Kamis, 30 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Presiden Prabowo Tegaskan Modernisasi Alutsista Untuk Kedaulatan Indonesia

Presiden Prabowo Tegaskan Modernisasi Alutsista Untuk Kedaulatan Indonesia

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta Presiden Prabowo Subianto menegaskan penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) bukan sekadar penambahan inventaris militer, melainkan bagian dari strategi besar menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin tidak menentu.

Pernyataan itu disampaikan Presiden usai menyerahkan sejumlah alutsista strategis kepada TNI di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Paket penguatan tersebut mencakup enam unit pesawat tempur multirole Dassault Rafale, empat pesawat angkut dan transportasi Dassault Falcon 8X, satu unit pesawat tanker sekaligus angkut strategis Airbus A400M, sistem rudal Meteor, smart weapon Hammer, serta radar pengawas dan intersepsi GM403.

“Ini saya kira salah satu tonggak penambahan kekuatan,” kata Presiden.

Menurut Prabowo, Indonesia tidak memiliki agenda ekspansi ataupun kepentingan ofensif terhadap negara lain. Namun, negara tetap harus memiliki kemampuan pertahanan yang memadai sebagai daya tangkal menghadapi potensi ancaman.

“Kita harus terus meningkatkan kekuatan pertahanan sebagai penangkal. Kita tidak punya kepentingan selain menjaga wilayah kita sendiri,” tegasnya.

Presiden menilai kondisi geopolitik dunia saat ini bergerak cepat dan dipenuhi ketidakpastian. Karena itu, pertahanan menjadi fondasi utama bagi negara untuk menjaga stabilitas politik, ekonomi, hingga keberlangsungan pembangunan.

Ia memastikan pembangunan kekuatan militer akan terus dilanjutkan secara bertahap dengan fokus pada pengamanan seluruh wilayah strategis Indonesia.

“Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan wilayah daratan kita,” ujarnya.

Penambahan alutsista ini sekaligus menandai fase lanjutan modernisasi pertahanan Indonesia menuju sistem yang lebih terintegrasi, berteknologi tinggi, dan mampu memperkuat posisi strategis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Resmi Sahkan UU Polri

    DPR Resmi Sahkan UU Polri

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Setelah melalui pembahasan panjang dan menyerap berbagai masukan publik, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya mengesahkan revisi Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pengesahan tersebut menandai fase baru reformasi kelembagaan Polri yang selama beberapa tahun terakhir menjadi sorotan publik terkait profesionalisme, pengawasan, dan akuntabilitas. Keputusan itu diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI di […]

  • Prabowo Salat Iduladha di Paris, Penuh Nuansa Hangat Tanah Air

    Prabowo Salat Iduladha di Paris, Penuh Nuansa Hangat Tanah Air

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Paris — Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Iduladha 1447 Hijriah bersama warga negara Indonesia dan diaspora di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/05/2026). Di tengah kunjungan kenegaraan ke Eropa, momen tersebut menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan bagi masyarakat Indonesia yang merayakan hari raya jauh dari tanah air. Sejak pagi, para jemaah telah memadati […]

  • Takbir Menggema di Bundaran Besar, Gubernur Agustiar Serukan Persatuan

    Takbir Menggema di Bundaran Besar, Gubernur Agustiar Serukan Persatuan

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Bundaran Besar Palangka Raya berubah menjadi lautan manusia saat ribuan warga memadati pusat kota untuk mengikuti Pawai Takbiran Idul Adha 1447 Hijriah, Selasa (26/5/2026) malam. Di tengah gemuruh takbir dan parade kendaraan hias, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengajak masyarakat menjaga persatuan dan semangat saling peduli di Bumi Tambun Bungai. Pawai yang […]

  • Gubernur Agustiar: Iduladha Melahirkan Kepedulian, 16 Hewan Kurban Diserahkan

    Gubernur Agustiar: Iduladha Melahirkan Kepedulian, 16 Hewan Kurban Diserahkan

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa Hari Raya Iduladha tidak boleh berhenti sebagai ritual tahunan semata. Di tengah semangat pembangunan daerah, Iduladha harus menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial, solidaritas, dan persaudaraan masyarakat Kalimantan Tengah. Pesan itu disampaikan saat Gubernur melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan jemaah di Masjid Raya Nurul Islam […]

  • Kenapa Ada Hari Buruh Nasional dan Tetap Relevan Hari Ini

    Kenapa Ada Hari Buruh Nasional dan Tetap Relevan Hari Ini

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Setiap 1 Mei, Indonesia memperingati Hari Buruh Nasional. Bagi sebagian orang, tanggal itu identik dengan hari libur, aksi damai serikat pekerja, atau momentum menyuarakan tuntutan kenaikan upah. Namun di balik penetapan itu, tersimpan sejarah panjang tentang perjuangan buruh, dinamika politik ketenagakerjaan, serta pengakuan negara terhadap peran pekerja sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Hari Buruh Nasional […]

  • Kartini Masa Kini Harus Berani Ambil Peran Strategis

    Kartini Masa Kini Harus Berani Ambil Peran Strategis

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Peringatan Hari Kartini tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan tanpa makna. Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, menegaskan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini harus dimanifestasikan dalam tindakan nyata perempuan masa kini. Ia menyatakan, perjuangan Kartini di era modern tidak lagi sekadar soal akses pendidikan, tetapi sudah bergeser pada bagaimana […]

expand_less