Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dihujani Sorotan Publik, BPBD Bartim Buka Fakta di Balik Penghargaan Kontroversial

Dihujani Sorotan Publik, BPBD Bartim Buka Fakta di Balik Penghargaan Kontroversial

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Tamiang Layang – Polemik penghargaan untuk PT Bartim Coalindo akhirnya meledak ke ruang klarifikasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Damkar Kabupaten Barito Timur angkat bicara secara terbuka dan tegas, menepis tudingan miring yang beredar luas di media sosial.

Dalam jumpa pers yang digelar Rabu (11/2/2026) di Kantor BPBD Damkar Bartim, Kepala Pelaksana BPBD Ahmad Gazali bersama jajaran menjawab sorotan publik.

Melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Luhut Tampubolon, BPBD menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan kepada PT Bartim Coalindo bukan bentuk dukungan terhadap aktivitas perusahaan, melainkan apresiasi atas bantuan saat penanganan bencana.

“Sejak kami bertugas, setiap tahun kami meminta bantuan kepada seluruh stakeholder. Siapa pun yang membantu kami catat. Penghargaan itu murni ucapan terima kasih, bukan bentuk kerja sama atau dukungan tertentu,” tegas Luhut.

Ia menjelaskan, saat banjir melanda wilayah Bartim pada akhir Desember lalu, BPBD bergerak cepat menggalang dukungan logistik dan operasional. Bantuan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan dan individu, menjadi penopang penting di lapangan.

“Kami tidak punya kepentingan lain. Dalam kondisi darurat, yang kami pikirkan hanya keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Luhut juga menanggapi tudingan bahwa pemerintah daerah tidak peka terhadap isu lain yang menyeret nama perusahaan tersebut.

“Masalah di luar konteks kebencanaan muncul setelahnya. Jangan dicampuradukkan. Bantuan kemanusiaan adalah satu hal, dugaan pelanggaran adalah ranah instansi teknis seperti DLH dan ESDM,” katanya.

Kalaksa BPBD Ahmad Gazali bahkan menyampaikan permohonan maaf terbuka. “Jika ada masyarakat yang merasa kurang nyaman, kami mohon maaf. Kami terbuka terhadap kritik dan masukan,” ucapnya.

Gazali menegaskan, Bupati dan Wakil Bupati mengetahui agenda tersebut dan tetap berkomitmen mengawal investasi agar berjalan tertib sesuai aturan.

“Kami ingin semua persoalan ditempatkan secara proporsional. Jangan sampai bantuan kemanusiaan justru dipelintir menjadi polemik berkepanjangan,” pungkasnya. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • File Slab Km 7 Pangkalan Bun Ditutup, PUPR Kalteng Kebut Perbaikan

    File Slab Km 7 Pangkalan Bun Ditutup, PUPR Kalteng Kebut Perbaikan

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DAYANORNEO, Pangkalan Bun – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat menangani kerusakan file slab di Kilometer 7 ruas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama. Demi menjaga keselamatan pengguna jalan, akses di lokasi tersebut ditutup sementara hingga proses perbaikan selesai. Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Juni Gultom, mengatakan keputusan penutupan diambil setelah ditemukan retakan pada struktur slab yang berpotensi […]

  • RKPD 2027 Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

    RKPD 2027 Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memasang target tinggi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Perencanaan pembangunan ditegaskan tidak boleh lagi berhenti sebagai dokumen normatif, tetapi harus menjelma menjadi kebijakan yang benar-benar bekerja dan berdampak bagi masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2027 […]

  • HUT Barito Utara ke-76, Gubernur Agustiar Tantang Daerah Berhenti Andalkan SDA

    HUT Barito Utara ke-76, Gubernur Agustiar Tantang Daerah Berhenti Andalkan SDA

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Muara Teweh – Di usia ke-76 Kabupaten Barito Utara, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak akan cukup menjadi penopang pembangunan apabila tidak diimbangi inovasi dan pengelolaan yang berkelanjutan. Daerah didorong keluar dari zona nyaman dan mulai mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Agustiar […]

  • Kabut Asap Makin Pekat, Kemenag Palangka Raya Ubah Pola Belajar Sekolah Madrasah

    Kabut Asap Makin Pekat, Kemenag Palangka Raya Ubah Pola Belajar Sekolah Madrasah

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengubah aktivitas pendidikan di Kota Palangka Raya. Kementerian Agama (Kemenag) setempat meminta sejumlah madrasah menyesuaikan kegiatan belajar demi melindungi siswa dan tenaga pendidik. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Kemenag Kota Palangka Raya Nomor B/242/Kk.15.5.2/PP.00/08/2026 tertanggal 19 Agustus 2026. Surat itu ditujukan kepada […]

  • Kartu Huma Betang Sejahtera, Fondasi Baru Kebijakan Sosial Kalteng

    Kartu Huma Betang Sejahtera, Fondasi Baru Kebijakan Sosial Kalteng

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 211
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) disiapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebagai fondasi baru kebijakan sosial daerah yang berorientasi pada keadilan dan pemerataan kesejahteraan. Melalui program ini, komitmen Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo untuk menghadirkan negara hingga ke lapisan masyarakat paling bawah mulai dijalankan secara terstruktur. KHBS telah […]

  • WTP Bukan Alasan, Teras Narang Desak Pemerintah Benahi Transfer ke Daerah

    WTP Bukan Alasan, Teras Narang Desak Pemerintah Benahi Transfer ke Daerah

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025. Namun di balik capaian tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengungkap persoalan yang dinilai jauh lebih penting, yakni belum tepatnya formulasi Dana Alokasi Umum (DAU) dalam mencerminkan kebutuhan fiskal daerah. Catatan inilah yang menjadi perhatian Anggota […]

expand_less