Selasa, 15 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Ekspor Batu Bara Indonesia Anjlok 20 Persen

Ekspor Batu Bara Indonesia Anjlok 20 Persen

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • visibility 220
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Kinerja ekspor batu bara Indonesia sepanjang Januari hingga November 2025 mengalami penurunan tajam. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor komoditas batu bara terkoreksi hingga 20,27 persen secara kumulatif, menjadi US$22,17 miliar atau setara Rp371,3 triliun dengan asumsi kurs Rp16.748 per dolar AS.

Angka tersebut terpaut cukup jauh dibandingkan capaian periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$27,8 miliar. Penurunan ini sekaligus menandai melemahnya salah satu komoditas andalan ekspor nasional.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa penurunan nilai ekspor batu bara juga sejalan dengan susutnya volume pengiriman. Secara kumulatif, volume ekspor batu bara turun 3,9 persen menjadi 354,64 juta ton, lebih rendah dibandingkan Januari–November 2024 yang tercatat 369,31 juta ton.

“Secara kumulatif ekspor batu bara turun 20,27 persen,” ujar Pudji dalam konferensi pers daring, Senin (1/5/2026).

BPS mencatat pelemahan kinerja ekspor batu bara berkorelasi dengan menurunnya permintaan dari dua pasar utama, yakni China dan India. Nilai ekspor bahan bakar mineral (HS 27) ke China tercatat anjlok 27,18 persen menjadi US$9,16 miliar, sementara ekspor ke India turun 24,70 persen ke level US$4,89 miliar.

Di sisi lain, ekspor nonmigas ke China justru didominasi oleh komoditas besi dan baja dengan nilai mencapai US$58,24 miliar, menunjukkan pergeseran komposisi perdagangan.

Meski batu bara melemah, BPS mencatat sejumlah komoditas unggulan nonmigas justru menunjukkan tren positif. Ekspor besi dan baja meningkat 9,12 persen menjadi US$25,57 miliar, sementara ekspor CPO dan turunannya melonjak signifikan sebesar 19,15 persen ke level US$21,63 miliar.

Secara keseluruhan, neraca perdagangan Indonesia pada November 2025 masih mencatat surplus sebesar US$2,66 miliar, menandai surplus selama 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus ini terutama ditopang oleh sektor nonmigas sebesar US$4,64 miliar, meskipun sektor migas masih mengalami defisit US$1,81 miliar akibat impor minyak mentah dan hasil minyak.

BPS mengingatkan, meski surplus masih terjaga, terdapat risiko penyusutan ke depan. Dorongan pemerintah untuk mengejar pertumbuhan ekonomi berpotensi meningkatkan impor, yang dapat menekan kinerja neraca perdagangan jika tidak diimbangi dengan penguatan ekspor bernilai tambah. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kartu Huma Betang Sejahtera, Fondasi Baru Kebijakan Sosial Kalteng

    Kartu Huma Betang Sejahtera, Fondasi Baru Kebijakan Sosial Kalteng

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 206
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) disiapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebagai fondasi baru kebijakan sosial daerah yang berorientasi pada keadilan dan pemerataan kesejahteraan. Melalui program ini, komitmen Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo untuk menghadirkan negara hingga ke lapisan masyarakat paling bawah mulai dijalankan secara terstruktur. KHBS telah […]

  • Inflasi Kalteng Tembus 5,06 Persen, BPS Soroti Lonjakan Biaya Hunian dan Jasa

    Inflasi Kalteng Tembus 5,06 Persen, BPS Soroti Lonjakan Biaya Hunian dan Jasa

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 223
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) Februari 2026 menembus angka 5,06 persen. Kenaikan ini mencerminkan tekanan harga yang semakin terasa pada kebutuhan pokok masyarakat, terutama di sektor perumahan dan jasa. Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, membeberkan data tersebut dalam rilis resmi, Senin (2/3/2026). “IHK Kalimantan Tengah […]

  • Di Tengah Era Digital, Seberapa Bebas Pers Indonesia?

    Di Tengah Era Digital, Seberapa Bebas Pers Indonesia?

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 3 Mei, dunia memperingati World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Internasional—sebuah momentum untuk menegaskan kembali bahwa pers yang merdeka adalah fondasi demokrasi. Di Indonesia, kebebasan pers telah menempuh jalan panjang sejak reformasi 1998. Lahirnya Reformasi 1998 membuka keran kebebasan berekspresi, menghapus sistem pembredelan, dan memperkuat posisi media sebagai pengawas kekuasaan. Namun, […]

  • Akademisi Trisakti Soroti Pengalihan Pluit Junction: Bisa Masuk Ranah Korupsi

    Akademisi Trisakti Soroti Pengalihan Pluit Junction: Bisa Masuk Ranah Korupsi

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pengalihan pengelolaan Mall Pluit Junction oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) kepada PT Grha Jaya Pradana (GJP) memicu sorotan dari kalangan akademisi. Selain memunculkan keluhan dari para tenant yang kehilangan akses ruang usaha, kebijakan tersebut juga dinilai perlu diuji dari sisi hukum, mengingat Pluit Junction merupakan aset daerah yang selama ini dikelola oleh […]

  • Aktivis Lingkungan Desak Dishut Kalteng Hentikan Pembiaran Perusakan Hutan

    Aktivis Lingkungan Desak Dishut Kalteng Hentikan Pembiaran Perusakan Hutan

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Aktivis lingkungan yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Muslimin (SEMI) Kalimantan Tengah kembali turun ke jalan, memprotes dugaan pembiaran penebangan hutan dan aktivitas tambang ilegal yang terus terjadi di berbagai wilayah Kalimantan Tengah, Selasa (23/12/2025). Aksi ini menyasar langsung Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng sebagai simbol lemahnya pengawasan negara terhadap kawasan hutan. […]

  • Perusahaan Manipulasi CPO Jadi POME di Sumatra, Digeledah!

    Perusahaan Manipulasi CPO Jadi POME di Sumatra, Digeledah!

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Penyidik Kejaksaan Agung terus mengembangkan penyidikan dugaan korupsi dalam tata niaga ekspor sawit. Sejumlah lokasi di Pekanbaru dan Medan digeledah untuk mengumpulkan bukti terkait dugaan rekayasa kode ekspor Crude Palm Oil (CPO) menjadi Palm Oil Mill Effluent (POME) dan produk turunan lain sepanjang 2022–2024. Langkah ini menjadi bagian dari pendalaman perkara yang […]

expand_less