Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Pemprov Kalteng Akui Gunakan Dana Reboisasi untuk Tutup Kewajiban APBD 2025

Pemprov Kalteng Akui Gunakan Dana Reboisasi untuk Tutup Kewajiban APBD 2025

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 mulai memasuki tahap krusial. Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Tengah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membedah penggunaan anggaran, termasuk terungkapnya pemanfaatan sementara Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR) untuk menutup kewajiban pembayaran pemerintah daerah yang telah jatuh tempo.

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Gabungan DPRD Kalteng, Senin (6/7/2026), dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kalteng Riska Agustin dan dihadiri unsur Banggar, TAPD, serta pimpinan organisasi perangkat daerah.

Mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng Anang Dirjo menegaskan bahwa pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 merupakan tahapan penting setelah laporan keuangan pemerintah daerah memperoleh pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Raperda ini telah disusun sesuai ketentuan dan mengacu pada hasil pemeriksaan BPK. Apabila masih terdapat hal-hal yang memerlukan penjelasan lebih rinci, perangkat daerah terkait siap memberikan klarifikasi dalam pembahasan,” ujar Anang.

Sorotan utama rapat muncul saat Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kalteng, Syayuti, mengungkap adanya penggunaan sementara dana DBH-DR untuk memenuhi kewajiban pembayaran kepada empat perangkat daerah, yakni Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan.

“Karena tagihan sudah jatuh tempo, sementara digunakan dana DBH-DR untuk menutup kewajiban tersebut. Dana itu nantinya wajib dikembalikan sesuai mekanisme yang berlaku,” jelas Syayuti.

Ia menegaskan langkah tersebut dilakukan agar kewajiban pemerintah tidak tertunda, sembari menyiapkan skema pengembalian melalui pemanfaatan SiLPA, optimalisasi pendapatan daerah, hingga menunggu realisasi dana kurang bayar dari pemerintah pusat.

Syayuti juga mengungkapkan sejumlah opsi pembiayaan lain apabila kondisi fiskal memerlukan penguatan, mulai dari pinjaman melalui PT SMI, perbankan, hingga kemungkinan penerbitan obligasi daerah. Namun seluruh alternatif tersebut masih akan dikaji bersama DPRD.

Banggar DPRD Kalteng akan terus mengupas setiap pos anggaran sebelum Panitia Khusus (Pansus) menyampaikan rekomendasi akhir terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025. Pembahasan ini dinilai menjadi momentum penting untuk memastikan setiap rupiah anggaran daerah dikelola secara transparan, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat Kalimantan Tengah. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Kencangkan Kendali Ekonomi RI, Mulai Tata Ulang Devisa dan Ekspor SDA

    Prabowo Kencangkan Kendali Ekonomi RI, Mulai Tata Ulang Devisa dan Ekspor SDA

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Indonesia sedang menghadapi gelombang ketidakpastian ekonomi global yang kian sulit diprediksi. Di tengah tekanan itu, pemerintah mulai bergerak memperkuat benteng pertahanan ekonomi nasional, dari menjaga stabilitas sektor keuangan hingga mengamankan devisa hasil ekspor dan tata kelola sumber daya alam strategis. Hal itu mengemuka dalam pertemuan strategis bersama tokoh ekonomi dan jajaran pejabat […]

  • Presiden Lantik Pimpinan Baru Badan Gizi Nasional

    Presiden Lantik Pimpinan Baru Badan Gizi Nasional

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara, Senin (8/6/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat pelaksanaan program strategis nasional sekaligus memperluas jangkauan kebijakan ketenagakerjaan. Didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Presiden mengambil sumpah […]

  • Nanik Mundur dari BGN, Presiden Prabowo Langsung Siapkan Pengganti

    Nanik Mundur dari BGN, Presiden Prabowo Langsung Siapkan Pengganti

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Istana bergerak cepat merespons mundurnya Nanik Sudaryati Deyang dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Tak ingin terjadi kekosongan di lembaga yang menjadi motor pelaksanaan program gizi nasional, Presiden Prabowo Subianto langsung memutuskan proses pergantian kepemimpinan pada hari yang sama. Kabar pengunduran diri tersebut dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di […]

  • Pengecer Naik Kelas: Saat Dagang BBM Berpindah ke Media Sosial

    Pengecer Naik Kelas: Saat Dagang BBM Berpindah ke Media Sosial

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Tengah memunculkan fenomena baru yang menarik sekaligus memantik ironi. Ketika ruang jual-beli di pinggir jalan perlahan menghilang akibat tekanan kebijakan dan pengawasan, transaksi justru bermigrasi diam-diam ke ruang digital. Pengecer tak lagi menunggu pembeli di depan toko. Kini, mereka “naik kelas” — berdagang lewat pesan instan, media sosial, […]

  • Pendapatan Ngebut, Belanja APBD Kalteng Baru 53,29 Persen

    Pendapatan Ngebut, Belanja APBD Kalteng Baru 53,29 Persen

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 241
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 menunjukkan kinerja yang belum sepenuhnya seimbang antara pendapatan dan belanja. Data terbaru Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI melalui Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 6 Desember 2025 mencatat realisasi pendapatan daerah telah mencapai 66,24 persen, sementara […]

  • Korupsi Program MBG Terbongkar, Eks Kepala BGN Jadi Tersangka

    Korupsi Program MBG Terbongkar, Eks Kepala BGN Jadi Tersangka

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi salah satu proyek strategis pemerintahan untuk meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia kini terseret pusaran dugaan korupsi. Kejaksaan Agung menetapkan tiga petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam perkara tata kelola program MBG periode 2025–2026. Ketiga tersangka adalah mantan Kepala BGN berinisial DH, mantan […]

expand_less