Jumat, 29 Mei 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Marka Biru Viral Bikin Gubernur Kalteng Malu, Proyek Kini Masuk Meja Evaluasi

Marka Biru Viral Bikin Gubernur Kalteng Malu, Proyek Kini Masuk Meja Evaluasi

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Polemik marka jalan berwarna biru yang viral di sejumlah ruas protokol Kota Palangka Raya akhirnya memicu respons langsung dari Gubernur Agustiar Sabran. Di tengah derasnya kritik publik, orang nomor satu di Kalimantan Tengah itu mengaku kecewa dan menyebut persoalan tersebut sebagai tamparan bagi pemerintah daerah.

Pekerjaan yang berada di bawah pengelolaan Dinas PUPR Provinsi Kalteng itu sebelumnya menuai perdebatan setelah warna marka dinilai tidak lazim dan memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai fungsi, dasar teknis, hingga penggunaan anggaran.

Nilai pekerjaan disebut bervariasi, mulai ratusan juta rupiah hingga mendekati Rp500 juta, bergantung pada panjang ruas jalan yang dikerjakan.

Agustiar tidak menutupi reaksinya. Bahkan, ia secara terbuka menyampaikan rasa malu atas polemik yang berkembang.

“Yang paling kecewa itu kami. Saya malu. Ini pekerjaan pemerintah, menggunakan uang rakyat. Tentu masyarakat berhak menilai dan kami wajib mengevaluasi,” ujarnya, di Istan Isen Mulang, Selasa (19/5/2026) sore.

Pernyataan itu sekaligus menandai perubahan sikap pemerintah dari sekadar klarifikasi menjadi evaluasi terbuka. Pemerintah Provinsi kini menyerahkan penanganan awal kepada Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan lapangan.

Tim pemeriksa disebut telah turun mengumpulkan data, menelaah pelaksanaan pekerjaan, hingga menyiapkan laporan yang nantinya menjadi dasar rekomendasi kepada gubernur.

Meski mendapat sorotan tajam, Agustiar meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan resmi. Ia menegaskan keputusan tidak akan diambil berdasarkan tekanan publik semata.

“Kami tidak bisa langsung berhenti begitu saja. Ada aturan, ada SOP, dan semua harus melalui mekanisme,” katanya.

Namun gubernur juga memberi sinyal bahwa proyek tidak akan dibiarkan berjalan tanpa koreksi. Dua opsi kini terbuka: penghentian pekerjaan atau melanjutkan dengan evaluasi menyeluruh.

Di balik kontroversi itu, pemerintah menjelaskan proyek awalnya dirancang untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pesepeda dan pengendara roda dua.

“Niatnya untuk keselamatan. Tapi kalau menimbulkan polemik, itu berarti ada yang harus diperbaiki. Ini jadi pelajaran besar untuk semua proyek pemerintah,” tegasnya.

Kasus marka biru kini tidak lagi sekadar soal warna di atas aspal. Ia berubah menjadi ujian transparansi, akuntabilitas anggaran, dan sensitivitas pemerintah terhadap respons publik. Masyarakat kini menunggu: apakah evaluasi berujung perbaikan, atau justru membuka persoalan baru di balik proyek tersebut. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima LHP BPK, Wagub Kalteng Pasang Garis Keras: Temuan Harus Dituntaskan, Bukan Disimpan di Laci

    Terima LHP BPK, Wagub Kalteng Pasang Garis Keras: Temuan Harus Dituntaskan, Bukan Disimpan di Laci

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali diuji soal integritas dan keberanian bersih-bersih tata kelola. Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalteng, di Aula BPK setempat, Jumat (30/1/2026). LHP itu bukan laporan biasa. BPK menguliti pengelolaan lingkungan hidup dan […]

  • Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp6,62 Triliun Hasil Denda Kehutanan

    Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp6,62 Triliun Hasil Denda Kehutanan

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 158
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan uang hasil penagihan denda administratif kehutanan dan penyelamatan keuangan negara dari perkara tindak pidana korupsi yang ditangani Kejaksaan RI dengan total nilai mencapai Rp6,62 triliun. Kegiatan tersebut berlangsung di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Uang sebesar Rp6,62 triliun tersebut terdiri atas dua sumber […]

  • “Kadishut Kalteng Ajak Rimbawan Perkuat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadhan

    Kadishut Kalteng Ajak Rimbawan Perkuat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Suasana kebersamaan dan kehangatan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama Keluarga Besar Rimbawan Kalimantan Tengah yang digelar di Palangka Raya. Kegiatan tersebut mengusung tema “Mempererat Silaturahmi dan Raih Berkah Ilahi” sebagai upaya memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan kehutanan. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustus Saining, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak […]

  • Prabowo Bahas Skema Pendanaan Koperasi Merah Putih, Target Ratusan Unit Baru

    Prabowo Bahas Skema Pendanaan Koperasi Merah Putih, Target Ratusan Unit Baru

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto memaparkan arah pendanaan Koperasi Merah Putih (KMP) dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Pemerintah mengarahkan pembiayaan agar koperasi desa berfungsi sebagai simpul ekonomi rakyat yang efektif, dekat, dan terjangkau. Prabowo menyebut pengembangan KMP memasuki tahap percepatan. Dalam waktu dekat, pemerintah menargetkan penambahan […]

  • https://dayaborneo.com/wp-admin/post-new.php

    Ekspor CPO Diselidiki Kejagung, Kerugian Negara Ditaksir Rp10–14 Triliun

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Kejaksaan Agung terus mengusut dugaan korupsi dalam kegiatan ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya yang dinilai telah merugikan keuangan negara dalam jumlah fantastis. Berdasarkan penghitungan awal, potensi kerugian negara akibat praktik tersebut diperkirakan mencapai Rp10 triliun hingga Rp14 triliun. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus), Syarief […]

  • Pemprov Kalteng Kunci Inflasi, BULOG Ditarik Jadi Benteng Pangan 2026

    Pemprov Kalteng Kunci Inflasi, BULOG Ditarik Jadi Benteng Pangan 2026

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil langkah tegas menghadapi ancaman inflasi dan gejolak pangan. Pemprov Kalteng resmi mengikat kerja sama strategis dengan Perum BULOG Wilayah Kalteng untuk mengamankan pasokan dan menstabilkan harga kebutuhan pokok sepanjang 2026. Kesepakatan Bersama (MoU) itu diteken langsung oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalteng Leonard S. Ampung di […]

expand_less