Jalan Palangka Raya Dipenuhi Pelari, Ini Pesan Gubernur Agustiar di Tambun Bungai Run
- account_circle fe
- calendar_month Sab, 15 Agu 2026
- visibility 27
- comment 0 komentar

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat melepas peserta Tambun Bungai Run
PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Bukan hanya pelari yang memenuhi ruas Jalan Imam Bonjol Palangka Raya, Sabtu (15/8/2026). Ribuan masyarakat ikut meramaikan Tambun Bungai Run, sebuah perhelatan olahraga yang sekaligus menjadi bagian dari perayaan HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran hadir bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Sekda Kalteng Linae Victoria Aden, jajaran Forkopimda, personel TNI-Polri, hingga masyarakat dari berbagai kalangan.
Namun, ada pesan yang lebih besar di balik kegiatan tersebut. Agustiar tidak ingin Tambun Bungai Run sekadar menjadi ajang mengejar catatan waktu dan medali.
Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini justru dapat menjadi ruang untuk mempertemukan TNI dan masyarakat dalam suasana yang lebih dekat.
“Ini bukan sekadar tentang mengukur kecepatan kaki atau mengumpulkan medali. Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, sekaligus menjadi simbol kokohnya kemitraan TNI dan rakyat,” kata Agustiar.
Ia menilai hubungan TNI dan rakyat menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga keamanan sekaligus membangun Kalimantan Tengah.
Agustiar juga menyoroti tren olahraga lari yang semakin berkembang. Menurutnya, lari kini tidak lagi sebatas aktivitas menjaga kebugaran, tetapi telah berubah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, terutama generasi muda.
“Olahraga lari telah bergeser dari sekadar latihan fisik menjadi sebuah gaya hidup dan gerakan sosial yang positif, khususnya di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan mengutamakan keamanan.
“Mari kita menikmati kegiatan Tambun Bungai Run ini dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Tambun Bungai Run mempertandingkan kategori 5K, 10K, serta 2K untuk penyandang disabilitas. Peserta berasal dari masyarakat umum, TNI, dan Polri.
Rangkaian kegiatan juga diisi pemotongan tumpeng, hiburan, dan pembagian doorprize.
Dari garis start hingga finis, Tambun Bungai Run akhirnya membawa pesan yang lebih jauh dari sekadar olahraga: kemerdekaan dirayakan bersama, TNI dan rakyat berlari dalam satu barisan. (red-fe)
- Penulis: fe

Saat ini belum ada komentar