BNN Run 2026 Gaungkan Perang Melawan Narkoba
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sen, 29 Jun 2026
- visibility 15
- comment 0 komentar

Gubernur Agustiar Sabran saat mengikuti BNN Run 2026.
DAYABORNEO, Palangka Raya – Ribuan warga memadati kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (28/6/2026), untuk mengikuti BNN Run 2026 dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Di balik semarak olahraga pagi itu, terselip pesan tegas: perang melawan narkoba tidak boleh berhenti.
Sekitar 3.000 peserta dilepas langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah Mada Roostanto. Hadir pula jajaran Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden, Kepala BNN Kota Palangka Raya I Wayan Korna, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Mengangkat tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga kampanye masif untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman nyata yang dapat merusak masa depan bangsa apabila tidak dihadapi secara bersama-sama.
“BNN Run ini bukan sekadar olahraga. Ini adalah ajakan kepada seluruh masyarakat untuk membangun pola hidup sehat sekaligus memperkuat komitmen melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” tegas Agustiar.
Menurutnya, keluarga, sekolah, komunitas, organisasi masyarakat, hingga pemerintah harus bergerak dalam satu barisan untuk mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini.
Agustiar menilai cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 hanya akan tercapai jika generasi mudanya tumbuh sehat, cerdas, produktif, dan terbebas dari jerat barang haram yang merusak masa depan.
Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah Mada Roostanto mengatakan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional harus menjadi momentum memperkuat kesadaran kolektif bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Antusiasme ribuan peserta yang berasal dari pelajar, mahasiswa, komunitas olahraga, ASN, hingga masyarakat umum menunjukkan bahwa pesan hidup sehat dan gerakan antinarkoba mendapat dukungan luas.
BNN Run 2026 pun menjadi lebih dari sekadar lomba lari. Dari jantung Kota Palangka Raya, pemerintah dan masyarakat mengirim satu pesan yang sama: jangan beri ruang bagi narkoba merampas masa depan generasi Kalimantan Tengah. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar