Gubernur Agustiar: Keamanan adalah Fondasi Pembangunan
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Rab, 1 Jul 2026
- visibility 43
- comment 0 komentar

Gubernur Agustiar saat menghadiri upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Kalteng.
DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dipisahkan dari stabilitas keamanan. Karena itu, peran Kepolisian Republik Indonesia dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga iklim investasi, pelayanan publik, dan ketenteraman masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Barigas Polda Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).
Di momentum peringatan hari jadi Korps Bhayangkara itu, Agustiar memberikan penghormatan kepada seluruh personel Polri yang dinilai terus bekerja menjaga Kalimantan Tengah tetap aman di tengah berbagai tantangan keamanan yang terus berkembang.
“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kerja keras serta pengabdian seluruh anggota kepolisian selama ini dalam menjaga keamanan, khususnya di Kalimantan Tengah yang tetap kondusif,” kata Agustiar.
Menurutnya, keamanan bukan sekadar angka kriminalitas yang terkendali, tetapi menjadi syarat utama agar pembangunan daerah dapat berjalan tanpa hambatan. Kondisi yang kondusif juga memberi rasa percaya bagi dunia usaha dan masyarakat untuk beraktivitas.
Agustiar menilai sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat selama ini telah menjadi kekuatan besar dalam menjaga Kalimantan Tengah tetap stabil. Kolaborasi tersebut, katanya, harus terus dipertahankan agar daerah mampu menghadapi tantangan, mulai dari gangguan kamtibmas hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Gubernur juga mengaku bangga dengan pelaksanaan Hari Bhayangkara ke-80 yang menurutnya menunjukkan wajah Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. Rangkaian kegiatan yang digelar dinilai menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra strategis dalam pembangunan.
“Saya selaku Gubernur, sekaligus secara pribadi, sangat terkesan dengan perayaan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini. Semoga Polri semakin Presisi, semakin dicintai masyarakat, dan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan serta mendukung kemajuan Kalimantan Tengah dan Indonesia,” tuturnya.
Bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan. Momen ini menjadi pengingat bahwa keamanan adalah modal utama untuk mewujudkan Kalimantan Tengah yang maju, berdaya saing, dan semakin berkah. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar