Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemprov Kalteng Didesak Tegas, WPR–IPR Harus Dipercepat di Tengah Tekanan Razia Tambang Rakyat

Pemprov Kalteng Didesak Tegas, WPR–IPR Harus Dipercepat di Tengah Tekanan Razia Tambang Rakyat

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
  • visibility 159
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah didorong mengambil langkah tegas dan terukur dalam menyelesaikan polemik tambang rakyat yang terus memanas. Di tengah intensitas razia di lapangan, kepastian hukum melalui Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dinilai belum bergerak secepat kebutuhan masyarakat.

Wakil Gubernur Edy Pratowo menegaskan Pemprov tidak tinggal diam. Dalam audiensi bersama DPRD Kalteng dan Aliansi Penambang Rakyat Kalimantan Tengah (APR-KT), beberapa waktu yang lalu, pemerintah menyatakan telah mengambil langkah percepatan, termasuk mendorong kabupaten/kota segera memvalidasi usulan WPR.

“Kami sudah bergerak. Koordinasi dengan pemerintah pusat, DPR RI, dan kementerian terkait juga terus dilakukan agar ada solusi konkret,” ujar Edy.

Namun, di sisi lain, tekanan dari masyarakat penambang terus menguat. Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong menegaskan bahwa kondisi di lapangan tidak bisa dibiarkan berlarut, mengingat aktivitas penertiban masih berlangsung sementara legalitas belum jelas.

Aliansi penambang melalui Ketua Umumnya Agus Prabowo Yesto menilai pemerintah perlu bergerak lebih cepat dan berani dalam mengambil kebijakan.

“Kalau aturan terlalu rumit, rakyat kecil yang jadi korban. Kami butuh solusi nyata, bukan proses yang berlarut,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Pemprov Kalteng menyatakan akan terus mendorong penyederhanaan regulasi, terutama agar persyaratan IPR tidak disamakan dengan izin perusahaan besar. Pemerintah menilai perlakuan berbeda penting agar aktivitas tambang rakyat tetap bisa berjalan dalam koridor hukum.

Edy juga menekankan bahwa Pemprov berupaya menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi masyarakat dan aspek lingkungan serta tata kelola pertambangan yang baik.

“Kami ingin ada ruang usaha yang legal, aman, dan tetap memberi kontribusi bagi daerah,” katanya.

Audiensi ini turut dihadiri Pj Sekda Linae Victoria Aden serta sejumlah kepala OPD terkait. Meski langkah koordinasi sudah berjalan, publik kini menanti keberanian Pemprov Kalteng untuk mempercepat keputusan—sebelum ketegangan di lapangan kembali memuncak. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Kehutanan Kalteng Dihancurkan, Apa yang Ingin Dibangun?

    Dinas Kehutanan Kalteng Dihancurkan, Apa yang Ingin Dibangun?

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DAYANORNEO, Palangka Raya – Alat berat mulai bekerja. Dinding yang selama puluhan tahun berdiri kokoh kini rata dengan tanah. Gedung Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, yang menjadi saksi lahirnya berbagai kebijakan pengelolaan hutan, kini hanya menyisakan kenangan. Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya pembongkaran sebuah bangunan. Namun bagi Kalimantan Tengah, hilangnya gedung tersebut menyimpan pertanyaan […]

  • DPR Resmi Sahkan UU Polri

    DPR Resmi Sahkan UU Polri

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Setelah melalui pembahasan panjang dan menyerap berbagai masukan publik, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya mengesahkan revisi Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pengesahan tersebut menandai fase baru reformasi kelembagaan Polri yang selama beberapa tahun terakhir menjadi sorotan publik terkait profesionalisme, pengawasan, dan akuntabilitas. Keputusan itu diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI di […]

  • Anak Muda Kalteng Harus Kuasai Panggung Ekonomi Kreatif di Kalimantan

    Anak Muda Kalteng Harus Kuasai Panggung Ekonomi Kreatif di Kalimantan

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 186
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membuka front baru pembangunan daerah: ekonomi kreatif diposisikan sebagai mesin pertumbuhan masa depan. Mewakili Gubernur Agustiar Sabran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, menegaskan komitmen itu dalam Studium Generale bertema “Ekonomi Kreatif sebagai Pilar Pemberdayaan Generasi Muda” di Aula UIN Palangka Raya, Selasa (10/2/2026). […]

  • Gubernur Agustiar Bantah APBD Kalteng Defisit Rp149 Miliar: "Kami Punya Hitungannya"

    Gubernur Agustiar Bantah APBD Kalteng Defisit Rp149 Miliar: “Kami Punya Hitungannya”

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Polemik mengenai kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menghangat. Setelah DPRD Kalteng mengungkap adanya defisit APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp149,53 miliar dalam rapat paripurna pertanggungjawaban APBD, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran langsung membantah anggapan tersebut. Menurut Agustiar, angka yang disampaikan DPRD tidak bisa serta-merta dimaknai sebagai kondisi keuangan daerah […]

  • Defisit Rp149 Miliar, DPRD Bongkar Rapuhnya Fiskal Kalteng

    Defisit Rp149 Miliar, DPRD Bongkar Rapuhnya Fiskal Kalteng

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menjadi sorotan tajam. DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mengungkap masih rapuhnya struktur fiskal daerah setelah APBD Tahun Anggaran 2025 ditutup dengan defisit sebesar Rp149,53 miliar. Ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer pemerintah pusat dinilai menjadi persoalan mendasar yang harus segera dibenahi. Temuan tersebut disampaikan dalam Rapat […]

  • Gubernur Agustiar: Keamanan adalah Fondasi Pembangunan

    Gubernur Agustiar: Keamanan adalah Fondasi Pembangunan

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dipisahkan dari stabilitas keamanan. Karena itu, peran Kepolisian Republik Indonesia dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga iklim investasi, pelayanan publik, dan ketenteraman masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di […]

expand_less