Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » DPRD Kalteng Kritik Disdukcapil, Anggaran Terserap Tinggi tapi KTP-el dan Akta Masih Bermasalah

DPRD Kalteng Kritik Disdukcapil, Anggaran Terserap Tinggi tapi KTP-el dan Akta Masih Bermasalah

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
  • visibility 91
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah melontarkan kritik keras terhadap kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalteng dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025.

Meski serapan anggaran dinilai tinggi, DPRD menilai pelayanan administrasi kependudukan belum menunjukkan hasil maksimal. Cakupan kepemilikan KTP elektronik (KTP-el) dan akta pencatatan sipil disebut masih jauh dari harapan, terutama di wilayah pedalaman dan kawasan 3T (terluar, terdepan, tertinggal).

Sorotan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Senin (11/5/2026).

Juru Bicara DPRD Kalteng, H. Sudarsono, secara terbuka mengungkapkan bahwa tingginya realisasi anggaran Disdukcapil belum sejalan dengan kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat.

“Disdukcapil menunjukkan serapan anggaran yang tinggi, namun sejumlah indikator penting belum tercapai, termasuk cakupan kepemilikan KTP-el dan akta pencatatan sipil,” tegas Sudarsono dalam laporan resmi DPRD.

Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa DPRD mulai menyoroti pola kerja perangkat daerah yang dinilai terlalu fokus pada administrasi anggaran, namun belum optimal menyelesaikan persoalan pelayanan dasar masyarakat.

Padahal, dokumen kependudukan menjadi syarat utama masyarakat untuk mengakses layanan publik, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga layanan perbankan.

DPRD menilai persoalan backlog dokumen kependudukan di sejumlah wilayah pedalaman tidak boleh terus dibiarkan berlarut.

Karena itu, DPRD mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah segera melakukan langkah konkret melalui strategi jemput bola yang lebih agresif dan konsisten.

Selain itu, DPRD juga meminta peremajaan alat cetak KTP-el yang dinilai mulai menjadi kendala pelayanan di lapangan.

“Pelayanan administrasi kependudukan tidak cukup hanya selesai di laporan serapan anggaran. Yang dibutuhkan masyarakat adalah dokumen cepat selesai dan pelayanan mudah dijangkau,” ujar Sudarsono.

DPRD juga mengingatkan bahwa lemahnya pelayanan administrasi kependudukan berpotensi memicu persoalan sosial baru, terutama bagi masyarakat desa dan wilayah terpencil yang kesulitan mengakses hak-hak dasarnya akibat belum memiliki dokumen resmi. (mnc-red)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mentan Ancam Periksa Ratusan Perusahaan Sawit, Harga TBS Petani Diduga Masih Ditekan DAYABORNEO, Jakarta — Pemerintah mulai menunjukkan sikap tegas terhadap perusahaan-perusahaan sawit yang dinilai belum memberikan harga yang adil kepada petani. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengultimatum sekitar 270 hingga 300 perusahaan kelapa sawit yang diduga masih membeli Tandan Buah Segar (TBS) di bawah harga yang seharusnya, meski harga minyak sawit mentah (CPO) dunia sedang menguat. Langkah tersebut diambil setelah pemerintah menemukan ketidaksesuaian antara tren kenaikan harga komoditas global dengan harga yang diterima petani di sejumlah daerah sentra sawit. Bersama Satgas Pangan Polri, Kementerian Pertanian kini menyiapkan pemeriksaan terhadap perusahaan-perusahaan yang belum mengikuti ketetapan harga yang telah ditetapkan pemerintah daerah. «“Kalau harga CPO dunia naik dan nilai tukar dolar juga menguat, tidak ada alasan harga TBS petani justru turun,” tegas Mentan Andi Amran Sulaiman dalam rapat koordinasi nasional yang membahas stabilisasi harga sawit.» Data Kementerian Pertanian menunjukkan harga CPO global mengalami kenaikan sekitar 47 persen. Pada saat yang sama, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah meningkat lebih dari 10 persen. Namun di lapangan, harga TBS yang diterima petani di sejumlah wilayah justru sempat merosot hingga sekitar 17 persen. Kondisi tersebut memicu perhatian serius pemerintah karena menyangkut kehidupan jutaan keluarga petani sawit di Indonesia. Sedikitnya 15 juta petani dan pekerja sektor sawit bergantung pada stabilitas harga komoditas tersebut. Amran mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap persoalan ini dan meminta pemerintah memastikan petani memperoleh haknya secara adil. Hasil evaluasi sementara menunjukkan sekitar 70 persen harga TBS di berbagai daerah telah mengalami pemulihan. Namun pemerintah menilai masih ada perusahaan yang belum menyesuaikan harga sesuai ketentuan. «“Data perusahaan yang belum patuh akan kami serahkan kepada aparat untuk ditindaklanjuti,” kata Amran.» Pemerintah menegaskan penertiban ini bukan untuk menghambat dunia usaha, melainkan menciptakan tata niaga sawit yang lebih sehat. Dengan harga yang adil di tingkat petani, Indonesia diyakini dapat memperkuat posisi sebagai produsen sawit terbesar dunia sekaligus mempercepat agenda hilirisasi dan pengembangan bioenergi nasional.

    Mentan Ancam Periksa Ratusan Perusahaan Sawit, Harga TBS Petani Harus Naik

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Pemerintah mulai menunjukkan sikap tegas terhadap perusahaan-perusahaan sawit yang dinilai belum memberikan harga yang adil kepada petani. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengultimatum sekitar 270 hingga 300 perusahaan kelapa sawit yang diduga masih membeli Tandan Buah Segar (TBS) di bawah harga yang seharusnya, meski harga minyak sawit mentah (CPO) dunia sedang menguat. […]

  • HUT PAN ke-28 di Palangka Raya,  Santuni Ratusan Anak Yatim

    HUT PAN ke-28 di Palangka Raya,  Santuni Ratusan Anak Yatim

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 51
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Kota Palangka Raya diisi dengan kegiatan sosial. DPD PAN Kota Palangka Raya memberikan santunan dan bingkisan kepada anak yatim di sekretariat partai, Jalan Garuda, Minggu (23/8/2026) siang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rasa syukur PAN yang telah memasuki usia 28 tahun. Anak-anak dari […]

  • Waspada! PLN Umumkan Dua Kali Pemadaman di Palangka Raya Hari Ini, Cek Wilayahmu

    Waspada! PLN Umumkan Dua Kali Pemadaman di Palangka Raya Hari Ini, Cek Wilayahmu

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Palangka Raya Barat mengumumkan pemadaman listrik yang akan berlangsung dua sesi dalam satu hari, Rabu (2/9/2026). Kebijakan tersebut diambil sehubungan dengan adanya gangguan kelistrikan yang tengah ditangani tim teknis di lapangan. Sesi pertama pemadaman akan berlangsung pada pukul 12.00 hingga 15.00 WIB. Wilayah […]

  • Try Out Huma Betang 2026 Ukur Kesiapan Siswa Menuju Perguruan Tinggi

    Try Out Huma Betang 2026 Ukur Kesiapan Siswa Menuju Perguruan Tinggi

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Persiapan menghadapi pendidikan lanjutan tidak cukup hanya dengan belajar di ruang kelas. Para pelajar juga membutuhkan ruang untuk mengukur kemampuan, mengenali kekurangan, sekaligus membangun kepercayaan diri. Hal itu menjadi salah satu tujuan pelaksanaan Try Out Huma Betang 2026 di Palangka Raya, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti para pelajar sebagai sarana menguji kemampuan […]

  • Kartini Tak Cukup Dirayakan, Perempuan Kalteng Harus Jadi Motor Perubahan Nyata

    Kartini Tak Cukup Dirayakan, Perempuan Kalteng Harus Jadi Motor Perubahan Nyata

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Peringatan Hari Kartini ke-147 di Kalimantan Tengah tak berhenti pada seremoni. Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini harus diwujudkan dalam peran nyata perempuan di tengah tantangan zaman. Dalam peringatan yang digelar di Aula Jayang Tingang, Selasa (21/4/2026), Gubernur secara terbuka menyatakan bahwa perempuan kini tidak lagi sekadar […]

  • Evisiensi Tidak Menghentikan Pemrov Kalteng Menjalankan Program Prioritas

    Evisiensi Tidak Menghentikan Pemrov Kalteng Menjalankan Program Prioritas

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Evisiensi anggaran tidak menghentikan langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) dalam menjalankan program prioritas bagi masyarakat. Gubernur menegaskan bahwa efisiensi dilakukan tanpa mengorbankan kepentingan rakyat kecil. Hal itu disampaikan Gubernur berdialog bersama Ketua Organisasi Wartawan dan Media Mitra Pemprov Kalteng di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Sabtu (31/1/2026). Gubernur […]

expand_less