Kepsek Arbusin: 67 Tahun Mencetak Generasi Unggul untuk Indonesia Hijau
- account_circle fe
- calendar_month Sen, 3 Agu 2026
- visibility 48
- comment 0 komentar

Kepala SMA Negeri 1 Palangka Raya, Drs. H. Arbusin
DAYABORNEO, Palangka Raya – Enam puluh tujuh tahun bukan sekadar angka bagi SMA Negeri 1 Palangka Raya. Di usia yang semakin matang, sekolah ini terus membuktikan diri sebagai salah satu institusi pendidikan terbaik di Kalimantan Tengah yang konsisten melahirkan generasi berprestasi, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan.
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 yang diperingati pada Senin (3/8/2026) menjadi refleksi perjalanan panjang sekolah yang telah melahirkan banyak alumni sukses di berbagai bidang.
Kepala SMA Negeri 1 Palangka Raya, Drs. H. Arbusin, mengatakan, selama puluhan tahun sekolah tersebut telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.
“Di usia ke-67 tahun ini, SMA Negeri 1 Palangka Raya telah banyak melahirkan generasi-generasi yang sukses di bidang pendidikan, kesehatan, kedokteran, dan berbagai elemen lainnya,” ujarnya.
Mengusung tema “Berkarya, Berbudaya, dan Berprestasi untuk Indonesia Hijau”, Arbusin menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter serta kepedulian terhadap budaya dan lingkungan.
“Keberhasilan sejati adalah ketika kita mampu menghasilkan karya, menjaga budaya sebagai jati diri bangsa, serta memiliki komitmen merawat lingkungan,” tegasnya.
Semangat tersebut diwujudkan melalui beragam kegiatan, mulai dari jalan sehat, donor darah, pemilihan Duta Semansa, hingga aksi sosial Semansa Berbagi dan Semansa Peduli. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, solidaritas, dan kepedulian sosial di kalangan peserta didik.
Tak hanya itu, SMA Negeri 1 Palangka Raya juga meluncurkan buku antologi karya 13 guru yang mengangkat isu lingkungan sebagai bentuk kontribusi dunia pendidikan terhadap pelestarian alam.
Arbusin juga mengingatkan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan yang masih menjadi tantangan tahunan di Kalimantan Tengah.
“Kami berharap kabut asap dapat segera teratasi melalui kerja sama semua pihak,” pungkasnya. (red-fe)
- Penulis: fe

Saat ini belum ada komentar