Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Prabowo Kencangkan Kendali Ekonomi RI, Mulai Tata Ulang Devisa dan Ekspor SDA

Prabowo Kencangkan Kendali Ekonomi RI, Mulai Tata Ulang Devisa dan Ekspor SDA

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta Indonesia sedang menghadapi gelombang ketidakpastian ekonomi global yang kian sulit diprediksi. Di tengah tekanan itu, pemerintah mulai bergerak memperkuat benteng pertahanan ekonomi nasional, dari menjaga stabilitas sektor keuangan hingga mengamankan devisa hasil ekspor dan tata kelola sumber daya alam strategis.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan strategis bersama tokoh ekonomi dan jajaran pejabat utama di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/05/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan sektor keuangan, pengawasan perbankan, percepatan kebijakan devisa hasil ekspor (DHE), hingga pembenahan tata kelola ekspor sumber daya alam nasional.

Langkah ini dipandang sebagai sinyal bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto  tidak ingin lagi membiarkan kekayaan alam Indonesia hanya menjadi sumber keuntungan segelintir pihak tanpa memberi dampak maksimal terhadap kekuatan ekonomi negara.

“Pemerintah akan terus memperkuat langkah strategis jangka panjang untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional dan memastikan stabilitas sektor keuangan tetap terjaga,” tegas Prabowo.

Dalam forum itu, pemerintah memfokuskan perhatian pada penguatan fundamental ekonomi nasional melalui stabilitas sektor keuangan, penerapan prinsip prudential banking, hingga pengawasan perbankan yang lebih ketat dan terintegrasi.

Namun perhatian terbesar tertuju pada percepatan implementasi kebijakan DHE. Pemerintah ingin devisa hasil ekspor tetap berada dalam sistem keuangan domestik agar mampu memperkuat cadangan devisa nasional dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Tak hanya itu, pemerintah juga mulai merancang pembenahan ekspor sumber daya alam melalui Danantara Sumberdaya Indonesia. Skema tersebut disiapkan untuk memperbesar penerimaan negara sekaligus memastikan hasil kekayaan alam Indonesia memberi manfaat ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Pertemuan itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta sejumlah tokoh ekonomi nasional seperti Burhanuddin Abdullah dan Paskah Suzetta. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istana Terbitkan Keppres Pejabat Baru Kejaksaan Agung

    Istana Terbitkan Keppres Pejabat Baru Kejaksaan Agung

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah kembali melakukan penataan di jajaran Kejaksaan Agung. Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 87 Tahun 2026 yang mengatur pengangkatan sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Korps Adhyaksa sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Informasi tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan kepada awak media di Kompleks […]

  • Prabowo Dorong Percepatan Kampung Nelayan Merah Putih, Tahap Awal Capai 50 Persen

    Prabowo Dorong Percepatan Kampung Nelayan Merah Putih, Tahap Awal Capai 50 Persen

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas untuk mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai bagian dari strategi penguatan sektor perikanan nasional, Kamis (12/2/2026). Pemerintah menargetkan kawasan ini menjadi motor penggerak ekonomi pesisir yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi hingga distribusi hasil tangkapan. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono […]

  • Kalteng Dilanda Tekanan Harga, Inflasi April Tercatat 3,66 Persen

    Kalteng Dilanda Tekanan Harga, Inflasi April Tercatat 3,66 Persen

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Tekanan harga di Kalimantan Tengah kian terasa. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) April 2026 mencapai 3,66 persen, angka yang menegaskan tren kenaikan harga belum mereda. Kabupaten Kapuas bahkan mencatat lonjakan tertinggi hingga 3,97 persen, menjadi wilayah dengan tekanan inflasi paling kuat. Kenaikan ini mendorong Indeks Harga Konsumen (IHK) […]

  • Persiapan HUT Kalteng Dikebut, Sekda Tegas: Jangan Jadi Acara Seremonial Kosong

    Persiapan HUT Kalteng Dikebut, Sekda Tegas: Jangan Jadi Acara Seremonial Kosong

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 329
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tak ingin peringatan Hari Jadi ke-69 berjalan biasa-biasa saja. Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden secara tegas mengultimatum seluruh panitia agar bergerak cepat dan meninggalkan pola kerja lamban. Dalam rapat lanjutan yang digelar di Aula Bajakah, Kantor Gubernur, Senin (13/4/2026), Linae menyoroti langsung potensi keterlambatan jika koordinasi […]

  • Presiden Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Desa Didorong Jadi Basis Baru Ekonomi Nasional

    Presiden Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Desa Didorong Jadi Basis Baru Ekonomi Nasional

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jawa Tengah – Pemerintah mulai mempercepat transformasi ekonomi desa melalui pengoperasian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Desa Nglawak, Sabtu (16/5/2026). Peresmian tersebut menandai dimulainya aktivitas koperasi secara serentak di dua provinsi, yakni Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dari total jumlah yang dioperasikan, sebanyak 530 koperasi berada […]

  • Bareskrim Sita Rp4 Miliar dan Kendaraan dalam Kasus Dugaan Fraud DSI

    Bareskrim Sita Rp4 Miliar dan Kendaraan dalam Kasus Dugaan Fraud DSI

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyita uang lebih dari Rp4 miliar dalam penyidikan dugaan tindak pidana kecurangan (fraud) yang menyeret PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Penyitaan dilakukan terhadap puluhan rekening milik perusahaan dan pihak-pihak yang terafiliasi, yang sebelumnya telah diblokir oleh penyidik. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri […]

expand_less