PKB Gandeng ITSNU, Rahmanto Tancap Gas Bangun Kader Intelektual di Kalteng
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Kam, 7 Mei 2026
- visibility 141
- comment 0 komentar

Foto bersama usai penandatanganan nota kesepahaman PKB Kalteng dan ITSNU Kalimantan.
DAYABORNEO, Palangka Raya — Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Kalimantan Tengah mulai memetakan langkah politik yang tak biasa. Bukan hanya fokus pada konsolidasi organisasi, partai berlambang bola dunia itu kini serius membangun fondasi intelektual kader melalui kerja sama strategis dengan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Kalimantan.
Keseriusan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dirangkai dengan pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) calon Ketua DPC PKB se-Kalimantan Tengah, Kamis (7/5/2026).
Momentum tersebut menjadi sinyal bahwa PKB Kalteng tengah menyiapkan wajah baru politik daerah: kader yang tidak hanya kuat secara basis massa, tetapi juga matang secara gagasan.
Ketua DPW PKB Kalteng, Rahmanto Muhidin, menegaskan politik tidak bisa lagi dijalankan dengan pola lama. Menurutnya, era kompetisi gagasan menuntut partai melahirkan kader yang berwawasan, adaptif terhadap perubahan, dan memiliki kapasitas intelektual yang kuat.
“Politik tanpa ilmu akan kehilangan arah. Karena itu kader PKB harus terus belajar, memperluas wawasan, dan hadir membawa solusi nyata bagi masyarakat,” tegas Rahmanto.
Ia menyebut kolaborasi dengan ITSNU bukan seremoni administratif, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia di tubuh partai sekaligus di tengah masyarakat.
Rahmanto bahkan mendorong seluruh kader, anggota legislatif Fraksi PKB, hingga pengurus kabupaten untuk mengawal program pendidikan, termasuk membuka ruang beasiswa dan dukungan kebijakan yang berpihak pada akses pendidikan.
Sementara itu, Rektor Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Kalimantan, Syamsuri, menilai sinergi ini menjadi langkah konkret menyiapkan SDM unggul berbasis teknologi dan inovasi.
“Kami ingin kolaborasi ini melahirkan generasi yang kompeten, berkarakter, dan siap menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Di tengah persaingan politik yang semakin dinamis, langkah PKB Kalteng menggandeng kampus memberi pesan kuat: pertarungan masa depan bukan lagi soal siapa paling ramai, tetapi siapa yang paling siap secara ilmu dan visi. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar