Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Muhammadiyah Mantap Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026, Ini Dasar Ilmiah dan Fikihnya

Muhammadiyah Mantap Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026, Ini Dasar Ilmiah dan Fikihnya

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini memicu diskusi publik karena berbeda dengan keputusan pemerintah yang menetapkan awal puasa pada 19 Februari 2026. Muhammadiyah menegaskan keputusan tersebut berdasar pendekatan astronomi global melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Mengutip dari laman resmi Muhammadiyah, pakar falak Muhammadiyah Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar menjelaskan bahwa organisasi menetapkan 1 Ramadhan 1447 H berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah dan penjelasan Majelis Tarjih dan Tajdid. Muhammadiyah kini menjadikan KHGT sebagai rujukan resmi, menggantikan metode wujudul hilal.

“KHGT mengharuskan terpenuhinya parameter posisi hilal pasca-ijtimak dengan ketinggian minimal 5 derajat dan elongasi 8 derajat di mana pun di permukaan bumi,” ujar Arwin.

Ia menyebutkan, parameter tersebut telah terpenuhi di wilayah Alaska, Amerika Serikat, dengan posisi hilal di atas batas minimal yang ditetapkan KHGT. Konjungsi awal Ramadhan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12.01 UTC atau 19.01 WIB. Setelah matahari terbenam di hari yang sama, posisi hilal memenuhi parameter KHGT di Alaska, sehingga Muhammadiyah menetapkan keesokan harinya sebagai 1 Ramadhan.

Arwin menegaskan, perbedaan penetapan dengan pemerintah muncul karena cakupan wilayah dan kriteria yang digunakan berbeda. “Pemerintah menggunakan kriteria MABIMS yang mensyaratkan visibilitas hilal di wilayah Indonesia, sementara KHGT menerapkan prinsip matlak global,” katanya.

Ia menambahkan, KHGT berpijak pada pandangan fikih ittihad al-mathali’ yang memandang ketetapan awal bulan hijriah berlaku global ketika hilal telah terbukti secara definitif di satu titik di bumi. Pendekatan ini, menurutnya, sejalan dengan gagasan kesatuan umat dan sistem waktu Islam yang bersifat universal.

Muhammadiyah memandang perbedaan ini sebagai perbedaan teknis metodologi, bukan perbedaan akidah. Arwin mengajak masyarakat menyikapi perbedaan dengan sikap ilmiah dan saling menghormati. “Masukan dan kritik terhadap KHGT kami terima sebagai bagian dari proses ijtihad dan penyempurnaan konsep kalender Islam yang lebih terpadu,” tegasnya.

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Agustiar Ultimatum OPD: Jangan Main-Main dengan Data Penerima KHBS

    Gubernur Agustiar Ultimatum OPD: Jangan Main-Main dengan Data Penerima KHBS

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 230
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran “memasang alarm” jelang peluncuran Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Dari Aula Serba Guna Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (18/2/2026), ia menekan seluruh OPD, pemerintah kabupaten/kota, hingga relawan agar mengawal distribusi bantuan secara ketat dan bebas manipulasi. “Ini program besar. Jangan main-main dengan data penerima. Kalau koordinasi […]

  • Dihujani Sorotan Publik, BPBD Bartim Buka Fakta di Balik Penghargaan Kontroversial

    Dihujani Sorotan Publik, BPBD Bartim Buka Fakta di Balik Penghargaan Kontroversial

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Tamiang Layang – Polemik penghargaan untuk PT Bartim Coalindo akhirnya meledak ke ruang klarifikasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Damkar Kabupaten Barito Timur angkat bicara secara terbuka dan tegas, menepis tudingan miring yang beredar luas di media sosial. Dalam jumpa pers yang digelar Rabu (11/2/2026) di Kantor BPBD Damkar Bartim, Kepala Pelaksana BPBD Ahmad […]

  • Prabowo Klaim Pangkas Belanja Seremonial, Ratusan Triliun Rupiah Dialihkan ke Program MBG

    Prabowo Klaim Pangkas Belanja Seremonial, Ratusan Triliun Rupiah Dialihkan ke Program MBG

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah pusat mengubah arah belanja negara pada tahun pertama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan menekan pos anggaran yang dinilai minim dampak langsung bagi publik. Presiden menyebut, langkah efisiensi fiskal berhasil mengamankan ratusan triliun rupiah untuk dialihkan ke program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma […]

  • Peresmian 1.179 SPPG dan Gudang Pangan Polri, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Daerah Digeber

    Peresmian 1.179 SPPG dan Gudang Pangan Polri, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Daerah Digeber

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 205
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tancap gas mendukung langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur layanan publik dan ketahanan pangan. Peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri dinilai menjadi “mesin baru” penggerak ekonomi daerah yang dampaknya langsung menyentuh lapangan kerja, logistik, hingga perputaran usaha […]

  • Dari Desa untuk Masa Depan: BBK 7 Unair Asah Literasi dan Numerasi Anak Sekolah

    Dari Desa untuk Masa Depan: BBK 7 Unair Asah Literasi dan Numerasi Anak Sekolah

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 66
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Upaya memperkuat fondasi pendidikan dasar terus digerakkan dari tingkat desa. Tim BBK 7 Universitas Airlangga (UNAIR) hadir di Desa Bakalrejo dengan program bimbingan belajar (bimbel) yang menyasar peningkatan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar sepanjang Januari 2026. Program ini menjadi respons atas masih terbatasnya pendampingan belajar di luar jam sekolah, yang berdampak pada […]

  • Sepanjang 2025, KPK Terima 5.020 Laporan Gratifikasi

    Sepanjang 2025, KPK Terima 5.020 Laporan Gratifikasi

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah menerima 5.020 laporan gratifikasi sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 4.220 laporan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, hingga Rabu (31/12/2025), total objek gratifikasi yang dilaporkan mencapai 5.799 item. “Penerimaan laporan gratifikasi tahun 2025 meningkat cukup tinggi. Tercatat sampai […]

expand_less