Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Dua Gubernur Bertemu di Istana, Kalteng–Kalsel Diminta Tinggalkan Seremoni dan Fokus Hasil Nyata

Dua Gubernur Bertemu di Istana, Kalteng–Kalsel Diminta Tinggalkan Seremoni dan Fokus Hasil Nyata

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Pertemuan antara Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin bersama jajaran Forkopimda di Istana Isen Mulang, Kamis (16/04/2026), tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Pemerintah daerah didorong untuk segera mengubah pola kerja dari seremonial menuju kolaborasi nyata yang berdampak langsung ke masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Agustiar menekankan bahwa hubungan antarprovinsi harus menghasilkan program konkret, terutama di sektor strategis seperti ketahanan pangan, pengendalian inflasi, hingga penanganan kebakaran hutan dan banjir yang kerap menjadi persoalan tahunan di wilayah Kalimantan.

“Kita tidak bisa lagi hanya bertemu tanpa tindak lanjut. Masyarakat menunggu hasil, bukan sekadar wacana,” ujarnya tegas.

Ia menilai Kalimantan Tengah memiliki peran penting sebagai penyangga kebutuhan pangan regional, termasuk dalam mendukung kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, tanpa kerja sama lintas daerah yang kuat, potensi tersebut dinilai berisiko tidak maksimal.

Agustiar juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok. Ia meminta koordinasi antara pemerintah provinsi diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan harga dan gangguan distribusi, terutama saat momentum hari besar keagamaan.

Di sektor investasi, Gubernur mengingatkan agar kemudahan perizinan tidak mengorbankan kepentingan masyarakat dan lingkungan. Ia menegaskan bahwa investasi harus memberikan manfaat nyata bagi daerah, bukan hanya keuntungan sepihak bagi pelaku usaha.

Selain itu, pengembangan sektor pariwisata dan UMKM dinilai perlu digenjot melalui sinergi antarwilayah. Ia melihat peluang besar jika kedua provinsi mampu membangun konektivitas ekonomi yang saling menguatkan.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah mulai dituntut bekerja lebih terukur dan kolaboratif. Sinergi Kalteng–Kalsel diharapkan tidak berhenti pada komitmen, tetapi benar-benar diterjemahkan dalam program yang dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Bahas Skema Pendanaan Koperasi Merah Putih, Target Ratusan Unit Baru

    Prabowo Bahas Skema Pendanaan Koperasi Merah Putih, Target Ratusan Unit Baru

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto memaparkan arah pendanaan Koperasi Merah Putih (KMP) dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Pemerintah mengarahkan pembiayaan agar koperasi desa berfungsi sebagai simpul ekonomi rakyat yang efektif, dekat, dan terjangkau. Prabowo menyebut pengembangan KMP memasuki tahap percepatan. Dalam waktu dekat, pemerintah menargetkan penambahan […]

  • ASN Laki-Laki Dikerahkan Hadapi Karhutla Kalteng

    ASN Laki-Laki Dikerahkan Hadapi Karhutla Kalteng

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 27
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil langkah lebih tegas menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan Pemprov Kalteng dikerahkan untuk memperkuat penanganan karhutla yang masih menjadi perhatian serius. Penguatan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Penguatan Penanganan Karhutla Tahun 2026 di Halaman Istana Isen […]

  • DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti keras carut-marut tata kelola sektor perkebunan di Kalimantan Tengah. Dalam evaluasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, legislatif menilai penyelesaian konflik perkebunan berjalan lambat, sementara pengawasan terhadap perusahaan besar swasta masih menyisakan banyak persoalan di lapangan. Sorotan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 […]

  • Resep Wadi Bumbu Rempah, Sajian Tradisional Dayak yang Kaya Cita Rasa

    Resep Wadi Bumbu Rempah, Sajian Tradisional Dayak yang Kaya Cita Rasa

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 29
    • 0Komentar

    PALANGKARAYA, Wadi menjadi salah satu kuliner legendaris masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah yang hingga kini masih banyak dinikmati. Hidangan ini berasal dari teknik pengawetan ikan melalui proses fermentasi tradisional, sehingga menghasilkan rasa gurih, sedikit asam, dan aroma khas yang menjadi ciri utamanya. Dahulu, wadi dibuat sebagai solusi untuk menyimpan hasil tangkapan ikan air tawar agar […]

  • Prabowo Panggil Menteri ESDM, Pastikan Energi Nasional Tetap Aman

    Prabowo Panggil Menteri ESDM, Pastikan Energi Nasional Tetap Aman

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, ke Istana Merdeka, untuk memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, Senin (27/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Bahlil menegaskan bahwa kondisi energi Indonesia saat ini masih aman dan terkendali. Ia memastikan kualitas bahan […]

  • Sengketa Lahan Belum Tuntas, DPRD Kalteng Tagih Tanggung Jawab PT Asmin

    Sengketa Lahan Belum Tuntas, DPRD Kalteng Tagih Tanggung Jawab PT Asmin

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Sengketa lahan yang menyeret nama PT Asmin Bara Baronang kembali menjadi sorotan. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, dewan secara terbuka mempertanyakan keseriusan perusahaan dalam menyelesaikan konflik dengan masyarakat yang hingga kini belum sepenuhnya menemukan titik akhir. Tak hanya persoalan lahan, DPRD juga mengangkat sejumlah […]

expand_less