Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Neraca Perdagangan Tetap Surplus di Tengah Tekanan Global

Neraca Perdagangan Tetap Surplus di Tengah Tekanan Global

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya — Kinerja perdagangan luar negeri Indonesia kembali menunjukkan sinyal optimistis. Nilai ekspor tercatat meningkat dan neraca perdagangan tetap mencetak surplus, memperlihatkan ketahanan ekonomi nasional di tengah situasi global yang belum sepenuhnya stabil.

Dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Vicon BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Senin (4/5/2026), Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Taufiqurrahman, menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan daya saing produk Indonesia yang masih mampu bertahan di pasar internasional.

“Surplus neraca perdagangan tetap terjaga. Ini menunjukkan bahwa ekspor kita masih memiliki kekuatan di tengah tekanan global,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sektor berbasis sumber daya alam masih menjadi tulang punggung ekspor nasional. Komoditas unggulan seperti hasil tambang dan perkebunan terus mendominasi kontribusi terhadap total ekspor. Namun demikian, sektor manufaktur juga mulai menunjukkan geliat positif dengan peningkatan permintaan dari sejumlah negara mitra dagang.

Di sisi lain, aktivitas impor mengalami peningkatan yang dinilai cukup sehat. Lonjakan impor didominasi oleh bahan baku dan barang modal, yang menjadi penopang utama aktivitas produksi dalam negeri.

“Impor yang meningkat justru menjadi indikasi bahwa sektor industri kita tetap bergerak. Ini sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Meski tren saat ini menunjukkan arah yang positif, BPS mengingatkan adanya sejumlah risiko eksternal yang perlu diantisipasi. Fluktuasi harga komoditas global, ketegangan geopolitik, hingga perlambatan ekonomi di beberapa negara mitra dagang berpotensi memengaruhi kinerja perdagangan ke depan.

Muhammad Taufiqqurahman menekankan pentingnya strategi jangka panjang, terutama dalam memperluas pasar ekspor dan mendorong diversifikasi produk agar tidak bergantung pada komoditas tertentu.

“Penguatan struktur ekspor menjadi kunci agar kinerja perdagangan kita tetap berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan tren surplus yang terus terjaga, perdagangan luar negeri Indonesia dinilai masih menjadi salah satu penopang utama stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Era Digital, Seberapa Bebas Pers Indonesia?

    Di Tengah Era Digital, Seberapa Bebas Pers Indonesia?

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 3 Mei, dunia memperingati World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Internasional—sebuah momentum untuk menegaskan kembali bahwa pers yang merdeka adalah fondasi demokrasi. Di Indonesia, kebebasan pers telah menempuh jalan panjang sejak reformasi 1998. Lahirnya Reformasi 1998 membuka keran kebebasan berekspresi, menghapus sistem pembredelan, dan memperkuat posisi media sebagai pengawas kekuasaan. Namun, […]

  • Kalteng Tembus UHC 100 Persen, Bukti Negara Hadir Lindungi Rakyat dari Jerat Biaya Sakit

    Kalteng Tembus UHC 100 Persen, Bukti Pemerintah Hadir Lindungi Rakyat dari Jerat Biaya Sakit

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menegaskan keberpihakan nyata kepada rakyat. Di tengah tantangan pembiayaan kesehatan nasional, Kalteng justru tampil berani dengan menembus cakupan Universal Health Coverage (UHC) di atas 100 persen dan diganjar UHC Award 2026 kategori Madya dalam ajang nasional di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1/2026). Penghargaan ini bukan […]

  • AMPI Kalteng Cari Nahkoda Baru, Wagub Titip Pesan: Generasi Muda Jangan Jadi Penonton

    AMPI Kalteng Cari Nahkoda Baru, Wagub Titip Pesan: Generasi Muda Jangan Jadi Penonton

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Musyawarah Daerah (Musda) VIII Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kalimantan Tengah menjadi momentum penting bagi organisasi kepemudaan itu untuk menentukan arah kepemimpinan baru sekaligus menjawab tantangan regenerasi di tengah perubahan zaman yang semakin cepat. Musda yang digelar di Ballroom Aquarius Boutique Hotel, Palangka Raya, Minggu (14/6/2026), dibuka langsung oleh Wakil Gubernur […]

  • Dishut Kalteng Tegaskan Polhut Garda Terdepan Perlindungan Hutan

    Dishut Kalteng Tegaskan Polhut Garda Terdepan Perlindungan Hutan

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 206
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Komitmen menjaga hutan sebagai penyangga kehidupan kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Kehutanan (Polhut) ke-59 yang digelar di Persemaian Permanen Hiu Putih, Palangka Raya, Senin (29/12/2025) pagi. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi atas peran strategis Polhut di tengah tantangan pengelolaan hutan yang semakin kompleks. […]

  • OTT Bea Cukai: KPK Kejar Satu Tersangka, Aset Rp40,5 Miliar Disita

    OTT Bea Cukai: KPK Kejar Satu Tersangka, Aset Rp40,5 Miliar Disita

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkeras sikap dalam pengusutan dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Lembaga antirasuah itu secara terbuka mengultimatum pemilik PT Blueray berinisial JF (John Field) untuk segera menyerahkan diri setelah melarikan diri saat upaya penindakan dilakukan. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan […]

  • Tata Ruang Republik Tersandera Ego Sektoral, DPD RI Dorong Badan Nasional di Bawah Presiden

    Tata Ruang Republik Tersandera Ego Sektoral, DPD RI Dorong Badan Nasional di Bawah Presiden

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Carut-marut penataan ruang di Indonesia kembali menjadi sorotan. Tumpang tindih kewenangan lintas kementerian dinilai membuat arah pembangunan nasional berjalan tanpa sinkronisasi yang jelas, bahkan memicu konflik agraria, sengketa tenurial, hingga bencana ekologis di berbagai daerah. Sorotan tersebut mengemuka dari hasil reses Komite I DPD RI yang menghimpun berbagai persoalan tata ruang dari […]

expand_less