Jumat, 12 Jun 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Pejabat Kemenhub Terjaring OTT Jaksa, Uang Rp143 Juta Disita

Pejabat Kemenhub Terjaring OTT Jaksa, Uang Rp143 Juta Disita

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
  • visibility 53
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palembang — Praktik yang diduga menjadikan pelayanan pelabuhan sebagai mesin uang akhirnya terbongkar. Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) menangkap Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Sungai Lumpur, Kabupaten Ogan Komering Ilir, berinisial IM, dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pemerasan pengurusan dokumen pelayaran kapal.

Penangkapan yang dilakukan Kamis (5/6/2026) itu membuka dugaan praktik pungutan liar yang telah berlangsung cukup lama di salah satu pintu penting aktivitas pelayaran dan logistik di Sumatera Selatan.

IM diduga memanfaatkan kewenangannya dalam penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB), dokumen wajib yang harus dimiliki kapal sebelum meninggalkan pelabuhan. Penyidik menduga sejumlah perusahaan pelayaran dipaksa memberikan uang di luar ketentuan resmi agar proses administrasi berjalan lancar.

“Perusahaan yang memenuhi permintaan mendapat kemudahan, sedangkan yang menolak diduga mengalami hambatan dalam pengurusan dokumen,” kata Kepala Kejati Sumsel, I Ketut Sumedana, dikutip dari Beritasatu.

Usai melakukan penangkapan, tim penyidik langsung menggeledah dua rumah yang terkait dengan tersangka. Dari operasi tersebut, Kejati Sumsel menyita uang tunai Rp143,2 juta, lima kartu ATM, dokumen pelayanan pelabuhan, buku catatan transaksi, tujuh telepon genggam, serta satu komputer tablet.

Barang bukti itu kini menjadi pintu masuk penyidik untuk menelusuri aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Yang mengejutkan, hasil penyidikan sementara menunjukkan IM diduga menikmati keuntungan pribadi antara Rp100 juta hingga Rp200 juta setiap pekan sejak menjabat sebagai Kepala KUPP Sungai Lumpur pada Oktober 2024.

Salah satu perusahaan yang diperiksa bahkan mengaku rutin menyetor uang Rp20 juta hingga Rp30 juta per bulan agar armada tugboat dan ponton miliknya dapat beroperasi tanpa kendala administratif.

“Ini bukan sekadar pungutan liar biasa. Penyidik sedang mendalami apakah praktik ini berlangsung secara sistematis dan melibatkan jaringan yang lebih luas,” kata Sumedana.

Kasus ini belum berakhir. Kejati Sumsel kini memeriksa sedikitnya 15 perusahaan jasa pelayaran untuk mengungkap pola dugaan pemerasan yang diduga mengakar dalam pelayanan pelabuhan.

OTT tersebut menjadi peringatan keras bahwa praktik rente birokrasi masih mengintai sektor transportasi dan logistik nasional. Ketika izin berlayar diduga bisa dipercepat dengan uang, yang dipertaruhkan bukan hanya integritas pelayanan publik, tetapi juga kepercayaan dunia usaha terhadap negara. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Ungkap Selama 10 Tahun Dana Desa Tidak Sampai ke Rakyat

    Presiden Prabowo Ungkap Selama 10 Tahun Dana Desa Tidak Sampai ke Rakyat

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti persoalan serius penyaluran Dana Desa yang dinilai tidak sepenuhnya sampai ke masyarakat. Prabowo mengakui masalah tersebut telah berlangsung selama satu dekade, saat berada dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Prabowo menyatakan, selama bertahun-tahun pemerintah mengucurkan anggaran besar untuk desa, namun manfaatnya […]

  • Indonesia Tegaskan Diplomasi Dialog dan Arah Pembangunan Inklusif di WEF Davos 2026

    Indonesia Tegaskan Diplomasi Dialog dan Arah Pembangunan Inklusif di WEF Davos 2026

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DAYABORNEO — Indonesia menegaskan komitmennya pada diplomasi dialog dan pembangunan inklusif dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Forum global tersebut mengusung tema “A Spirit of Dialogue” sebagai ajakan membangun komunikasi terbuka dan kolaboratif di tengah dinamika geopolitik yang kian kompleks. Dikutip dari akun Facebook nya, Dalam forum itu, Presiden RI Prabowo Subianto […]

  • Edy Pratowo Tegaskan DPR RI Dapil Kalteng Harus Perjuangkan Program Daerah di Senayan

    Edy Pratowo Tegaskan DPR RI Dapil Kalteng Harus Perjuangkan Program Daerah di Senayan

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo menegaskan pentingnya peran Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional. Penegasan tersebut disampaikannya usai mengikuti Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 DPRD Provinsi Kalteng, Rabu (14/1/2026). Edy menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan […]

  • Pendapatan Ngebut, Belanja APBD Kalteng Baru 53,29 Persen

    Pendapatan Ngebut, Belanja APBD Kalteng Baru 53,29 Persen

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 228
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 menunjukkan kinerja yang belum sepenuhnya seimbang antara pendapatan dan belanja. Data terbaru Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI melalui Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 6 Desember 2025 mencatat realisasi pendapatan daerah telah mencapai 66,24 persen, sementara […]

  • Wagub Edy Pratowo Dorong Pendidikan Siap Kerja, UMPR Jawab Lewat D1 Pertanian

    Wagub Edy Pratowo Dorong Pendidikan Siap Kerja, UMPR Jawab Lewat D1 Pertanian

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mendorong perubahan arah pendidikan tinggi saat menghadiri Wisuda Gelombang I Tahun 2026 di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Kamis (23/4/2026). Momentum wisuda yang meluluskan 723 mahasiswa itu sekaligus diwarnai peluncuran Program D1 Vokasi Pertanian dan peletakan batu pertama pembangunan UMPR Hall. Namun bagi pemerintah […]

  • Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

    Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, optimisme Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2026 patut diapresiasi. Saat banyak daerah mulai waspada terhadap ancaman perlambatan ekonomi dunia, Kalimantan Tengah justru melihat peluang untuk tetap tumbuh melalui kekuatan sektor pertanian, hilirisasi industri, dan investasi daerah. Optimisme itu bukan tanpa alasan. Kalimantan Tengah […]

expand_less