Rabu, 29 Jul 2026
light_mode
Beranda » Artikel » Kartini di Era Layar: Ibu, Garda Terdepan Menjaga Karakter Anak

Kartini di Era Layar: Ibu, Garda Terdepan Menjaga Karakter Anak

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

Peringatan Hari Kartini setiap 21 April kembali menggugah satu pertanyaan mendasar: siapa yang paling menentukan arah karakter generasi muda di tengah derasnya arus digital? Jawabannya tetap sama sejak dulu—ibu. Bedanya, tantangan hari ini jauh lebih kompleks dan agresif.

Di era global yang serba terhubung, anak-anak tidak lagi hanya belajar dari sekolah dan lingkungan sekitar. Gawai di tangan mereka membuka akses tanpa batas ke informasi, budaya, hingga nilai-nilai yang belum tentu sejalan dengan norma lokal.

Data nasional menunjukkan penetrasi internet pada anak dan remaja terus meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan durasi penggunaan yang kian panjang setiap harinya. Ini berarti, sebagian besar proses pembentukan karakter kini terjadi di ruang digital.

Kondisi ini menghadirkan realitas baru: rumah bukan lagi satu-satunya pusat pendidikan. Tanpa pengawasan, algoritma media sosial bisa menjadi “guru liar” yang membentuk pola pikir anak secara instan. Di sinilah peran ibu mengalami transformasi besar—dari pengasuh menjadi navigator digital.

Momentum Kartini mengingatkan bahwa kekuatan perempuan bukan hanya pada kesetaraan, tetapi pada pengaruh strategis dalam membangun peradaban. Ibu yang melek digital terbukti mampu membatasi konten negatif, mengarahkan anak pada aktivitas produktif, serta menanamkan etika bermedia sejak dini. Sebaliknya, minimnya literasi digital orang tua berpotensi menciptakan celah pengawasan yang berbahaya.

Analisis menunjukkan bahwa anak dengan pendampingan aktif dari orang tua memiliki kecenderungan lebih rendah terpapar risiko digital seperti kecanduan gawai, perundungan siber, hingga paparan konten tidak layak. Ini bukan sekadar isu teknologi, melainkan persoalan karakter.

Namun, tantangan terbesar justru datang dari ketimpangan adaptasi. Anak bergerak cepat mengikuti perkembangan teknologi, sementara banyak orang tua tertinggal. Akibatnya, kontrol melemah dan nilai-nilai yang seharusnya ditanamkan di rumah perlahan tergeser oleh pengaruh luar.

Karena itu, Hari Kartini tidak cukup dirayakan dengan seremoni. Ini adalah momentum evaluasi: sudah sejauh mana peran ibu diperkuat dalam menghadapi perubahan zaman? Negara dapat menghadirkan regulasi, tetapi benteng utama tetap berada di keluarga.

Kartini masa kini bukan hanya simbol perjuangan, tetapi representasi ketangguhan ibu dalam menjaga arah generasi. Di tengah gempuran dunia digital, ibu tetap menjadi kompas—penentu apakah anak-anak Indonesia tumbuh dengan karakter kuat atau kehilangan arah di tengah arus global. (red).

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-73 Kotim, Pemprov Kalteng Dorong Sinergi dan Percepatan Pembangunan

    HUT ke-73 Kotim, Pemprov Kalteng Dorong Sinergi dan Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 150
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Sampit – Peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk menegaskan arah pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kalteng Leonard S. Ampung mewakili Gubernur Agustiar Sabran memimpin upacara peringatan yang digelar di Stadion 29 Nopember, Sampit, Rabu (7/1/2026) pagi. Upacara […]

  • Presiden Prabowo Lantik 1.177 Lulusan TNI-Polri, Perwira Diminta Siap Mati untuk Rakyat

    Presiden Prabowo Lantik 1.177 Lulusan TNI-Polri, Perwira Diminta Siap Mati untuk Rakyat

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Halaman Istana Merdeka menjadi saksi lahirnya generasi baru penjaga negara. Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 1.177 Perwira Remaja (Paja) TNI dan Polri dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2026, Rabu (22/7/2026). Namun, bagi Presiden, momen itu bukan sekadar seremoni penyematan pangkat, melainkan awal dari pengabdian penuh risiko kepada bangsa dan rakyat Indonesia. […]

  • Kenapa Ada Hari Buruh Nasional dan Tetap Relevan Hari Ini

    Kenapa Ada Hari Buruh Nasional dan Tetap Relevan Hari Ini

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Setiap 1 Mei, Indonesia memperingati Hari Buruh Nasional. Bagi sebagian orang, tanggal itu identik dengan hari libur, aksi damai serikat pekerja, atau momentum menyuarakan tuntutan kenaikan upah. Namun di balik penetapan itu, tersimpan sejarah panjang tentang perjuangan buruh, dinamika politik ketenagakerjaan, serta pengakuan negara terhadap peran pekerja sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Hari Buruh Nasional […]

  • Agustiar Saksikan Peluncuran 1.061 KMP, Kalteng Siap Bangun Ekonomi Desa

    Agustiar Saksikan Peluncuran 1.061 KMP, Kalteng Siap Bangun Ekonomi Desa

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi desa saat mengikuti peluncuran 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) yang diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto secara daring, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu itu turut dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, unsur Forkopimda, […]

  • Pemprov Dorong Modernisasi Pertanian, PM-AAS Disiapkan Dongkrak Produksi Pangan di Kalteng

    Pemprov Dorong Modernisasi Pertanian, PM-AAS Disiapkan Dongkrak Produksi Pangan di Kalteng

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai menggenjot percepatan transformasi sektor pertanian melalui Program Modern Agriculture System (PM-AAS). Langkah ini dinilai menjadi jawaban atas tantangan produktivitas yang selama ini masih bergantung pada pola budidaya konvensional dan keterbatasan mekanisasi di lapangan. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Pertanian Modern PM-AAS yang mempertemukan […]

  • Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Tekan Krisis Sampah Lewat Ekonomi Sirkular

    Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Tekan Krisis Sampah Lewat Ekonomi Sirkular

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Banyumas – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). Kunjungan ini menegaskan dorongan pemerintah terhadap pengelolaan sampah modern berbasis teknologi dan ekonomi sirkular. Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat langsung alur pengolahan sampah dari hulu hingga hilir. Ia mengamati bagaimana teknologi […]

expand_less