Jam Pelajaran Sekolah di Kalteng Dipangkas, Ini Alasan di Baliknya
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Rab, 19 Agu 2026
- visibility 29
- comment 0 komentar

Surat Edaran Disdik Kalteng.
PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Siswa di sejumlah sekolah Kalimantan Tengah mulai pekan ini bakal pulang lebih awal. Bukan karena libur, tapi karena setiap jam pelajaran kini dipersingkat, dari yang biasanya 45 menit menjadi hanya 30 menit. Kebijakan ini bukan tanpa sebab: kabut asap yang kian tebal di sejumlah wilayah dinilai sudah mengganggu proses belajar mengajar.
Aturan tersebut tertuang dalam surat resmi Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah nomor 400.3.1/4480/Disdik.PSMK.01/2026 tertanggal 18 Agustus 2026, yang ditujukan kepada seluruh Kepala SMA, SMK, dan SKh se-Kalimantan Tengah. Surat itu ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Reza Prabowo.
Dalam suratnya, disebutkan alasan pemangkasan jam belajar itu adalah karena “kabut asap semakin tebal sehingga dapat mengganggu kegiatan Proses Belajar Mengajar di sekolah serta kesehatan peserta didik”. Kebijakan ini melengkapi surat sebelumnya, tertanggal 27 Juli 2026, yang sudah lebih dulu mengingatkan sekolah soal situasi kabut asap.
Namun pemangkasan jam pelajaran ini tidak berlaku untuk semua sekolah. Hanya sekolah yang benar-benar terdampak kabut asap yang wajib menerapkannya. “Bagi sekolah yang tidak berdampak kabut asap melaksanakan jam tatap muka seperti biasa,” demikian bunyi salah satu poin dalam surat tersebut — artinya, tiap sekolah harus menilai sendiri kondisi udara di lingkungannya.
Selain memangkas jam pelajaran, sekolah terdampak juga diminta meniadakan upacara bendera dan apel di lapangan, mengurangi aktivitas siswa di luar ruangan, serta mewajibkan pemakaian masker. Sekolah bahkan diminta menyiapkan tabung oksigen di ruang UKS untuk berjaga-jaga jika ada siswa yang mengalami gangguan pernapasan.
Kepala sekolah juga wajib melaporkan perkembangan kondisi kabut asap di lingkungan sekolahnya secara berkala. Begitu asap dinyatakan membaik, jam pelajaran dipastikan akan kembali normal seperti sedia kala. (fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar