Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti keras carut-marut tata kelola sektor perkebunan di Kalimantan Tengah. Dalam evaluasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, legislatif menilai penyelesaian konflik perkebunan berjalan lambat, sementara pengawasan terhadap perusahaan besar swasta masih menyisakan banyak persoalan di lapangan.

Sorotan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Senin (11/5/2026), saat DPRD membeberkan berbagai catatan strategis terhadap kinerja pemerintah provinsi.

Juru Bicara DPRD Kalteng, H. Sudarsono, mengungkapkan bahwa progres penyelesaian konflik perkebunan hingga kini baru mencapai 26,31 persen. Angka tersebut dinilai belum menunjukkan langkah signifikan di tengah tingginya potensi konflik agraria di wilayah perkebunan sawit Kalimantan Tengah.

“Penyelesaian konflik perkebunan harus dipercepat dan dilakukan lebih serius. Pemerintah juga perlu memperkuat perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan,” ujar Sudarsono.

DPRD menilai sektor perkebunan selama ini lebih banyak berorientasi pada produksi dan investasi, sementara aspek perlindungan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan belum sepenuhnya menjadi prioritas utama.

Tak hanya itu, DPRD juga menyinggung lambannya proses sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) yang dianggap penting untuk memastikan perusahaan sawit menjalankan prinsip tata kelola berkelanjutan.

Dalam laporan tersebut, DPRD turut mengingatkan pemerintah agar tidak lemah dalam menegakkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Perkebunan Berkelanjutan, terutama terkait kewajiban perusahaan membangun kebun plasma 20 persen untuk masyarakat sekitar.

“Ketentuan plasma wajib ditegakkan secara konsisten. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri,” tegasnya.

Selain persoalan plasma, DPRD juga menyoroti aktivitas perusahaan perkebunan yang masih melakukan penanaman di kawasan sempadan sungai atau buffer zone. Kondisi itu dinilai berpotensi mengancam lingkungan serta memperbesar risiko kerusakan kawasan penyangga sungai di Kalimantan Tengah.

DPRD meminta Pemprov Kalteng memperkuat pengawasan terhadap PBS dan memastikan seluruh aktivitas perkebunan berjalan sesuai aturan lingkungan hidup.

Legislatif menegaskan evaluasi terhadap sektor perkebunan tidak boleh berhenti sebatas laporan administratif, melainkan harus diwujudkan melalui langkah konkret untuk menyelesaikan konflik lahan, melindungi hak masyarakat, dan menjaga keberlanjutan lingkungan daerah. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMP Kalteng 2026 Naik 6,12 Persen

    UMP Kalteng 2026 Naik 6,12 Persen

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Tahun 2026 sebesar 6,12 persen melalui SK Gubernur Nomor 188.44/477/2025. Dengan penetapan tersebut, UMP Kalteng 2026 menjadi Rp3.686.138 per bulan, meningkat Rp212.516 dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk tingkat sektoral, UMSP sektor pertambangan ditetapkan sebesar Rp3.714.130, […]

  • Kalteng Dilanda Tekanan Harga, Inflasi April Tercatat 3,66 Persen

    Kalteng Dilanda Tekanan Harga, Inflasi April Tercatat 3,66 Persen

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Tekanan harga di Kalimantan Tengah kian terasa. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) April 2026 mencapai 3,66 persen, angka yang menegaskan tren kenaikan harga belum mereda. Kabupaten Kapuas bahkan mencatat lonjakan tertinggi hingga 3,97 persen, menjadi wilayah dengan tekanan inflasi paling kuat. Kenaikan ini mendorong Indeks Harga Konsumen (IHK) […]

  • KPK Geledah PN Depok dan Sita Uang 50 Ribu Dolar AS

    KPK Geledah PN Depok dan Sita Uang 50 Ribu Dolar AS

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang wajah lembaga peradilan. Tim penyidik menggeledah kantor dan rumah dinas Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok dan mengamankan uang tunai senilai 50.000 dolar Amerika Serikat, Selasa (10/2/2026). Temuan tersebut mempertebal dugaan praktik korupsi dalam penanganan perkara sengketa lahan yang kini menyeret pimpinan pengadilan. Juru Bicara KPK Budi […]

  • Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp6,62 Triliun Hasil Denda Kehutanan

    Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp6,62 Triliun Hasil Denda Kehutanan

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 158
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan uang hasil penagihan denda administratif kehutanan dan penyelamatan keuangan negara dari perkara tindak pidana korupsi yang ditangani Kejaksaan RI dengan total nilai mencapai Rp6,62 triliun. Kegiatan tersebut berlangsung di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Uang sebesar Rp6,62 triliun tersebut terdiri atas dua sumber […]

  • Di Tengah Tuntutan Menjaga Hutan, Ini Deretan Prestasi Kepala Dishut Kalteng

    Di Tengah Tuntutan Menjaga Hutan, Ini Deretan Prestasi Kepala Dishut Kalteng

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di saat sorotan publik terhadap isu deforestasi, konflik lahan, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah (Dishut Kalteng) justru menutup tahun 2025 dengan catatan prestasi yang tak bisa dipandang sebelah mata. Sepanjang 2025, Dishut Kalteng meraih sejumlah penghargaan strategis, baik di tingkat nasional maupun daerah. Capaian ini sekaligus menjadi penanda bahwa upaya menjaga […]

  • Pemprov Kalteng Buka Rute Baru Wings Air Untuk Percepatan Ekonomi Daerah

    Pemprov Kalteng Buka Rute Baru Wings Air Untuk Percepatan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong percepatan konektivitas wilayah melalui transportasi udara. Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung secara resmi membuka penerbangan perdana Wings Air untuk rute Palangka Raya–Pangkalan Bun (PKY–PKN) serta Muara Teweh–Banjarmasin (HMS–BDJ) di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Rabu (11/3/2026). Peresmian tersebut […]

expand_less