Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Prabowo Perkuat Pertahanan Udara, Indonesia Mulai Masuk Era Alutsista Generasi Baru

Prabowo Perkuat Pertahanan Udara, Indonesia Mulai Masuk Era Alutsista Generasi Baru

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta Pemerintah mulai mempercepat transformasi kekuatan udara nasional. Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada TNI di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, sebagai bagian dari modernisasi pertahanan yang telah disiapkan dalam beberapa tahun terakhir, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Penyerahan tersebut tidak hanya menghadirkan pesawat tempur baru, tetapi juga memperkuat sistem pendukung tempur, pengawasan udara, hingga kemampuan serangan presisi jarak jauh.

Pemerintah menyerahkan enam unit pesawat tempur multiperan Dassault Rafale dari total kontrak 42 unit. Selain itu hadir pula dua unit pesawat tanker dan angkut strategis Airbus A400M, enam jet transportasi militer Dassault Falcon 8X, radar Ground Control Interceptor (GCI), rudal udara jarak jauh Meteor, serta bom pintar Hammer.

Langkah ini dipandang sebagai upaya membangun sistem pertahanan berlapis, mulai dari deteksi dini, kendali operasi, mobilitas udara, hingga daya serang.

“Langit Indonesia harus aman, kedaulatan tidak bisa ditawar,” tegas Presiden dalam penyerahan alutsista tersebut.

Modernisasi ini menjadi sinyal bahwa Indonesia tidak lagi hanya berfokus pada penambahan jumlah alat pertahanan, tetapi mulai bergerak menuju integrasi sistem tempur modern. Kehadiran Rafale dan radar GCI, misalnya, membuka ruang peningkatan kemampuan intersepsi dan pengawasan wilayah udara nasional yang selama ini menjadi tantangan di negara kepulauan seluas Indonesia.

Pemerintah juga menekankan bahwa penguatan pertahanan bukan semata agenda militer, melainkan bagian dari strategi menjaga stabilitas nasional, melindungi wilayah perbatasan, serta memastikan ruang udara Indonesia tetap berada di bawah kendali negara.

Dengan masuknya platform generasi baru tersebut, TNI diproyeksikan memiliki kapasitas operasi yang lebih fleksibel dan responsif menghadapi dinamika keamanan kawasan yang terus berubah. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Presiden Mengalir ke Kalteng, Gubernur Agustiar Sabran: Negara Hadir untuk Rakyat

    Bantuan Presiden Mengalir ke Kalteng, Gubernur Agustiar Sabran: Negara Hadir untuk Rakyat

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan dari Presiden RI Prabowo Subianto sekaligus Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Kamis (12/3/2026). Gubernur hadir bersama Ketua TP PKK […]

  • Peresmian 1.179 SPPG dan Gudang Pangan Polri, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Daerah Digeber

    Peresmian 1.179 SPPG dan Gudang Pangan Polri, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Daerah Digeber

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 231
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tancap gas mendukung langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur layanan publik dan ketahanan pangan. Peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri dinilai menjadi “mesin baru” penggerak ekonomi daerah yang dampaknya langsung menyentuh lapangan kerja, logistik, hingga perputaran usaha […]

  • Pemprov Kalteng Perkuat Peta Risiko Bencana, Daerah Jangan Bergerak Saat Musibah Terjadi

    Pemprov Kalteng Perkuat Peta Risiko Bencana, Daerah Jangan Bergerak Saat Musibah Terjadi

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong perubahan pola penanggulangan bencana dari yang selama ini lebih banyak bersifat responsif menjadi berbasis mitigasi dan pemetaan risiko. Seluruh pemerintah kabupaten dan kota diminta tidak lagi menunggu bencana datang, tetapi mulai memperkuat langkah pencegahan melalui kajian yang terukur. Komitmen tersebut mengemuka dalam Sosialisasi Kajian Risiko Bencana dan […]

  • Di Tengah Era Digital, Seberapa Bebas Pers Indonesia?

    Di Tengah Era Digital, Seberapa Bebas Pers Indonesia?

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 3 Mei, dunia memperingati World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Internasional—sebuah momentum untuk menegaskan kembali bahwa pers yang merdeka adalah fondasi demokrasi. Di Indonesia, kebebasan pers telah menempuh jalan panjang sejak reformasi 1998. Lahirnya Reformasi 1998 membuka keran kebebasan berekspresi, menghapus sistem pembredelan, dan memperkuat posisi media sebagai pengawas kekuasaan. Namun, […]

  • DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti keras carut-marut tata kelola sektor perkebunan di Kalimantan Tengah. Dalam evaluasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, legislatif menilai penyelesaian konflik perkebunan berjalan lambat, sementara pengawasan terhadap perusahaan besar swasta masih menyisakan banyak persoalan di lapangan. Sorotan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 […]

  • Kemenag Putuskan 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret

    Kemenag Putuskan 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DAYABONEO, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama memastikan akan menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah melalui sidang isbat pada 19 Maret 2026. Sidang penentuan hari raya itu digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan seluruh […]

expand_less