Kamis, 30 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » KPK Sulap Barang Rampasan Korupsi Senilai Rp3,6 Miliar Jadi Aset Produktif

KPK Sulap Barang Rampasan Korupsi Senilai Rp3,6 Miliar Jadi Aset Produktif

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
  • visibility 104
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong pendekatan baru dalam pemberantasan korupsi: tidak hanya menindak pelaku, tetapi memastikan hasil sitaan negara kembali memberi manfaat langsung bagi rakyat. Melalui skema hibah, KPK menyerahkan aset rampasan senilai Rp3,6 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir untuk memperkuat pembangunan sektor strategis daerah.

Aset berupa 13 bidang tanah itu akan diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan, pengembangan hilirisasi komoditas kelapa, pembangunan fasilitas publik, hingga kebutuhan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat.

Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, menegaskan pemanfaatan aset rampasan kini menjadi bagian penting dari strategi pemulihan keuangan negara.

“Aset hasil korupsi tidak boleh berhenti sebagai catatan perkara. Kami ingin aset itu kembali bekerja—memberi manfaat ekonomi, mendukung pembangunan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Mungki, Rabu (6/5/2026).

Ia mengungkapkan, proses hibah kali ini berjalan sangat cepat. Jika biasanya memerlukan waktu bertahun-tahun karena panjangnya birokrasi administrasi, KPK berhasil menuntaskan seluruh tahapan hanya dalam waktu empat bulan sejak Januari 2026.

Percepatan ini dinilai penting agar barang rampasan negara tidak menjadi aset mati yang terbengkalai, melainkan segera diubah menjadi instrumen pembangunan produktif.

Seluruh aset tersebut berasal dari penyitaan dalam perkara korupsi mantan pejabat daerah yang tidak mampu memenuhi kewajiban penggantian kerugian negara. Melalui proses hukum berkekuatan tetap, negara kemudian mengambil alih aset tersebut untuk dimanfaatkan kembali secara legal dan terbuka.

“Korupsi bukan hanya soal hukuman badan. Negara akan menelusuri, menyita, dan mengembalikan hasil kejahatan itu untuk kepentingan publik,” tegas Mungki.

Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Herman, menyambut hibah itu sebagai momentum penting bagi percepatan pembangunan daerah.

“Kepercayaan ini akan kami jawab dengan pengelolaan yang bertanggung jawab dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Lewat langkah ini, KPK menegaskan satu pesan: hasil korupsi akan dirampas negara, lalu dikembalikan menjadi kekuatan baru untuk pembangunan rakyat. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Dorong Percepatan Kampung Nelayan Merah Putih, Tahap Awal Capai 50 Persen

    Prabowo Dorong Percepatan Kampung Nelayan Merah Putih, Tahap Awal Capai 50 Persen

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas untuk mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai bagian dari strategi penguatan sektor perikanan nasional, Kamis (12/2/2026). Pemerintah menargetkan kawasan ini menjadi motor penggerak ekonomi pesisir yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi hingga distribusi hasil tangkapan. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono […]

  • Kecelakaan Lalu Lintas Nataru 2026 di Kalteng Turun 16 Persen

    Kecelakaan Lalu Lintas Nataru 2026 di Kalteng Turun 16 Persen

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 86
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pelaksanaan Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Kalimantan Tengah mencatat capaian positif pada aspek keselamatan lalu lintas. Selama periode Nataru, angka kecelakaan lalu lintas tercatat menurun sebesar 16 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Capaian tersebut terungkap dalam Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) […]

  • Pemprov Kalteng Pasang Arah Ekonomi Agresif Usai LPI 2025 BI

    Pemprov Kalteng Pasang Arah Ekonomi Agresif Usai LPI 2025 BI

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tidak ingin sekadar menjadi penonton di tengah perlambatan ekonomi global. Merespons peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 Bank Indonesia, Pemprov Kalteng secara tegas memasang arah pembangunan ekonomi yang lebih agresif: hilirisasi dipercepat, investasi dipermudah, dan ketahanan ekonomi daerah diperkuat. Sikap ini disampaikan melalui sambutan tertulis Gubernur Kalimantan […]

  • BPJS Warga Miskin Tak Boleh Disentuh Efisiensi: Pemprov Kalteng Bayari 650 Ribu Jiwa

    BPJS Warga Miskin Tak Boleh Disentuh Efisiensi: Pemprov Kalteng Bayari 650 Ribu Jiwa

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil posisi tegas dalam melindungi hak kesehatan masyarakat miskin. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemprov memastikan iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 650 ribu jiwa warga tidak mampu tetap dibayarkan penuh. Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bahkan memperingatkan pemerintah kabupaten/kota agar tidak menjadikan sektor kesehatan sebagai korban pemangkasan […]

  • Pemprov Kalteng Dukung Penguatan Samapta Polda Kalteng

    Pemprov Kalteng Dukung Penguatan Samapta Polda Kalteng

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengirim pesan tegas bahwa pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan jalan, jembatan, dan investasi. Di balik seluruh agenda pembangunan, ada satu fondasi yang tidak bisa ditawar: keamanan dan ketertiban masyarakat. Pesan itu mengemuka saat Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden mewakili Gubernur Agustiar Sabran menghadiri peresmian […]

  • Pemprov Kalteng Akui Gunakan Dana Reboisasi untuk Tutup Kewajiban APBD 2025

    Pemprov Kalteng Akui Gunakan Dana Reboisasi untuk Tutup Kewajiban APBD 2025

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 mulai memasuki tahap krusial. Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Tengah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membedah penggunaan anggaran, termasuk terungkapnya pemanfaatan sementara Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR) untuk menutup kewajiban pembayaran pemerintah daerah yang telah jatuh tempo. Rapat berlangsung di Ruang Rapat […]

expand_less