Prabowo Turun ke Dapur Gizi Nasional, Pastikan Program MMBG Tidak Berhenti
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sel, 2 Jun 2026
- visibility 32
- comment 0 komentar

Dok. BPMI Setpres.
DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto turun langsung meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah, Jakarta, Selasa (02/06/2026).
Kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak ingin program prioritas nasional itu hanya berjalan di atas laporan, tetapi benar-benar terwujud dari hulu hingga hilir.
Sejak awal masa pemerintahannya, Prabowo menempatkan pemenuhan gizi sebagai salah satu fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, setiap mata rantai program, mulai dari penyediaan bahan pangan hingga makanan tiba di tangan penerima manfaat, menjadi perhatian langsung Presiden.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB, Presiden disambut Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan jajaran pengelola SPPG Palmerah. Prabowo kemudian meninjau berbagai fasilitas pendukung yang dirancang untuk menjamin keberlanjutan pasokan pangan bergizi.
Peninjauan dimulai dari area green house yang digunakan untuk mendukung ketersediaan bahan pangan segar. Presiden juga melihat fasilitas hidroponik dan bioflok yang menjadi bagian dari konsep pertanian dan perikanan terpadu untuk menunjang kebutuhan program gizi nasional.
Kunjungan berlanjut ke dapur utama SPPG, pusat produksi makanan bergizi yang setiap hari melayani penerima manfaat program. Di lokasi tersebut, Prabowo menyaksikan langsung proses pengolahan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, tahapan memasak, hingga proses pengemasan sebelum didistribusikan.
“Program ini harus berjalan dengan standar yang baik, terukur, dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” menjadi semangat yang ingin ditegaskan melalui peninjauan langsung tersebut.
Kehadiran Presiden di lapangan menunjukkan bahwa program gizi nasional tidak hanya dipandang sebagai agenda sosial, melainkan investasi strategis untuk masa depan bangsa.
Pemerintah meyakini perbaikan gizi anak-anak Indonesia akan menjadi fondasi lahirnya generasi yang lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih produktif. Karena itu, Prabowo memilih memastikan sendiri bahwa setiap rantai pelayanan bekerja sebagaimana mestinya.
Di Palmerah, pesan itu terlihat jelas: membangun Indonesia tidak hanya dimulai dari ruang rapat, tetapi juga dari dapur yang menyiapkan masa depan generasi bangsa. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar