Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » KPK Tangkap Tangan Mafia Izin Tinggal WNA, Duit Rp145,5 Miliar Mengalir ke Pejabat Imigrasi

KPK Tangkap Tangan Mafia Izin Tinggal WNA, Duit Rp145,5 Miliar Mengalir ke Pejabat Imigrasi

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta — Skandal besar mengguncang birokrasi keimigrasian Indonesia. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan dan membongkar dugaan praktik pemerasan berjamaah dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) yang diduga berlangsung selama bertahun-tahun di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

Tidak tanggung-tanggung, KPK menetapkan delapan tersangka, termasuk mantan Direktur Jenderal Imigrasi yang kemudian menjabat Wakil Menteri Imipas. Dari hasil penyidikan sementara, uang haram yang berputar dalam praktik tersebut mencapai sedikitnya Rp145,5 miliar.

Angka fantastis itu diduga terkumpul dari pungutan liar terhadap pemohon izin tinggal WNA sejak 2022 hingga 2026. Setiap berkas yang masuk disebut memiliki “harga”, sementara pelayanan publik berubah menjadi ladang transaksi bagi oknum-oknum tertentu.

“Setiap dokumen izin tinggal diduga menjadi objek pemerasan yang nilainya sudah diatur,” ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

Penyidik menemukan pola yang terorganisasi. Uang hasil pungutan dikumpulkan melalui rekening-rekening perantara sebelum dibagikan secara rutin kepada sejumlah pihak. Untuk menyamarkan distribusi dana, para pelaku diduga menggunakan sandi khusus.

Kode “malaikat” disebut merujuk kepada pejabat tingkat atas. Sementara istilah “vokalis”, “gitaris”, “backing vocal”, hingga “koreografer” digunakan sebagai bahasa internal untuk mengatur aliran uang kepada pihak-pihak tertentu.

KPK juga menyita aset senilai sekitar Rp17,5 miliar, mulai dari mobil mewah, sepeda motor, mata uang asing, saldo rekening, hingga aset kripto.

“Ini bukan lagi penyimpangan individu. Ini menunjukkan dugaan praktik korupsi yang berlangsung secara sistematis dalam pelayanan keimigrasian,” tegas Budi.

Kasus ini berawal dari pengembangan perkara tenaga kerja asing yang lebih dulu diusut KPK pada 2025. Namun penyidikan kemudian membuka dugaan jaringan korupsi yang jauh lebih besar di sektor keimigrasian.

Kini delapan tersangka resmi mendekam di rumah tahanan KPK. Sementara itu, penyidik masih menelusuri kemungkinan tindak pidana pencucian uang dan memburu pihak-pihak lain yang diduga ikut menikmati aliran dana haram tersebut.

Skandal ini menjadi tamparan keras bagi institusi yang seharusnya menjadi gerbang resmi keluar-masuk orang asing ke Indonesia. Ketika izin tinggal bisa diperjualbelikan, yang dipertaruhkan bukan hanya integritas birokrasi, tetapi juga kedaulatan negara. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Kehutanan Kalteng Dihancurkan, Apa yang Ingin Dibangun?

    Dinas Kehutanan Kalteng Dihancurkan, Apa yang Ingin Dibangun?

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DAYANORNEO, Palangka Raya – Alat berat mulai bekerja. Dinding yang selama puluhan tahun berdiri kokoh kini rata dengan tanah. Gedung Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, yang menjadi saksi lahirnya berbagai kebijakan pengelolaan hutan, kini hanya menyisakan kenangan. Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya pembongkaran sebuah bangunan. Namun bagi Kalimantan Tengah, hilangnya gedung tersebut menyimpan pertanyaan […]

  • PKB Kalteng Tegaskan Politik Kasih Sayang, Siapkan Mesin Partai Hadapi 2029

    PKB Kalteng Tegaskan Politik Kasih Sayang, Siapkan Mesin Partai Hadapi 2029

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Kalimantan Tengah mengukuhkan jajaran pengurus masa bakti 2026–2031 sekaligus menggelar Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah, Sabtu (14/2/2026). Forum konsolidasi tersebut menegaskan arah perjuangan partai berbasis nilai keagamaan, kebangsaan, dan solidaritas sosial untuk memperkuat kerja-kerja kerakyatan di daerah. Ketua DPW PKB Kalteng, Rahmanto Muhidin, menyampaikan […]

  • Dari Mimbar Pengajian, Pemprov Kalteng Dorong Kebangkitan Moral Muslimah

    Dari Mimbar Pengajian, Pemprov Kalteng Dorong Kebangkitan Moral Muslimah

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan dengan pendekatan material semata. Melalui Pengajian Muslimah dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Pemprov Kalteng menguatkan pesan kebangkitan moral dan spiritual kaum perempuan sebagai pilar utama ketahanan sosial. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka […]

  • DPRD Kalteng “Sentil” Pemprov, Sengketa Tapal Batas dan DOB Dinilai Belum Serius Ditangani

    DPRD Kalteng “Sentil” Pemprov, Sengketa Tapal Batas dan DOB Dinilai Belum Serius Ditangani

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah kembali melontarkan kritik terhadap Pemerintah Provinsi Kalteng terkait lambannya penyelesaian sengketa tapal batas wilayah dan minimnya progres pengusulan Daerah Otonomi Baru (DOB). Persoalan itu menjadi salah satu catatan tajam DPRD dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan pada Rapat Paripurna […]

  • HUT Barito Utara ke-76, Gubernur Agustiar Tantang Daerah Berhenti Andalkan SDA

    HUT Barito Utara ke-76, Gubernur Agustiar Tantang Daerah Berhenti Andalkan SDA

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Muara Teweh – Di usia ke-76 Kabupaten Barito Utara, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak akan cukup menjadi penopang pembangunan apabila tidak diimbangi inovasi dan pengelolaan yang berkelanjutan. Daerah didorong keluar dari zona nyaman dan mulai mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Agustiar […]

  • Ekonomi Kalimantan Tengah 2026 Diyakini Tetap Tumbuh Positif Di Tengah Tekanan Global

    Ekonomi Kalimantan Tengah 2026 Diyakini Tetap Tumbuh Positif Di Tengah Tekanan Global

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis perekonomian daerah tetap tumbuh positif sepanjang tahun 2026 meski dunia masih dibayangi perlambatan ekonomi global, gejolak geopolitik, dan fluktuasi pasar keuangan internasional. Optimisme tersebut disampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Aula Betang Hapakat Kantor Perwakilan Bank […]

expand_less