Kamis, 30 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Prabowo Mulai Rapikan Uang Ekspor, Devisa RI Tak Boleh Lagi “Kabur” ke Luar Negeri

Prabowo Mulai Rapikan Uang Ekspor, Devisa RI Tak Boleh Lagi “Kabur” ke Luar Negeri

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta — Pemerintah era Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan sikap keras terhadap arus devisa hasil ekspor (DHE). Hal itu diungkap dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Kamis (21/05/2026).

Prabowo memastikan kebijakan DHE siap diberlakukan awal Juni 2026 demi memperkuat posisi ekonomi nasional di tengah tekanan global.

Kebijakan ini menjadi sinyal bahwa negara tidak ingin lagi hanya menjadi penghasil bahan mentah, sementara keuntungan finansial justru lebih banyak berputar di luar negeri.

Pemerintah menegaskan ekspor komoditas strategis tetap berjalan seperti biasa. Namun kali ini, negara ingin memastikan devisa dari hasil bumi Indonesia benar-benar memberi dampak nyata bagi perekonomian nasional dan penguatan rupiah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan seluruh regulasi pendukung sedang dirampungkan agar implementasi kebijakan berjalan tepat waktu tanpa mengganggu dunia usaha.

“Presiden meminta implementasi berjalan baik, ekspor tetap lancar, tetapi devisa negara juga harus terjaga,” kata Airlangga kepada media usai rapat.

Dalam pembahasan itu, pemerintah turut menyiapkan mekanisme ekspor crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia. Langkah tersebut dipandang sebagai bentuk kontrol negara terhadap sektor-sektor yang selama ini menjadi penyumbang devisa terbesar Indonesia.

Pemerintah juga akan melakukan sosialisasi kepada asosiasi eksportir dan pelaku usaha agar transisi kebijakan tidak memicu gejolak perdagangan.

Di tengah kondisi ekonomi dunia yang belum stabil, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi tambahan untuk menjaga pertumbuhan nasional. Mulai dari opsi work from home selama dua bulan hingga pemberian insentif ekonomi pada kuartal kedua 2026 menjadi bagian dari paket pengamanan ekonomi nasional.

Langkah Prabowo membaca situasi ini dianggap penting. Ketika banyak negara berlomba mempertahankan devisa dan memperkuat mata uangnya, Indonesia kini mulai memperketat kendali terhadap uang hasil ekspor sumber daya alamnya sendiri.(red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Tekan Krisis Sampah Lewat Ekonomi Sirkular

    Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Tekan Krisis Sampah Lewat Ekonomi Sirkular

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Banyumas – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). Kunjungan ini menegaskan dorongan pemerintah terhadap pengelolaan sampah modern berbasis teknologi dan ekonomi sirkular. Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat langsung alur pengolahan sampah dari hulu hingga hilir. Ia mengamati bagaimana teknologi […]

  • Gibran Pastikan Proyek MRT Fase 2A Dikebut

    Gibran Pastikan Proyek MRT Fase 2A Dikebut

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pembangunan transportasi publik modern dengan meninjau langsung progres proyek MRT Jakarta Fase 2A lintas Utara–Selatan, Selasa (12/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat. Mereka meninjau perkembangan konstruksi jalur lanjutan […]

  • Anak Muda Kalteng Harus Kuasai Panggung Ekonomi Kreatif di Kalimantan

    Anak Muda Kalteng Harus Kuasai Panggung Ekonomi Kreatif di Kalimantan

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membuka front baru pembangunan daerah: ekonomi kreatif diposisikan sebagai mesin pertumbuhan masa depan. Mewakili Gubernur Agustiar Sabran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, menegaskan komitmen itu dalam Studium Generale bertema “Ekonomi Kreatif sebagai Pilar Pemberdayaan Generasi Muda” di Aula UIN Palangka Raya, Selasa (10/2/2026). […]

  • DAYA BORNEO: Cara Baru Menikmati Berita

    DAYA BORNEO: Cara Baru Menikmati Berita

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Di tengah derasnya arus informasi, DAYA BORNEO hadir sebagai media yang menawarkan cara baru menikmati berita, sekaligus menjadi satu suara dari Tanah Rimba. Berangkat dari moto ini, DAYA BORNEO ingin menghadirkan berita yang tajam, terpercaya, dan dekat dengan pembaca, terutama masyarakat Kalimantan Tengah dan sekitarnya. Berbeda dari media konvensional, DAYA BORNEO menghadirkan pengalaman membaca berita […]

  • Mahasiswa Kelompok BBK Unair Ajak Warga Bakalrejo Sulap Sampah Dapur Jadi Eco Enzyme

    Mahasiswa Kelompok BBK Unair Ajak Warga Bakalrejo Sulap Sampah Dapur Jadi Eco Enzyme

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Tumpukan sampah bioorganik dari aktivitas rumah tangga masih menjadi momok di banyak daerah, termasuk Desa Bakalrejo. Sampah dapur yang selama ini berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menyumbang sekitar 30 persen timbunan limbah, kini mulai dilawan dengan cara berbeda. Kelompok Belajar Bersama Komunitas (BBK) Universitas Airlangga turun langsung ke tengah warga […]

  • Sudaryono Nahkodai Badan Gizi Nasional, Komitmen Wujudkan Tata Kelola Bersih

    Sudaryono Nahkodai Badan Gizi Nasional, Komitmen Wujudkan Tata Kelola Bersih

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) kini resmi berada di bawah kepemimpinan Sudaryono. Presiden Prabowo Subianto melantik mantan Wakil Menteri Pertanian itu sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026), untuk melanjutkan pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah di sektor gizi nasional. Pengangkatan Sudaryono ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian […]

expand_less