Jumat, 31 Jul 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Program CSR Ada, Pemprov Kalteng Desak Perusahaan Jangan Lepas Tangan dari Jalan Rusak

Program CSR Ada, Pemprov Kalteng Desak Perusahaan Jangan Lepas Tangan dari Jalan Rusak

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Program Corporate Social Responsibility (CSR) diharapkan menjadi solusi cepat untuk perbaikan jalan rusak di Kalimantan Tengah. Pemerintah Provinsi Kalteng secara terbuka menyoroti minimnya komitmen perusahaan, khususnya di wilayah timur yang infrastrukturnya kian memprihatinkan.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko mengungkapkan, dari sekitar 39 perusahaan yang diundang dalam rapat koordinasi, tidak semuanya hadir secara serius. Bahkan, sebagian hanya diwakili, dan ada yang diwakili oleh satu orang untuk beberapa perusahaan sekaligus.

“Faktanya, banyak yang belum siap berkontribusi. Ini jadi catatan serius bagi kami,” tegas Yuas, Kamis (16/4/2026).

Lebih jauh, ia menyebut sebagian perusahaan berdalih kondisi operasional menurun bahkan ada yang sudah tidak aktif. Alasan tersebut dinilai menjadi hambatan utama dalam mengoptimalkan peran CSR untuk perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah.

Namun Pemprov Kalteng tidak ingin berhenti pada alasan. Pemerintah secara tegas mendorong perusahaan yang masih aktif untuk ikut bertanggung jawab, terutama terhadap kerusakan jalan yang selama ini juga dilalui aktivitas operasional mereka.

Dalam rapat tersebut, sedikitnya 10 ruas jalan dibahas, dengan tiga ruas masuk kategori prioritas karena kondisinya paling rusak dan mendesak diperbaiki.

“Tidak bisa ditunda lagi. Tiga ruas ini harus ditangani segera, dan kami minta ada komitmen nyata dari perusahaan,” ujarnya.

Yuas menegaskan, CSR bukan sekadar formalitas atau laporan tahunan, melainkan kewajiban moral perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Ia membuka opsi kerja sama antarperusahaan jika kontribusi individu dinilai belum mencukupi.

Pemprov Kalteng juga memastikan akan memperketat pengawasan agar pelaksanaan CSR tidak hanya berhenti di atas kertas.

“Jangan sampai CSR hanya jadi slogan. Masyarakat butuh bukti nyata,” tegasnya.

Ia menambahkan, fokus program ini murni untuk memperbaiki jalan provinsi yang rusak dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, bukan untuk kepentingan proyek besar lain.

Pesan Pemprov jelas, perusahaan tidak boleh lagi bersikap pasif, sementara kerusakan jalan terus membebani masyarakat setiap hari. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Agustiar Sabran: Jangan Biarkan Dayak Hanya Jadi Penonton di Tanah Sendiri

    Gubernur Agustiar Sabran: Jangan Biarkan Dayak Hanya Jadi Penonton di Tanah Sendiri

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 GERDAYAK Indonesia tidak sekadar menjadi ajang seremonial organisasi masyarakat Dayak. Dari panggung peringatan itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengirim pesan yang lebih dalam: masyarakat Dayak harus bersatu, memperkuat kapasitas diri, dan mengambil peran utama dalam pembangunan daerah. Di hadapan pengurus GERDAYAK se-Kalimantan Tengah, unsur Forkopimda, […]

  • Teras Narang Minta Pemerintah Kalteng Jangan Setengah Hati Tangani Karhutla

    Teras Narang Minta Pemerintah Kalteng Jangan Setengah Hati Tangani Karhutla

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 38
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius di Kalimantan Tengah. Memasuki pertengahan Juli 2026, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat sedikitnya 472 kejadian karhutla yang telah melalap sekitar 456,78 hektare lahan. Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Dr. Agustin Teras Narang, menilai kondisi tersebut harus […]

  • Gubernur Kalteng Gelar Pasar Murah, Warga Tebus Sembako Rp10 Ribu

    Gubernur Kalteng Gelar Pasar Murah, Warga Tebus Sembako Rp10 Ribu

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat menekan lonjakan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Gubernur Kalimantan Tengah membuka langsung Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan ribuan paket sembako bersubsidi bagi masyarakat di halaman Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Selasa (10/3/2026). Program ini menjadi langkah konkret pemerintah […]

  • Presiden Soroti Layanan Kesehatan di Wilayah Perbatasan Indonesia

    Presiden Soroti Layanan Kesehatan di Wilayah Perbatasan Indonesia

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Kepulauan Talaud — Komitmen pemerataan layanan kesehatan hingga ke wilayah terluar kembali ditegaskan Presiden Prabowo Subianto saat meninjau langsung Puskesmas Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pelayanan dasar bagi masyarakat di kawasan perbatasan masuk dalam prioritas pembangunan nasional. Di pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga itu, […]

  • https://dayaborneo.com/wp-admin/post-new.php

    Ekspor CPO Diselidiki Kejagung, Kerugian Negara Ditaksir Rp10–14 Triliun

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 164
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Kejaksaan Agung terus mengusut dugaan korupsi dalam kegiatan ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya yang dinilai telah merugikan keuangan negara dalam jumlah fantastis. Berdasarkan penghitungan awal, potensi kerugian negara akibat praktik tersebut diperkirakan mencapai Rp10 triliun hingga Rp14 triliun. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus), Syarief […]

  • Prabowo Disambut Haru Diaspora di Paris, Serasa Pulang Kampung

    Prabowo Disambut Haru Diaspora di Paris, Serasa Pulang Kampung

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Paris — Di tengah megahnya Kota Paris dan padatnya agenda kenegaraan, ada suasana berbeda yang menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto, Selasa (26/05/2026). Ratusan warga negara Indonesia (WNI) sejak pagi telah memadati hotel tempat Presiden menginap. Mereka datang membawa Merah Putih, membawa rindu, dan membawa sepotong Indonesia di negeri orang. Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis […]

expand_less