Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Gas Melon Langka, Stok Aman: Siapa Bermain di Balik Distribusi Elpiji 3 Kg?

Gas Melon Langka, Stok Aman: Siapa Bermain di Balik Distribusi Elpiji 3 Kg?

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • visibility 100
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram kembali memicu tanda tanya besar di Kalimantan Tengah. Di satu sisi, pemerintah memastikan stok dan kuota distribusi dalam kondisi aman. Namun di sisi lain, masyarakat tetap kesulitan mendapatkan gas subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi warga berpenghasilan rendah.

Kondisi yang bertolak belakang itu kini menjadi sorotan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kalimantan Tengah. Hasil pengawasan di lapangan bahkan mengarah pada dugaan adanya kebocoran distribusi yang membuat gas subsidi tidak sepenuhnya sampai ke tangan masyarakat yang berhak.

“Kami menemukan fakta bahwa distribusi dari hulu tidak bermasalah. Stok ada, kuota ada. Tetapi di lapangan masyarakat tetap kesulitan mendapatkan gas. Ini tentu menjadi pertanyaan besar,” kata Kepala Disdagperin Kalteng melalui Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Disperindag Kalteng, Maskur, Rabu (24/6/2026).

Bersama Pertamina, Disperindag melakukan inspeksi ke sejumlah SPBE dan pangkalan. Hasilnya, tidak ditemukan pengurangan pasokan maupun kendala distribusi resmi. Namun persoalan diduga muncul setelah gas subsidi keluar dari jalur pengawasan utama.

Tim menemukan masih banyak pelaku usaha, terutama laundry, yang menggunakan elpiji 3 kilogram meski telah berulang kali diingatkan untuk beralih ke gas nonsubsidi.

Lebih jauh, Disperindag juga mengendus dugaan permainan distribusi. Ada indikasi data dalam aplikasi menunjukkan stok habis, tetapi secara fisik tabung gas masih tersedia. Dugaan lain mengarah pada praktik penjualan kepada pengepul yang kemudian menjual kembali dengan harga jauh lebih tinggi.

Akibatnya, harga gas melon yang seharusnya terjangkau justru melambung hingga Rp30 ribu per tabung di sejumlah wilayah.

“Kalau subsidi negara dinikmati pihak yang tidak berhak atau diperjualbelikan kembali dengan harga tinggi, maka masyarakat kecil yang menjadi korban,” tegas Maskur.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa persoalan kelangkaan bukan semata karena stok, melainkan lemahnya pengawasan di tingkat distribusi. Disperindag telah memberikan teguran kepada sejumlah pangkalan dan meneruskan temuan tersebut kepada Satpol PP untuk ditindaklanjuti.

Kini publik menunggu langkah tegas pemerintah. Sebab jika stok aman tetapi barang tetap langka, pertanyaan yang muncul sederhana: siapa yang sebenarnya menikmati gas subsidi milik rakyat? (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Bahas Skema Pendanaan Koperasi Merah Putih, Target Ratusan Unit Baru

    Prabowo Bahas Skema Pendanaan Koperasi Merah Putih, Target Ratusan Unit Baru

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto memaparkan arah pendanaan Koperasi Merah Putih (KMP) dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Pemerintah mengarahkan pembiayaan agar koperasi desa berfungsi sebagai simpul ekonomi rakyat yang efektif, dekat, dan terjangkau. Prabowo menyebut pengembangan KMP memasuki tahap percepatan. Dalam waktu dekat, pemerintah menargetkan penambahan […]

  • Prabowo Lantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso Pimpin Universitas Republik Indonesia

    Prabowo Lantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso Pimpin Universitas Republik Indonesia

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan kepemimpinan pertama Universitas Republik Indonesia (URI) dengan melantik Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026), sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia nasional. Pelantikan kedua pimpinan URI tersebut […]

  • Dentuman Misterius Menggema hingga Bandung, Ternyata Ini Asal Suaranya!

    Dentuman Misterius Menggema hingga Bandung, Ternyata Ini Asal Suaranya!

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Suara dentuman disertai gemuruh yang terdengar di sejumlah wilayah Jawa dan Lampung dalam beberapa hari terakhir sempat membuat warga bertanya-tanya. Fenomena tersebut bahkan dilaporkan terasa hingga sejumlah kawasan di Jawa Barat. Penjelasan mengenai suara misterius itu kini mengarah pada aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang masih mengalami erupsi secara […]

  • Publik Pertanyakan Keterbukaan PT GJP dalam Kerja Sama Pengelolaan Pluit Junction

    Publik Pertanyakan Keterbukaan PT GJP dalam Kerja Sama Pengelolaan Pluit Junction

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Rencana optimalisasi pengelolaan Mal Pluit Junction melalui kerja sama antara PT Jakarta Propertindo (Perseroda) dan PT Grha Jaya Pradana (GJP) memantik diskusi di ruang publik. Sejumlah pihak menilai perlu ada keterbukaan lebih luas, terutama menyangkut profil mitra swasta yang terlibat dalam pengelolaan aset milik daerah. Informasi kerja sama tersebut pertama kali disampaikan […]

  • Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

    Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Puruk Cahu – Kabupaten Murung Raya resmi menginjak usia ke-24. Di balik seremoni upacara dan perayaan hari jadi, tersimpan pekerjaan besar yang masih harus diselesaikan, yakni mengubah kekayaan sumber daya alam menjadi kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Peringatan Hari Jadi ke-24 Murung Raya dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, dan berlangsung di halaman […]

  • 35 Tahun Mengabdi, Leonard S. Ampung Pamit: ASN Jangan Nyaman, Harus Terus Berbenah

    35 Tahun Mengabdi, Leonard S. Ampung Pamit: ASN Jangan Nyaman, Harus Terus Berbenah

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, resmi menutup pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah 35 tahun bertugas. Dengan suasana penuh penghormatan namun sarat pesan tegas bagi birokrasi, pelepasan digelar di Aula Jayang Tingang Lantai II, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (1/04/2026). Dalam pidato perpisahannya, Leonard tidak sekadar […]

expand_less