Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » KPK Bongkar Celah Korupsi Kehutanan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp355 Triliun

KPK Bongkar Celah Korupsi Kehutanan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp355 Triliun

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat langkah pencegahan korupsi di sektor kehutanan dengan meluncurkan dua kajian strategis yang menyoroti tata niaga kayu dan pelepasan kawasan hutan. Langkah ini dinilai mendesak di tengah besarnya potensi kebocoran penerimaan negara serta masih tingginya angka perkara korupsi yang membelit sektor pengelolaan sumber daya alam tersebut.

Peluncuran kajian dilakukan dalam Kick Off Meeting yang digelar Direktorat Pencegahan dan Monitoring KPK di Auditorium Randy Yusuf, Gedung ACLC KPK, Jakarta, Rabu (29/4/2026). Forum ini menjadi titik awal penyusunan rekomendasi perbaikan tata kelola kehutanan yang lebih konkret, terukur, dan operasional.

Dua kajian yang disiapkan KPK meliputi Identifikasi Potensi Korupsi dalam Tata Niaga dan Hilirisasi Produk Hasil Hutan (Kayu) serta Kerentanan Korupsi pada Tata Kelola Pelepasan Kawasan Hutan. Keduanya difokuskan untuk memetakan titik rawan praktik korupsi dari hulu ke hilir, sekaligus mendorong reformasi sistem pengawasan dan regulasi.

Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin, menegaskan bahwa pemberantasan korupsi di sektor kehutanan tidak cukup hanya melalui penindakan hukum, melainkan harus dibarengi pembenahan sistemik.

“Sektor kehutanan memiliki nilai strategis dan ekonomi yang sangat besar. Karena itu, pengelolaannya harus transparan, akuntabel, dan berintegritas,” ujarnya.

Urgensi pembenahan itu diperkuat oleh temuan KPK pada kajian 2025 terkait optimalisasi PNBP kehutanan dari kayu bulat yang mencatat potensi kehilangan penerimaan negara mencapai Rp355,34 triliun sepanjang 2015–2023. Selain itu, selama periode 2004–2020, KPK menangani 688 perkara korupsi di sektor kehutanan, dengan sekitar 58 persen atau 396 kasus didominasi tindak pidana suap.

KPK juga mengungkap, pada 2025 masih ditemukan indikasi praktik korupsi yang melibatkan korporasi dalam pengelolaan kawasan hutan. Fakta ini menunjukkan persoalan korupsi kehutanan telah berkembang menjadi pola yang sistemik.

Untuk memperkuat kajian, KPK menggandeng Kementerian Kehutanan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan guna menyinergikan data, menyelaraskan kebijakan, dan memperkuat pengawasan lintas sektor.

Dua kajian tersebut ditargetkan rampung pada 2026 dan diharapkan menjadi pijakan reformasi tata kelola kehutanan nasional—bukan hanya untuk menutup celah korupsi, tetapi juga menyelamatkan penerimaan negara serta memastikan keberlanjutan hutan Indonesia. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPJS Warga Miskin Tak Boleh Disentuh Efisiensi: Pemprov Kalteng Bayari 650 Ribu Jiwa

    BPJS Warga Miskin Tak Boleh Disentuh Efisiensi: Pemprov Kalteng Bayari 650 Ribu Jiwa

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil posisi tegas dalam melindungi hak kesehatan masyarakat miskin. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemprov memastikan iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 650 ribu jiwa warga tidak mampu tetap dibayarkan penuh. Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bahkan memperingatkan pemerintah kabupaten/kota agar tidak menjadikan sektor kesehatan sebagai korban pemangkasan […]

  • Anak Krakatau Mengamuk, Empat Bandara Ditutup!

    Anak Krakatau Mengamuk, Empat Bandara Ditutup!

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Erupsi Gunung Anak Krakatau mulai mengusik aktivitas penerbangan. Sebaran abu vulkanik dari gunung api di Selat Sunda membuat empat bandara di Jawa dan Lampung menghentikan operasional sementara pada Minggu (6/9) pagi. Empat bandara yang terdampak yakni Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, dan Budiarto Curug. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap […]

  • Ini Penyebab Kapuas Inflasi Tertinggi 5,15 persen pada Mei 2026

    Ini Penyebab Kapuas Inflasi Tertinggi 5,15 persen pada Mei 2026

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah kabar turunnya harga sejumlah bahan pangan pada Mei 2026, Kabupaten Kapuas justru masih menyandang status sebagai daerah dengan inflasi tahunan tertinggi di Kalimantan Tengah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi year-on-year (y-on-y) Kapuas mencapai 5,15 persen, melampaui rata-rata inflasi provinsi yang berada di angka 4,56 persen. Ironisnya, pada periode […]

  • Rahmanto Dorong Konsolidasi Alumni PTKIN, Serukan Peran Strategis untuk Umat dan Bangsa

    Rahmanto Dorong Konsolidasi Alumni PTKIN, Serukan Peran Strategis untuk Umat dan Bangsa

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (IKA PTKIN) menegaskan pentingnya konsolidasi nasional alumni sebagai kekuatan strategis dalam menjawab persoalan keumatan dan kebangsaan. Penegasan ini mengemuka dalam Pertemuan Nasional IKA PTKIN se-Indonesia yang berlangsung pada 23–25 April 2026 di Hotel Luminor Pecenongan, Jakarta Pusat. Forum tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus perumusan […]

  • Publik Pertanyakan Keterbukaan PT GJP dalam Kerja Sama Pengelolaan Pluit Junction

    Publik Pertanyakan Keterbukaan PT GJP dalam Kerja Sama Pengelolaan Pluit Junction

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Rencana optimalisasi pengelolaan Mal Pluit Junction melalui kerja sama antara PT Jakarta Propertindo (Perseroda) dan PT Grha Jaya Pradana (GJP) memantik diskusi di ruang publik. Sejumlah pihak menilai perlu ada keterbukaan lebih luas, terutama menyangkut profil mitra swasta yang terlibat dalam pengelolaan aset milik daerah. Informasi kerja sama tersebut pertama kali disampaikan […]

  • Jaga Persatuan, MUI Serukan Akhiri Polemik JK

    Jaga Persatuan, MUI Serukan Akhiri Polemik JK

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan penghentian polemik atas potongan pernyataan Jusuf Kalla terkait memori peristiwa Ambon. Seruan ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas sosial dan mencegah perpecahan di tengah masyarakat. Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI, Zainut Tauhid Sa’adi, melalui keterangan resminya menegaskan, bahwa agama harus tetap menjadi perekat bangsa, bukan alat yang memperuncing […]

expand_less