Rabu, 29 Jul 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Marka Biru Viral Bikin Gubernur Kalteng Malu, Proyek Kini Masuk Meja Evaluasi

Marka Biru Viral Bikin Gubernur Kalteng Malu, Proyek Kini Masuk Meja Evaluasi

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Polemik marka jalan berwarna biru yang viral di sejumlah ruas protokol Kota Palangka Raya akhirnya memicu respons langsung dari Gubernur Agustiar Sabran. Di tengah derasnya kritik publik, orang nomor satu di Kalimantan Tengah itu mengaku kecewa dan menyebut persoalan tersebut sebagai tamparan bagi pemerintah daerah.

Pekerjaan yang berada di bawah pengelolaan Dinas PUPR Provinsi Kalteng itu sebelumnya menuai perdebatan setelah warna marka dinilai tidak lazim dan memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai fungsi, dasar teknis, hingga penggunaan anggaran.

Nilai pekerjaan disebut bervariasi, mulai ratusan juta rupiah hingga mendekati Rp500 juta, bergantung pada panjang ruas jalan yang dikerjakan.

Agustiar tidak menutupi reaksinya. Bahkan, ia secara terbuka menyampaikan rasa malu atas polemik yang berkembang.

“Yang paling kecewa itu kami. Saya malu. Ini pekerjaan pemerintah, menggunakan uang rakyat. Tentu masyarakat berhak menilai dan kami wajib mengevaluasi,” ujarnya, di Istan Isen Mulang, Selasa (19/5/2026) sore.

Pernyataan itu sekaligus menandai perubahan sikap pemerintah dari sekadar klarifikasi menjadi evaluasi terbuka. Pemerintah Provinsi kini menyerahkan penanganan awal kepada Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan lapangan.

Tim pemeriksa disebut telah turun mengumpulkan data, menelaah pelaksanaan pekerjaan, hingga menyiapkan laporan yang nantinya menjadi dasar rekomendasi kepada gubernur.

Meski mendapat sorotan tajam, Agustiar meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan resmi. Ia menegaskan keputusan tidak akan diambil berdasarkan tekanan publik semata.

“Kami tidak bisa langsung berhenti begitu saja. Ada aturan, ada SOP, dan semua harus melalui mekanisme,” katanya.

Namun gubernur juga memberi sinyal bahwa proyek tidak akan dibiarkan berjalan tanpa koreksi. Dua opsi kini terbuka: penghentian pekerjaan atau melanjutkan dengan evaluasi menyeluruh.

Di balik kontroversi itu, pemerintah menjelaskan proyek awalnya dirancang untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pesepeda dan pengendara roda dua.

“Niatnya untuk keselamatan. Tapi kalau menimbulkan polemik, itu berarti ada yang harus diperbaiki. Ini jadi pelajaran besar untuk semua proyek pemerintah,” tegasnya.

Kasus marka biru kini tidak lagi sekadar soal warna di atas aspal. Ia berubah menjadi ujian transparansi, akuntabilitas anggaran, dan sensitivitas pemerintah terhadap respons publik. Masyarakat kini menunggu: apakah evaluasi berujung perbaikan, atau justru membuka persoalan baru di balik proyek tersebut. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dishut Tak Punya Alasan Cuci Tangan Lindungi Hutan

    Dishut Tak Punya Alasan Cuci Tangan Lindungi Hutan

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Pernyataan bahwa penindakan kejahatan kehutanan bukan kewenangan Dinas Kehutanan (Dishut) patut dikritisi secara serius. Dalam konteks kerusakan hutan yang kian masif, narasi semacam ini justru berisiko memperlemah kehadiran negara di sektor yang paling rentan terhadap kejahatan terorganisir. Negara tidak pernah merancang sistem perlindungan hutan sebagai mekanisme yang sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian. Dalam kerangka hukum kehutanan, […]

  • Pemprov Kalteng Sambut Utusan Vatikan, Perayaan 25 Tahun Tahbisan Uskup Palangka Raya Jadi Momentum Persaudaraan

    Pemprov Kalteng Sambut Utusan Vatikan, Perayaan 25 Tahun Tahbisan Uskup Palangka Raya Jadi Momentum Persaudaraan

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyambut kedatangan Sekretaris Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Michael Pawlowicz, di VIP Room Bandara Tjilik Riwut, Sabtu sore (9/5/2026). Penyambutan dilakukan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kalteng, Linae Victoria Aden, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran. Kedatangan Monsinyur Michael Pawlowicz ke Bumi Tambun Bungai merupakan bagian dari […]

  • Hasupa Hasundau IKAPTK Kalteng Jadi Ruang Transfer Nilai Kepamongprajaan Antar Generasi

    Hasupa Hasundau IKAPTK Kalteng Jadi Ruang Transfer Nilai Kepamongprajaan Antar Generasi

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 207
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah dinamika birokrasi yang terus berkembang, penguatan nilai kebersamaan dan etika kepamongprajaan lintas generasi dinilai menjadi kebutuhan mendesak. Berangkat dari semangat tersebut, Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Hasupa Hasundau dan Silaturahmi Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan bersama Praja IPDN Tahun 2025, Sabtu (27/12/2025) malam. Gubernur […]

  • Gubernur Agustiar Hadiri Fun Bike dan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80

    Gubernur Agustiar Hadiri Fun Bike dan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri kegiatan Fun Bike dan Jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Kalimantan Tengah di Lapangan Barigas Mapolda Kalteng, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang diikuti ribuan peserta itu berlangsung meriah. Gubernur hadir bersama Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, didampingi Penjabat […]

  • Selama Ramadan, Pemko Palangka Raya Terapkan Skema Pembelajaran Khusus PAUD hingga SMP

    Selama Ramadan, Pemko Palangka Raya Terapkan Skema Pembelajaran Khusus PAUD hingga SMP

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya menerapkan skema khusus kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan 1447 Hijriah untuk seluruh satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta. Kebijakan ini dirancang agar proses pendidikan tetap berjalan seiring dengan penguatan pembinaan karakter dan nilai keagamaan peserta didik. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, […]

  • Pemprov Kalteng Perkuat Kapasitas ASN Wujudkan Pelayanan Publik Berbasis HAM

    Pemprov Kalteng Perkuat Kapasitas ASN Wujudkan Pelayanan Publik Berbasis HAM

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai fondasi mewujudkan pelayanan publik yang adil, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi ASN Tahun 2026 yang dibuka Penjabat Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, […]

expand_less