Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » Sengketa Lahan Belum Tuntas, DPRD Kalteng Tagih Tanggung Jawab PT Asmin

Sengketa Lahan Belum Tuntas, DPRD Kalteng Tagih Tanggung Jawab PT Asmin

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Sengketa lahan yang menyeret nama PT Asmin Bara Baronang kembali menjadi sorotan. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, dewan secara terbuka mempertanyakan keseriusan perusahaan dalam menyelesaikan konflik dengan masyarakat yang hingga kini belum sepenuhnya menemukan titik akhir.

Tak hanya persoalan lahan, DPRD juga mengangkat sejumlah isu lain yang dinilai tidak kalah penting, mulai dari dugaan pencemaran lingkungan, legalitas perizinan, hingga pelaksanaan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang menjadi kewajiban perusahaan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan, usai rapat menegaskan bahwa persoalan-persoalan tersebut tidak boleh terus menggantung tanpa kepastian penyelesaian.

“Kami melihat masih ada beberapa persoalan yang belum tuntas, terutama terkait lahan yang berpotensi memicu konflik lanjutan apabila tidak segera diselesaikan,” ujar Bambang, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, konflik antara perusahaan dan masyarakat tidak boleh terus berulang dengan pola yang sama. DPRD meminta PT Asmin membuka ruang dialog yang lebih luas dan mengedepankan penyelesaian yang adil bagi warga terdampak.

“Jangan selalu berhadapan dengan aparat penegak hukum. Kedepankan dialog dan penyelesaian yang baik dengan masyarakat,” tegasnya.

Pernyataan itu mencerminkan kegelisahan dewan terhadap pola penyelesaian konflik yang selama ini dinilai belum mampu menghapus ketegangan di lapangan. Bagi DPRD, investasi memang penting, tetapi kepentingan masyarakat dan perlindungan lingkungan tidak boleh dikorbankan.

Dalam forum tersebut, persoalan lingkungan juga menjadi perhatian serius. Aktivitas pertambangan dinilai harus berjalan seiring dengan kewajiban menjaga kualitas lingkungan hidup, terutama di wilayah yang berdekatan dengan permukiman dan sumber penghidupan masyarakat.

Menanggapi berbagai sorotan tersebut, perwakilan PT Asmin Bara Baronang, Yoga Sembada, kepada media ini menyatakan perusahaan telah menjalankan operasional sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menyebut PT Asmin telah mengantongi penilaian Proper Hijau sebagai bentuk pengakuan terhadap pengelolaan lingkungan yang dilakukan perusahaan.

“Perusahaan akan terus berupaya mematuhi seluruh regulasi agar operasional berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Yoga.

Meski demikian, DPRD memastikan pengawasan tidak berhenti di ruang rapat. Komisi II menegaskan akan terus mengawal perkembangan berbagai persoalan yang muncul di wilayah operasional PT Asmin.

Bagi dewan, satu hal yang menjadi ukuran bukanlah seberapa banyak penghargaan yang diraih perusahaan, melainkan seberapa tuntas konflik dengan masyarakat diselesaikan dan seberapa besar dampak positif yang benar-benar dirasakan warga di sekitar area tambang. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teras Narang Minta Pemerintah Kalteng Jangan Setengah Hati Tangani Karhutla

    Teras Narang Minta Pemerintah Kalteng Jangan Setengah Hati Tangani Karhutla

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius di Kalimantan Tengah. Memasuki pertengahan Juli 2026, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat sedikitnya 472 kejadian karhutla yang telah melalap sekitar 456,78 hektare lahan. Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Dr. Agustin Teras Narang, menilai kondisi tersebut harus […]

  • DPRD Kalteng Dorong Perda Bantuan Hukum, Warga Miskin Dinilai Masih Sulit Akses Pendampingan

    DPRD Kalteng Dorong Perda Bantuan Hukum, Warga Miskin Dinilai Masih Sulit Akses Pendampingan

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mendorong Pemerintah Provinsi Kalteng segera menyusun regulasi khusus terkait bantuan hukum bagi masyarakat miskin. Langkah itu dinilai penting karena masih banyak warga kurang mampu kesulitan memperoleh pendampingan hukum saat berhadapan dengan persoalan hukum. Dorongan tersebut disampaikan DPRD dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Tengah Tahun […]

  • Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

    Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, optimisme Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2026 patut diapresiasi. Saat banyak daerah mulai waspada terhadap ancaman perlambatan ekonomi dunia, Kalimantan Tengah justru melihat peluang untuk tetap tumbuh melalui kekuatan sektor pertanian, hilirisasi industri, dan investasi daerah. Optimisme itu bukan tanpa alasan. Kalimantan Tengah […]

  • Waspada! PLN Setop Pasokan Listrik di Dua Wilayah Palangka Raya Siang Ini

    Waspada! PLN Setop Pasokan Listrik di Dua Wilayah Palangka Raya Siang Ini

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayanorneo — PT PLN (Persero) melakukan pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Senin (7/9/2026). Langkah tersebut diambil menyusul adanya gangguan kelistrikan yang berdampak pada layanan kepada pelanggan. Berdasarkan pengumuman resmi, pemadaman kali ini dilakukan serentak oleh dua unit layanan pelanggan PLN, yakni ULP Palangka Raya Timur dan […]

  • Pengawasan Laut Diperketat, Dislutkan Kalteng Gandeng PSDKP Pontianak

    Pengawasan Laut Diperketat, Dislutkan Kalteng Gandeng PSDKP Pontianak

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 83
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengencangkan pengawasan laut. Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng menggandeng Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Pontianak untuk memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di wilayah perairan Kalteng yang memiliki garis pantai sekitar 750 kilometer. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan antara Kepala Dislutkan Kalteng Sri […]

  • Tampil dengan PDH Putih, Gubernur Agustiar Hadirkan Pesan Penghormatan di Ziarah Hari Jadi Kalteng

    Tampil dengan PDH Putih, Gubernur Agustiar Hadirkan Pesan Penghormatan di Ziarah Hari Jadi Kalteng

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan saat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar upacara ziarah memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (12/5/2026). Namun di balik prosesi penuh penghormatan itu, perhatian tertuju pada penampilan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang tampil berbeda mengenakan PDH putih. Di tengah dominasi warna pakaian dinas […]

expand_less