KPU Palangka Raya Digeledah, Jaksa Naikkan Kasus Hibah Pilkada ke Penyidikan
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sel, 28 Apr 2026
- visibility 140
- comment 0 komentar

Dok. Istimewa.
DAYABORNEO, Palangka Raya – Kejaksaan Negeri Palangka Raya meningkatkan penanganan dugaan korupsi dana hibah Pilkada 2023–2024 ke tahap penyidikan dengan menggeledah kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Palangka Raya, Selasa (28/4/2026).
Sejak pagi hingga sore, aktivitas di kantor KPU terlihat berbeda. Penyidik hilir mudik memeriksa ruangan dan mengumpulkan dokumen penting. Akses ke sejumlah area dibatasi, sementara pegawai tampak mengikuti proses dengan pengawasan ketat.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Palangka Raya, Hadiarto, membenarkan penggeledahan tersebut. Ia menegaskan bahwa perkara ini telah resmi masuk tahap penyidikan. “Ya, sudah naik penyidikan,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Informasi yang berkembang menyebutkan, penyidik mendalami penggunaan dana hibah Pilkada yang bersumber dari anggaran pemerintah daerah. Sejumlah pihak, termasuk komisioner KPU, sebelumnya telah dimintai keterangan guna memperkuat alat bukti.
Hingga petang, tim kejaksaan masih berada di lokasi untuk menuntaskan pemeriksaan. Sejumlah dokumen terlihat diamankan, sementara komunikasi intens dilakukan antarpenyidik untuk memetakan alur perkara.
Kasus ini sempat memunculkan spekulasi publik setelah beredar kabar keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi. Namun, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memastikan bahwa lembaganya tidak terlibat dalam kegiatan tersebut.
Dengan status penyidikan, Kejari kini memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan perkara, termasuk menelusuri potensi kerugian negara dan keterlibatan pihak lain. Tahap ini juga membuka peluang penetapan tersangka dalam waktu mendatang.
Kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada ini menjadi sorotan publik karena menyangkut integritas penyelenggaraan demokrasi di daerah. Penegakan hukum yang transparan dan akuntabel diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat serta memastikan setiap penggunaan anggaran publik benar-benar tepat sasaran. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar