Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Sumber Air Terbatas, DPRD Kalteng Dorong Solusi Jangka Panjang Atasi Karhutla

Sumber Air Terbatas, DPRD Kalteng Dorong Solusi Jangka Panjang Atasi Karhutla

  • account_circle fe
  • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayabirneo Persoalan minimnya sumber air di kawasan gambut kembali menjadi sorotan dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, khususnya saat memasuki musim kemarau.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sutik, mengatakan keterbatasan pasokan air di lokasi kebakaran membuat proses pemadaman api menjadi tidak mudah.

“Selama ini untuk memadamkan api saja sulit, karena asupan air di daerah tersebut sangat minim. Itu yang menjadi tantangan di lapangan,” katanya, Senin (3/8/2026).

Ia menuturkan, kondisi gambut yang kering saat kemarau membuat api merambat cepat dan sulit dijinakkan. Petugas gabungan sebenarnya telah bersiaga dan bergerak cepat memadamkan titik api, baik lewat jalur darat maupun menyusuri perairan menggunakan kapal. Namun, kondisi cuaca ekstrem tetap menjadi faktor penghambat utama di lapangan.

Menurut Sutik, sebagian besar lahan yang terbakar berstatus kawasan hutan. Ia menilai perlu ada solusi jangka panjang agar lahan pascakebakaran tidak dibiarkan terbengkalai begitu saja. Salah satu opsi yang ia dorong adalah pemanfaatan lahan gambut untuk tanaman produktif yang cocok dengan karakteristik tanahnya.

“Kalau bisa lahan itu ditanami, supaya ada manfaat dan sekaligus mengurangi risiko kebakaran. Jangan sampai dibiarkan kosong,” ujarnya.

Ia menyebut tanaman karet sebagai salah satu alternatif yang dapat melibatkan masyarakat secara langsung, mengingat izin perkebunan skala besar seperti kelapa sawit di lahan gambut relatif lebih rumit diperoleh.

Lebih lanjut, Sutik menggarisbawahi pentingnya kekompakan warga dalam mencegah karhutla. Ia mencontohkan sejumlah wilayah yang berhasil meminimalkan kebakaran berkat semangat gotong royong menjaga lahan masing-masing.

“Kalau masyarakat kompak, seperti yang terjadi di beberapa daerah, mereka bisa gotong royong menjaga lahannya agar tidak terbakar. Itu yang perlu didorong,” tuturnya.

Ia berharap pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat bersinergi mengelola lahan gambut secara berkelanjutan untuk menekan risiko karhutla di masa depan. (red-fe)

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapuas Paling Tertekan, Inflasi Tembus 5 Persen

    Kapuas Paling Tertekan, Inflasi Tembus 5 Persen

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Tekanan kenaikan harga di Kalimantan Tengah belum merata. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Kabupaten Kapuas menjadi daerah dengan inflasi tertinggi di provinsi ini, sementara Kabupaten Sukamara mencatat laju kenaikan harga paling rendah sepanjang Juni 2026. Selisih inflasi antarwilayah tersebut menjadi sinyal bahwa daya beli masyarakat di setiap daerah menghadapi tekanan […]

  • Khofifah Dorong Sinergi Kalteng–Jatim Lewat Misi Dagang

    Khofifah Dorong Sinergi Kalteng–Jatim Lewat Misi Dagang

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Misi dagang dan investasi antara Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Tengah terus menunjukkan peran strategis dalam memperkuat jejaring konektivitas antardaerah. Kegiatan ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi wadah mempererat kolaborasi lintas sektor demi kemajuan bersama. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pentingnya membangun hubungan yang saling melengkapi […]

  • Kunker ke Tanah Laut, Komisi IV DPRD Kalteng Gali Referensi Penanganan RTLH

    Kunker ke Tanah Laut, Komisi IV DPRD Kalteng Gali Referensi Penanganan RTLH

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 48
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Kunjungan ini bertujuan menggali referensi terkait penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dinilai berjalan efektif di daerah tersebut. Anggota Komisi IV DPRD Kalteng dari Fraksi PKS, Sirajul […]

  • Defisit Rp149 Miliar, DPRD Bongkar Rapuhnya Fiskal Kalteng

    Defisit Rp149 Miliar, DPRD Bongkar Rapuhnya Fiskal Kalteng

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menjadi sorotan tajam. DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mengungkap masih rapuhnya struktur fiskal daerah setelah APBD Tahun Anggaran 2025 ditutup dengan defisit sebesar Rp149,53 miliar. Ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer pemerintah pusat dinilai menjadi persoalan mendasar yang harus segera dibenahi. Temuan tersebut disampaikan dalam Rapat […]

  • RKAB Tambang Dibatasi, DPRD Kalteng Soroti Ancaman Pekerja Dirumahkan hingga PHK

    RKAB Tambang Dibatasi, DPRD Kalteng Soroti Ancaman Pekerja Dirumahkan hingga PHK

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 76
    • 0Komentar

    TAMIANG LAYANG, Dayaborneo – Pembatasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pertambangan mulai menjadi perhatian serius DPRD Kalimantan Tengah karena kebijakan tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas perusahaan dan keberlangsungan pekerjaan para karyawan. Wakil Ketua DPRD Kalteng Junaidi menyoroti persoalan tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Barito Timur. Kunjungan ini […]

  • Prabowo Klaim Pangkas Belanja Seremonial, Ratusan Triliun Rupiah Dialihkan ke Program MBG

    Prabowo Klaim Pangkas Belanja Seremonial, Ratusan Triliun Rupiah Dialihkan ke Program MBG

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah pusat mengubah arah belanja negara pada tahun pertama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan menekan pos anggaran yang dinilai minim dampak langsung bagi publik. Presiden menyebut, langkah efisiensi fiskal berhasil mengamankan ratusan triliun rupiah untuk dialihkan ke program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma […]

expand_less