi Siapkan Paket Komunikasi Terjangkau untuk Nataru 2025–2026

    Komdigi Siapkan Paket Komunikasi Terjangkau untuk Nataru 2025–2026

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 173
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah strategis untuk menjamin kelancaran komunikasi publik selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan menggandeng seluruh operator seluler di Indonesia menyediakan paket layanan khusus berbiaya terjangkau. Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga konektivitas masyarakat di tengah lonjakan mobilitas dan aktivitas digital pada masa […]

  • Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 420
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan lonjakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Doris Sylvanus tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan keterbatasan fasilitas. Ia menilai, akar masalah justru terletak pada tidak tertibnya sistem rujukan layanan kesehatan. Menurut Gubernur, sebagai rumah sakit rujukan provinsi, RSUD Doris seharusnya menerima pasien yang […]

  • Jelang HUT ke-69, Pemprov Kalteng Gelar Operasi Harga Lewat Gerakan Pangan Murah

    Jelang HUT ke-69, Pemprov Kalteng Gelar Operasi Harga Lewat Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Provinsi Kalteng mulai bergerak menahan tekanan harga bahan pokok melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar di Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (18/5/2026). Langkah ini dinilai sebagai respons cepat pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi gejolak inflasi yang kerap meningkat menjelang […]

expand_less