Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ratusan Kilometer Demi Sebuah Mimpi

Ratusan Kilometer Demi Sebuah Mimpi

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Tidak semua anak berani meninggalkan rumah demi mengejar masa depan. Namun, bagi Resi Septriasa, mimpi lebih besar daripada rasa takut berpisah dengan kampung halaman.

Lulusan SMP Negeri 5 Selat, Kabupaten Kapuas, itu memilih merantau ke Palangka Raya untuk mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMKN 2 Palangka Raya, Rabu (24/6/2026).

Keputusan itu diambil dengan satu tujuan sederhana: memiliki bekal keterampilan agar bisa segera bekerja setelah lulus.

Di saat sebagian teman seusianya memilih sekolah yang lebih dekat dari rumah, Resi justru menempuh jalan berbeda. Baginya, kualitas pendidikan lebih penting daripada jarak yang harus ditempuh.

“Saya memilih jurusan Akuntansi karena setelah lulus nanti saya ingin langsung bekerja dan tidak berencana melanjutkan kuliah. Saya memilih SMKN 2 Palangka Raya karena menurut saya sekolahnya bagus dan fasilitasnya juga bagus,” ujar Resi.

Keputusan itu bukan sekadar memilih sekolah. Itu adalah pilihan hidup. Artinya, ia harus meninggalkan keluarga, beradaptasi dengan lingkungan baru, dan hidup lebih mandiri di ibu kota provinsi.

Di balik langkahnya tersimpan harapan sederhana yang dimiliki banyak anak daerah: memperoleh pendidikan terbaik agar masa depan tidak berhenti di tempat kelahirannya.

Resi mengaku proses SPMB yang dijalaninya berlangsung mudah. Seluruh tahapan dimulai melalui pendaftaran secara daring, kemudian dilanjutkan dengan wawancara di sekolah.

“Pendaftarannya tidak susah. Awalnya dilakukan secara online, kemudian datang ke sekolah untuk wawancara. Selama proses pendaftaran semuanya berjalan lancar dan tidak ada kendala,” katanya.

Baginya, pelayanan panitia juga cukup membantu. Informasi yang diberikan jelas sehingga setiap tahapan dapat diikuti tanpa kesulitan berarti.

Cerita Resi sesungguhnya bukan hanya tentang seorang siswi yang ingin masuk SMK. Kisah ini mencerminkan bagaimana sekolah vokasi kini menjadi magnet baru bagi pelajar dari berbagai penjuru Kalimantan Tengah.

Mereka rela menempuh perjalanan jauh, meninggalkan zona nyaman, bahkan hidup jauh dari orang tua demi memperoleh keterampilan yang diyakini mampu membuka pintu dunia kerja.

Di tengah tantangan ekonomi dan persaingan kerja yang semakin ketat, pilihan Resi menjadi potret keberanian generasi muda Kalimantan Tengah. Sebab bagi mereka, merantau bukan sekadar berpindah kota, tetapi langkah pertama untuk mengubah masa depan. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Palangka Raya Ubah Pola Belajar Madrasah Saat Kabut Asap

    Kemenag Palangka Raya Ubah Pola Belajar Madrasah Saat Kabut Asap

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle fe
    • visibility 55
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin pekat mulai berdampak langsung terhadap aktivitas pendidikan di Kota Palangka Raya. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palangka Raya mengeluarkan surat pemberitahuan penyesuaian pembelajaran bagi Raudhatul Athfal (RA) dan madrasah di lingkungannya, Rabu (19/8/2026). Surat bernomor B/242/Kk.15.5.2/PP.00/08/2026 itu ditujukan kepada seluruh kepala […]

  • Sawit Kalteng Harus Jadi Kekuatan Strategis di Tengah “Perang Energi”

    Sawit Kalteng Harus Jadi Kekuatan Strategis di Tengah “Perang Energi”

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Anggota MPR RI/DPD RI dari Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, menegaskan bahwa komoditas sawit harus menjadi kekuatan strategis daerah di tengah dinamika global yang kian mengarah pada “perang energi”. Mengacu data Badan Pusat Statistik, luas perkebunan sawit di Kalteng mencapai sekitar 2,16 juta hektare. Angka ini menempatkan Kalteng sebagai salah satu wilayah […]

  • Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Tekan Krisis Sampah Lewat Ekonomi Sirkular

    Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Tekan Krisis Sampah Lewat Ekonomi Sirkular

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Banyumas – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). Kunjungan ini menegaskan dorongan pemerintah terhadap pengelolaan sampah modern berbasis teknologi dan ekonomi sirkular. Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat langsung alur pengolahan sampah dari hulu hingga hilir. Ia mengamati bagaimana teknologi […]

  • Satgas Pangan Polri Masih Bidik 194 PKS Diduga Rugikan Petani Sawit

    Satgas Pangan Polri Masih Bidik 194 PKS Diduga Rugikan Petani Sawit

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 121
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Tekanan pemerintah terhadap perusahaan kelapa sawit yang diduga membeli Tandan Buah Segar (TBS) di bawah harga wajar mulai menunjukkan dampak. Jumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang menjadi perhatian Satgas Pangan Polri berangsur menurun, meski ratusan perusahaan masih berada dalam radar pengawasan. Berdasarkan hasil pemantauan yang berlangsung pada 9–22 Juni 2026, jumlah PKS yang […]

  • Ketua DPRD Kalteng Desak Penanganan Karhutla Diperkuat

    Ketua DPRD Kalteng Desak Penanganan Karhutla Diperkuat

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 42
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian serius DPRD Kalimantan Tengah. Munculnya titik panas di sejumlah wilayah mendorong legislatif meminta pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat langkah penanganan di lapangan. Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong, menyampaikan penegasan tersebut dalam Rapat Paripurna ke-9 (penutupan) Masa Persidangan III Tahun Sidang […]

  • Hari Ini PLN Kembali Padamkan Listrik Massal di Palangka Raya

    Hari Ini PLN Kembali Padamkan Listrik Massal di Palangka Raya

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Warga Palangka Raya kembali harus bersiap menghadapi pemadaman listrik bergilir. PT PLN (Persero) menjadwalkan penghentian sementara pasokan listrik di puluhan kawasan pada Minggu, 2 Agustus 2026, mulai pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB. Pemadaman dilakukan dalam dua tahap dan mencakup wilayah kerja PLN ULP Palangka Raya Barat serta PLN ULP Palangka […]

expand_less