Rabu, 29 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Khofifah Dorong Sinergi Kalteng–Jatim Lewat Misi Dagang

Khofifah Dorong Sinergi Kalteng–Jatim Lewat Misi Dagang

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya — Misi dagang dan investasi antara Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Tengah terus menunjukkan peran strategis dalam memperkuat jejaring konektivitas antardaerah. Kegiatan ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi wadah mempererat kolaborasi lintas sektor demi kemajuan bersama.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pentingnya membangun hubungan yang saling melengkapi antarprovinsi. Ia menyebut bahwa tidak ada daerah yang bisa berkembang sendiri tanpa dukungan wilayah lain.

“Kita harus tumbuh bersama, berkembang bersama, maju bersama, dan sejahtera bersama. Kekuatan Kalimantan Tengah memberikan komplementaritas besar bagi Jawa Timur dan daerah lain,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Khofifah menjelaskan bahwa misi dagang ini menjadi bagian dari upaya merajut persatuan nasional melalui penguatan kerja sama ekonomi. Menurutnya, membangun konektivitas tidak cukup hanya melalui hubungan antarpemerintah, tetapi juga melibatkan berbagai elemen strategis, termasuk generasi muda.

Ia mengungkapkan bahwa pada waktu yang sama, organisasi ekstra kampus dari kelompok Cipayung Jawa Timur dan Kalimantan Tengah juga menggelar pertemuan. Forum tersebut, kata Khofifah, menjadi ruang penting bagi para pemuda untuk merumuskan gagasan dan rekomendasi demi masa depan bangsa.

“Mereka adalah social capital yang kuat, penggerak perubahan yang akan menjaga arah pembangunan bangsa tetap berada pada koridor yang baik,” katanya.

Lebih lanjut, Khofifah menekankan bahwa forum ini bukan sekadar transaksi dagang, melainkan bagian dari upaya memperkuat persaudaraan kebangsaan secara substantif. Ia mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

Hingga siang hari, nilai transaksi yang tercatat dalam misi dagang tersebut telah mencapai lebih dari Rp2 miliar dan masih berpotensi terus bertambah. Khofifah memastikan bahwa komunikasi antara pelaku usaha akan tetap berlanjut melalui pembentukan desk di masing-masing provinsi.

Ia pun mengundang Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk melakukan kunjungan balasan ke Jawa Timur sebagai bentuk penguatan kerja sama berkelanjutan di masa mendatang. (red-neha)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dishut Tak Punya Alasan Cuci Tangan Lindungi Hutan

    Dishut Tak Punya Alasan Cuci Tangan Lindungi Hutan

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Pernyataan bahwa penindakan kejahatan kehutanan bukan kewenangan Dinas Kehutanan (Dishut) patut dikritisi secara serius. Dalam konteks kerusakan hutan yang kian masif, narasi semacam ini justru berisiko memperlemah kehadiran negara di sektor yang paling rentan terhadap kejahatan terorganisir. Negara tidak pernah merancang sistem perlindungan hutan sebagai mekanisme yang sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian. Dalam kerangka hukum kehutanan, […]

  • Gubernur Kalteng Berangkatkan 323 Penumpang Bus Gratis Nataru

    Gubernur Kalteng Berangkatkan 323 Penumpang Bus Gratis Nataru

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menghadirkan layanan transportasi publik bagi masyarakat melalui program Angkutan Bus Gratis dalam rangka menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Program tersebut ditandai dengan pelepasan sembilan unit bus oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di Pos Terpadu Polisi Kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (22/12/2025). Kepala […]

  • UPR Cetak Guru Besar Baru, Riset Gambut Didorong Jadi Senjata Hadapi Krisis Pangan Kalteng

    UPR Cetak Guru Besar Baru, Riset Gambut Didorong Jadi Senjata Hadapi Krisis Pangan Kalteng

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 194
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Universitas Palangka Raya (UPR) kembali menegaskan perannya sebagai motor intelektual daerah dengan mengukuhkan Guru Besar di bidang agribisnis dan pertanian berkelanjutan. Di tengah ancaman krisis pangan dan tekanan terhadap ekosistem gambut, dunia kampus didorong tidak hanya melahirkan teori, tetapi solusi nyata. Rektor UPR Salampak secara resmi mengalungkan gordon kepada Evi Feronika […]

  • Katingan Percepat Digitalisasi Keuangan Desa, Aparatur Didorong Tinggalkan Sistem Tunai

    Katingan Percepat Digitalisasi Keuangan Desa, Aparatur Didorong Tinggalkan Sistem Tunai

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Pemerintah Kabupaten Katingan terus memperkuat reformasi tata kelola keuangan desa dengan mendorong penerapan sistem transaksi non-tunai di seluruh pemerintahan desa. Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam membangun pengelolaan anggaran desa yang lebih transparan, akuntabel, dan minim risiko penyimpangan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan peningkatan kapasitas aparatur desa terkait penatausahaan dan […]

  • Kalteng Setor Rp5,56 Triliun ke Negara, Teras Narang: Harus Kembali Dirasakan Daerah

    Kalteng Setor Rp5,56 Triliun ke Negara, Teras Narang: Harus Kembali Dirasakan Daerah

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kalimantan Tengah kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu penopang penerimaan negara. Hingga akhir Mei 2026, penerimaan APBN dari provinsi ini menembus Rp5,56 triliun. Namun, besarnya kontribusi tersebut dinilai belum cukup apabila tidak diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dukungan pembangunan yang lebih besar dari pemerintah pusat. Sorotan itu disampaikan anggota DPD RI […]

  • Ketika Pertanyaan Publik Dianggap Provokasi

    Ketika Pertanyaan Publik Dianggap Provokasi

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Polemik marka jalan biru di Kota Palangka Raya sejatinya bukan lagi sekadar soal cat yang memudar. Persoalan itu telah berkembang menjadi isu tentang transparansi, kualitas pekerjaan publik, dan cara pejabat merespons pertanyaan masyarakat. Karena itu, publik tentu terkejut ketika Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Arton S. Dohong, justru melontarkan kalimat bernada sinis kepada wartawan yang mempertanyakan […]

expand_less