Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Marka Biru Viral Bikin Gubernur Kalteng Malu, Proyek Kini Masuk Meja Evaluasi

Marka Biru Viral Bikin Gubernur Kalteng Malu, Proyek Kini Masuk Meja Evaluasi

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Polemik marka jalan berwarna biru yang viral di sejumlah ruas protokol Kota Palangka Raya akhirnya memicu respons langsung dari Gubernur Agustiar Sabran. Di tengah derasnya kritik publik, orang nomor satu di Kalimantan Tengah itu mengaku kecewa dan menyebut persoalan tersebut sebagai tamparan bagi pemerintah daerah.

Pekerjaan yang berada di bawah pengelolaan Dinas PUPR Provinsi Kalteng itu sebelumnya menuai perdebatan setelah warna marka dinilai tidak lazim dan memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai fungsi, dasar teknis, hingga penggunaan anggaran.

Nilai pekerjaan disebut bervariasi, mulai ratusan juta rupiah hingga mendekati Rp500 juta, bergantung pada panjang ruas jalan yang dikerjakan.

Agustiar tidak menutupi reaksinya. Bahkan, ia secara terbuka menyampaikan rasa malu atas polemik yang berkembang.

“Yang paling kecewa itu kami. Saya malu. Ini pekerjaan pemerintah, menggunakan uang rakyat. Tentu masyarakat berhak menilai dan kami wajib mengevaluasi,” ujarnya, di Istan Isen Mulang, Selasa (19/5/2026) sore.

Pernyataan itu sekaligus menandai perubahan sikap pemerintah dari sekadar klarifikasi menjadi evaluasi terbuka. Pemerintah Provinsi kini menyerahkan penanganan awal kepada Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan lapangan.

Tim pemeriksa disebut telah turun mengumpulkan data, menelaah pelaksanaan pekerjaan, hingga menyiapkan laporan yang nantinya menjadi dasar rekomendasi kepada gubernur.

Meski mendapat sorotan tajam, Agustiar meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan resmi. Ia menegaskan keputusan tidak akan diambil berdasarkan tekanan publik semata.

“Kami tidak bisa langsung berhenti begitu saja. Ada aturan, ada SOP, dan semua harus melalui mekanisme,” katanya.

Namun gubernur juga memberi sinyal bahwa proyek tidak akan dibiarkan berjalan tanpa koreksi. Dua opsi kini terbuka: penghentian pekerjaan atau melanjutkan dengan evaluasi menyeluruh.

Di balik kontroversi itu, pemerintah menjelaskan proyek awalnya dirancang untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pesepeda dan pengendara roda dua.

“Niatnya untuk keselamatan. Tapi kalau menimbulkan polemik, itu berarti ada yang harus diperbaiki. Ini jadi pelajaran besar untuk semua proyek pemerintah,” tegasnya.

Kasus marka biru kini tidak lagi sekadar soal warna di atas aspal. Ia berubah menjadi ujian transparansi, akuntabilitas anggaran, dan sensitivitas pemerintah terhadap respons publik. Masyarakat kini menunggu: apakah evaluasi berujung perbaikan, atau justru membuka persoalan baru di balik proyek tersebut. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kalteng Soroti Kualitas Belanja Daerah, Program Pemprov Dinilai Belum Berdampak Maksimal

    DPRD Kalteng Soroti Kualitas Belanja Daerah, Program Pemprov Dinilai Belum Berdampak Maksimal

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti kualitas belanja daerah Pemerintah Provinsi Kalteng dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Legislator menilai sejumlah program pemerintah masih belum sepenuhnya memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sorotan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Senin (11/5/2026), melalui laporan […]

  • Wagub Edy Ajak Deprindo Bersinergi Wujudkan Pembangunan Perumahan di Kalteng

    Wagub Edy Ajak Deprindo Bersinergi Wujudkan Pembangunan Perumahan di Kalteng

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 36
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya membangun kolaborasi dengan pelaku usaha sektor properti sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu mitra strategis yang diharapkan berperan aktif adalah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Developer Properti Indonesia (Deprindo) Kalimantan Tengah. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo […]

  • Dudung Buka Kartu di Hadapan Dubes Belanda, Investasi hingga Ketahanan Pangan Jadi Sorotan

    Dudung Buka Kartu di Hadapan Dubes Belanda, Investasi hingga Ketahanan Pangan Jadi Sorotan

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 104
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah Indonesia mengirim sinyal kuat kepada dunia internasional. Di hadapan Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman memaparkan langsung arah pembangunan nasional di era Presiden Prabowo Subianto, mulai dari program Makan Bergizi Gratis hingga agenda besar memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional. […]

  • DPRD Bongkar Dugaan Pelanggaran PT Binasawit Abadi Pratama, Konflik Lahan 29 Tahun Belum Tuntas

    DPRD Bongkar Dugaan Pelanggaran PT Binasawit Abadi Pratama, Konflik Lahan 29 Tahun Belum Tuntas

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Konflik lahan antara masyarakat Desa Sebabi dan Bangkal dengan PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) kembali memicu sorotan tajam. Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Parimus, SE., secara terbuka mempertanyakan legalitas aktivitas perusahaan yang disebut telah melakukan replanting di tengah sengketa lahan dan tuntutan plasma yang belum pernah diselesaikan selama hampir tiga dekade. Pernyataan […]

  • Sidang Isbat Digelar Sore Ini, Pemerintah Tentukan Awal Ramadan 1447 H

    Sidang Isbat Digelar Sore Ini, Pemerintah Tentukan Awal Ramadan 1447 H

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah kembali menggelar forum resmi yang akan menjadi penentu awal ibadah puasa tahun ini. Kementerian Agama (Kemenag) menjadwalkan Sidang Isbat penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Forum ini akan menentukan secara resmi kapan umat Islam di Indonesia mulai menjalankan ibadah puasa. Kemenag menyusun […]

  • Delapan Bandara Sempat Lumpuh, Ini Kabar Terbaru Erupsi Anak Krakatau

    Delapan Bandara Sempat Lumpuh, Ini Kabar Terbaru Erupsi Anak Krakatau

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 34
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan mulai mereda, tapi bukan berarti pemerintah bisa bernapas lega. Delapan bandara sempat merasakan dampaknya, dan pemantauan pun terus digenjot dari berbagai sisi — darat, udara, hingga laut. Perkembangan ini dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto melalui konferensi video bersama jajaran penanganan bencana dari […]

expand_less