Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dihujani Sorotan Publik, BPBD Bartim Buka Fakta di Balik Penghargaan Kontroversial

Dihujani Sorotan Publik, BPBD Bartim Buka Fakta di Balik Penghargaan Kontroversial

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Tamiang Layang – Polemik penghargaan untuk PT Bartim Coalindo akhirnya meledak ke ruang klarifikasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Damkar Kabupaten Barito Timur angkat bicara secara terbuka dan tegas, menepis tudingan miring yang beredar luas di media sosial.

Dalam jumpa pers yang digelar Rabu (11/2/2026) di Kantor BPBD Damkar Bartim, Kepala Pelaksana BPBD Ahmad Gazali bersama jajaran menjawab sorotan publik.

Melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Luhut Tampubolon, BPBD menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan kepada PT Bartim Coalindo bukan bentuk dukungan terhadap aktivitas perusahaan, melainkan apresiasi atas bantuan saat penanganan bencana.

“Sejak kami bertugas, setiap tahun kami meminta bantuan kepada seluruh stakeholder. Siapa pun yang membantu kami catat. Penghargaan itu murni ucapan terima kasih, bukan bentuk kerja sama atau dukungan tertentu,” tegas Luhut.

Ia menjelaskan, saat banjir melanda wilayah Bartim pada akhir Desember lalu, BPBD bergerak cepat menggalang dukungan logistik dan operasional. Bantuan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan dan individu, menjadi penopang penting di lapangan.

“Kami tidak punya kepentingan lain. Dalam kondisi darurat, yang kami pikirkan hanya keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Luhut juga menanggapi tudingan bahwa pemerintah daerah tidak peka terhadap isu lain yang menyeret nama perusahaan tersebut.

“Masalah di luar konteks kebencanaan muncul setelahnya. Jangan dicampuradukkan. Bantuan kemanusiaan adalah satu hal, dugaan pelanggaran adalah ranah instansi teknis seperti DLH dan ESDM,” katanya.

Kalaksa BPBD Ahmad Gazali bahkan menyampaikan permohonan maaf terbuka. “Jika ada masyarakat yang merasa kurang nyaman, kami mohon maaf. Kami terbuka terhadap kritik dan masukan,” ucapnya.

Gazali menegaskan, Bupati dan Wakil Bupati mengetahui agenda tersebut dan tetap berkomitmen mengawal investasi agar berjalan tertib sesuai aturan.

“Kami ingin semua persoalan ditempatkan secara proporsional. Jangan sampai bantuan kemanusiaan justru dipelintir menjadi polemik berkepanjangan,” pungkasnya. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Kalteng Perkuat Kapasitas ASN Wujudkan Pelayanan Publik Berbasis HAM

    Pemprov Kalteng Perkuat Kapasitas ASN Wujudkan Pelayanan Publik Berbasis HAM

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai fondasi mewujudkan pelayanan publik yang adil, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi ASN Tahun 2026 yang dibuka Penjabat Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, […]

  • Kalteng Dilanda Tekanan Harga, Inflasi April Tercatat 3,66 Persen

    Kalteng Dilanda Tekanan Harga, Inflasi April Tercatat 3,66 Persen

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Tekanan harga di Kalimantan Tengah kian terasa. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) April 2026 mencapai 3,66 persen, angka yang menegaskan tren kenaikan harga belum mereda. Kabupaten Kapuas bahkan mencatat lonjakan tertinggi hingga 3,97 persen, menjadi wilayah dengan tekanan inflasi paling kuat. Kenaikan ini mendorong Indeks Harga Konsumen (IHK) […]

  • KPK OTT Bupati Pekalongan, Ini Dugaan Korupsi di Baliknya

    KPK OTT Bupati Pekalongan, Ini Dugaan Korupsi di Baliknya

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan, FAR, dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. KPK langsung menetapkan  Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka dan menahannya selama 20 hari pertama di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK, terhitung sejak 4 hingga 23 Maret 2026. […]

  • Dari Papua hingga Kalimantan, Perputaran Dana PETI Tembus Rp992 Triliun

    Dari Papua hingga Kalimantan, Perputaran Dana PETI Tembus Rp992 Triliun

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali tersorot tajam setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap besarnya aliran dana yang diduga berasal dari aktivitas ilegal tersebut. Dalam periode 2023–2025, total perputaran dana yang terdeteksi mencapai angka fantastis, yakni Rp992 triliun. Kepala Biro Humas PPATK, Natsir Kongah, menyebutkan bahwa dari hasil […]

  • Ramai Disebut ODGJ, Benarkah Pelaku Mengalami Gangguan Jiwa?

    Ramai Disebut ODGJ, Benarkah Pelaku Mengalami Gangguan Jiwa?

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah derasnya spekulasi yang beredar di media sosial, kepolisian meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan kondisi kejiwaan RB (23), pria yang mengamuk menggunakan mandau dan melukai dua warga di kawasan Jalan G Obos, Palangka Raya, Minggu (7/6/2026). Pasca peristiwa yang menggegerkan warga tersebut, berbagai informasi bermunculan yang menyebut pelaku merupakan Orang Dengan […]

  • Pancasila Tidak Boleh Kalah oleh Korupsi

    Pancasila Tidak Boleh Kalah oleh Korupsi

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Di tengah dunia yang semakin tidak menentu, ketika perang, krisis ekonomi, dan persaingan geopolitik membentuk tatanan global baru, Indonesia memilih kembali meneguhkan pijakan pada fondasi yang telah menyatukan bangsa selama puluhan tahun. Dari Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (01/06/2026), Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa masa depan Indonesia tidak boleh ditentukan oleh kepentingan sesaat, […]

expand_less