Hasupa Hasundau IKAPTK Kalteng Jadi Ruang Transfer Nilai Kepamongprajaan Antar Generasi
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Ming, 28 Des 2025
- visibility 219
- comment 0 komentar

Ketua IKAPTK Provinsi Kalteng Perdie M Yoseph saat bersalaman dengan Praja IPDN.
DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah dinamika birokrasi yang terus berkembang, penguatan nilai kebersamaan dan etika kepamongprajaan lintas generasi dinilai menjadi kebutuhan mendesak.
Berangkat dari semangat tersebut, Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Hasupa Hasundau dan Silaturahmi Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan bersama Praja IPDN Tahun 2025, Sabtu (27/12/2025) malam.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran yang diwakili Staf Ahli Yuas Elko mengatakan, Hasupa Hasundau merupakan tradisi luhur masyarakat Dayak yang mengandung makna pertemuan, kebersamaan, dan penguatan ikatan persaudaraan.
“Momentum ini menjadi sangat istimewa karena mempertemukan para Purna Praja lintas angkatan dengan adik-adik Praja IPDN sebagai generasi penerus,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Bagi saya, alumni kepamongprajaan adalah tulang punggung birokrasi pemerintahan. Saudara-saudara adalah perekat persatuan bangsa sekaligus motor penggerak roda pemerintahan di daerah,” tegasnya.
Menurutnya, di pundak para Pamong Praja inilah kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik dititipkan. Karena itu, ia menilai kegiatan silaturahmi seperti Hasupa Hasundau memiliki nilai penting sebagai ruang transfer pengalaman, nilai, dan etika kepamongprajaan dari para senior kepada generasi muda.
“Tantangan birokrasi saat ini tidak lagi bisa dihadapi dengan cara-cara lama. Kita membutuhkan aparatur yang profesional, responsif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berpegang teguh pada nilai integritas,” kata Yuas Elko.
Kepada Praja IPDN, ia berpesan agar memanfaatkan momen tersebut untuk belajar langsung dari para Purna Praja.
“Dunia kerja dan pengabdian di tengah masyarakat memiliki dinamika yang berbeda dengan teori di kelas. Belajarlah melayani dengan ketulusan, namun tetap tegas dan konsisten dalam menegakkan aturan,” pesannya.
Sementara itu, Ketua IKAPTK Provinsi Kalteng Perdie M Yoseph menyampaikan bahwa kegiatan Hasupa Hasundau digelar dari, oleh, dan untuk keluarga besar alumni kepamongprajaan.
“Ini adalah ruang kebersamaan kita untuk memperkuat konsolidasi internal, memperbarui database alumni, serta memastikan koordinasi antar Pamong Praja berjalan lebih cepat dan efektif,” ungkapnya.
Ia berharap solidaritas IKAPTK tidak berhenti pada ikatan almamater semata, tetapi mampu menjadi kekuatan kolektif yang berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Kalimantan Tengah yang Berkah, Maju, dan Sejahtera. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar