Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Gas Melon Langka, Stok Aman: Siapa Bermain di Balik Distribusi Elpiji 3 Kg?

Gas Melon Langka, Stok Aman: Siapa Bermain di Balik Distribusi Elpiji 3 Kg?

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • visibility 115
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram kembali memicu tanda tanya besar di Kalimantan Tengah. Di satu sisi, pemerintah memastikan stok dan kuota distribusi dalam kondisi aman. Namun di sisi lain, masyarakat tetap kesulitan mendapatkan gas subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi warga berpenghasilan rendah.

Kondisi yang bertolak belakang itu kini menjadi sorotan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kalimantan Tengah. Hasil pengawasan di lapangan bahkan mengarah pada dugaan adanya kebocoran distribusi yang membuat gas subsidi tidak sepenuhnya sampai ke tangan masyarakat yang berhak.

“Kami menemukan fakta bahwa distribusi dari hulu tidak bermasalah. Stok ada, kuota ada. Tetapi di lapangan masyarakat tetap kesulitan mendapatkan gas. Ini tentu menjadi pertanyaan besar,” kata Kepala Disdagperin Kalteng melalui Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Disperindag Kalteng, Maskur, Rabu (24/6/2026).

Bersama Pertamina, Disperindag melakukan inspeksi ke sejumlah SPBE dan pangkalan. Hasilnya, tidak ditemukan pengurangan pasokan maupun kendala distribusi resmi. Namun persoalan diduga muncul setelah gas subsidi keluar dari jalur pengawasan utama.

Tim menemukan masih banyak pelaku usaha, terutama laundry, yang menggunakan elpiji 3 kilogram meski telah berulang kali diingatkan untuk beralih ke gas nonsubsidi.

Lebih jauh, Disperindag juga mengendus dugaan permainan distribusi. Ada indikasi data dalam aplikasi menunjukkan stok habis, tetapi secara fisik tabung gas masih tersedia. Dugaan lain mengarah pada praktik penjualan kepada pengepul yang kemudian menjual kembali dengan harga jauh lebih tinggi.

Akibatnya, harga gas melon yang seharusnya terjangkau justru melambung hingga Rp30 ribu per tabung di sejumlah wilayah.

“Kalau subsidi negara dinikmati pihak yang tidak berhak atau diperjualbelikan kembali dengan harga tinggi, maka masyarakat kecil yang menjadi korban,” tegas Maskur.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa persoalan kelangkaan bukan semata karena stok, melainkan lemahnya pengawasan di tingkat distribusi. Disperindag telah memberikan teguran kepada sejumlah pangkalan dan meneruskan temuan tersebut kepada Satpol PP untuk ditindaklanjuti.

Kini publik menunggu langkah tegas pemerintah. Sebab jika stok aman tetapi barang tetap langka, pertanyaan yang muncul sederhana: siapa yang sebenarnya menikmati gas subsidi milik rakyat? (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus CPO–POME

    Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus CPO–POME

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 242
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Penegakan hukum di sektor komoditas strategis nasional kembali menguat. Kejaksaan Agung membuka tabir dugaan praktik manipulasi ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan produk turunannya yang diduga berlangsung secara sistematis selama periode 2022 hingga 2024. Melalui penyidikan yang berjalan intensif, Tim Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menetapkan 11 […]

  • BMKG Pantau Hilal di 37 Lokasi, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Hari ini

    BMKG Pantau Hilal di 37 Lokasi, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Hari ini

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah mulai mematangkan proses penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah dengan mengerahkan pengamatan serentak di berbagai daerah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menurunkan 37 tim rukyat untuk memantau hilal pada 17 dan 18 Februari 2026 sebagai bagian dari dukungan teknis terhadap sidang isbat yang digelar Kementerian Agama. BMKG menegaskan seluruh tim telah […]

  • Pancasila Sudah Hidup di Tanah Dayak Sebelum Menjadi Dasar Negara

    Pancasila Sudah Hidup di Tanah Dayak Sebelum Menjadi Dasar Negara

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Huma Betang, Warisan Kalimantan Tengah untuk Indonesia Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai momentum mengenang lahirnya dasar negara yang digagas oleh Presiden Soekarno pada 1945. Namun jauh sebelum Pancasila resmi menjadi fondasi kehidupan berbangsa, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sejatinya telah hidup dan dipraktikkan oleh masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah. […]

  • Evakuasi Lebah Madu, Damkarmat Palangka Raya Naik ke Menara Telawang

    Evakuasi Lebah Madu, Damkarmat Palangka Raya Naik ke Menara Telawang

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 84
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Bukan api yang kali ini harus ditaklukkan. Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palangka Raya justru menghadapi tantangan berbeda saat harus mengevakuasi sarang lebah madu yang bersarang di ketinggian sekitar 45 meter. Peristiwa itu terjadi di Menara Tugu Telawang, kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (15/8/2026) sore. Laporan […]

  • Sudaryono Nahkodai Badan Gizi Nasional, Komitmen Wujudkan Tata Kelola Bersih

    Sudaryono Nahkodai Badan Gizi Nasional, Komitmen Wujudkan Tata Kelola Bersih

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) kini resmi berada di bawah kepemimpinan Sudaryono. Presiden Prabowo Subianto melantik mantan Wakil Menteri Pertanian itu sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026), untuk melanjutkan pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah di sektor gizi nasional. Pengangkatan Sudaryono ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian […]

  • Kartini di Era Layar: Ibu, Garda Terdepan Menjaga Karakter Anak

    Kartini di Era Layar: Ibu, Garda Terdepan Menjaga Karakter Anak

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Kartini setiap 21 April kembali menggugah satu pertanyaan mendasar: siapa yang paling menentukan arah karakter generasi muda di tengah derasnya arus digital? Jawabannya tetap sama sejak dulu—ibu. Bedanya, tantangan hari ini jauh lebih kompleks dan agresif. Di era global yang serba terhubung, anak-anak tidak lagi hanya belajar dari sekolah dan lingkungan sekitar. Gawai […]

expand_less