Rabu, 29 Jul 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Malam Bakat Jagau Nyai Kalteng 2026 Bergema, Duta Budaya Harus Jadi Wajah Pariwisata Daerah

Malam Bakat Jagau Nyai Kalteng 2026 Bergema, Duta Budaya Harus Jadi Wajah Pariwisata Daerah

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Suasana GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya dipenuhi semangat budaya dan kreativitas generasi muda saat Malam Unjuk Bakat Jagau Nyai Kalimantan Tengah Tahun 2026 digelar, Senin (18/5/2026) malam.

Ajang yang menjadi bagian dari Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 itu menghadirkan penampilan para finalis dari seluruh daerah di Kalimantan Tengah.

Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, hadir menyaksikan langsung jalannya acara sekaligus memberikan dukungan kepada para peserta yang disebutnya sebagai wajah masa depan budaya dan pariwisata daerah.

Sebanyak 13 pasangan perwakilan dari 12 kabupaten dan satu kota tampil membawakan kemampuan terbaik mereka melalui seni pertunjukan, budaya lokal, hingga inovasi kreatif yang mengangkat identitas daerah.

Linae menegaskan, pemilihan Jagau dan Nyai tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan atau kompetisi panggung semata. Menurutnya, para finalis harus mampu mengambil peran lebih luas sebagai penggerak promosi budaya dan pariwisata Kalimantan Tengah.

“Jagau dan Nyai harus menjadi representasi anak muda yang mencintai budaya, mampu berkomunikasi dengan masyarakat, dan aktif memperkenalkan potensi daerah,” katanya.

Ia menilai sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah karena mampu mendorong ekonomi kreatif, membuka ruang usaha baru, hingga memperkuat identitas lokal.

Karena itu, keberadaan Jagau dan Nyai dinilai penting untuk menjembatani pelestarian budaya dengan perkembangan zaman.

“Budaya harus tetap hidup di tangan generasi muda. Mereka yang nanti akan membawa cerita Kalimantan Tengah ke panggung yang lebih luas,” ujarnya.

Pemilihan Jagau Nyai Kalteng 2026 merupakan salah satu agenda unggulan dalam FBIM yang berlangsung pada 17–23 Mei 2026.

Puncak Grand Final dijadwalkan berlangsung Selasa (19/5/2026) malam dan diperkirakan menjadi salah satu agenda paling menyita perhatian publik selama perayaan budaya terbesar di Kalimantan Tengah tersebut.

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UU PPRT Disahkan, Negara Resmi Lindungi Pekerja Rumah Tangga

    UU PPRT Disahkan, Negara Resmi Lindungi Pekerja Rumah Tangga

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna di Senayan, Selasa (21/04/2026). Pengesahan ini menjadi tonggak penting setelah bertahun-tahun perjuangan advokasi, dan langsung disambut tepuk tangan serta haru para pekerja rumah tangga yang hadir. Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, mewakili Presiden Prabowo Subianto, […]

  • Sidang Isbat Tetapkan Awal Puasa Ramadhan, Kamis 19 Februari 2026

    Sidang Isbat Tetapkan Awal Puasa Ramadhan, Kamis 19 Februari 2026

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 163
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah memastikan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, setelah melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Selasa (17/2/2026). Keputusan tersebut diambil dengan menggabungkan perhitungan hisab dan hasil pemantauan hilal di berbagai daerah, Indonesia. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa tim pemantau tidak menemukan hilal yang […]

  • Prabowo Dorong Percepatan Kampung Haji dan Hunian Warga Terdampak Bencana

    Prabowo Dorong Percepatan Kampung Haji dan Hunian Warga Terdampak Bencana

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 149
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Penguatan pelayanan ibadah haji dan percepatan pemulihan warga terdampak bencana menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto. Hal itu tercermin dalam pertemuan Presiden dengan Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, di kediaman Kertanegara, Jakarta, pada Sabtu malam (27/12/2025). Pertemuan tersebut membahas dua agenda utama, yakni perkembangan rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di […]

  • Karhutla Mengintai 2026, BPBD Kalteng Peringatkan Daerah Jangan Lengah Hadapi Musim Kemarau

    Karhutla Mengintai 2026, BPBD Kalteng Peringatkan Daerah Jangan Lengah Hadapi Musim Kemarau

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali membayangi Kalimantan Tengah pada 2026. Menghadapi potensi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla secara daring, sebagai langkah awal memperketat kewaspadaan lintas daerah, Kamis (22/1/2026). Rapat ini melibatkan Kepala Pelaksana BPBD kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, BMKG Provinsi […]

  • Agustiar Pasang Alarm Antikorupsi di Kalteng: Anggaran Harus Sampai ke Rakyat

    Agustiar Pasang Alarm Antikorupsi di Kalteng: Anggaran Harus Sampai ke Rakyat

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengirim pesan tegas kepada seluruh jajaran birokrasi di daerah. Di tengah besarnya anggaran pembangunan dan derasnya arus investasi yang masuk ke Bumi Tambun Bungai, tata kelola pemerintahan yang bersih dinilai menjadi harga mati. Pesan itu disampaikan Agustiar saat menghadiri Kunjungan dan Koordinasi Pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi […]

  • Ketika Pertanyaan Publik Dianggap Provokasi

    Ketika Pertanyaan Publik Dianggap Provokasi

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Polemik marka jalan biru di Kota Palangka Raya sejatinya bukan lagi sekadar soal cat yang memudar. Persoalan itu telah berkembang menjadi isu tentang transparansi, kualitas pekerjaan publik, dan cara pejabat merespons pertanyaan masyarakat. Karena itu, publik tentu terkejut ketika Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Arton S. Dohong, justru melontarkan kalimat bernada sinis kepada wartawan yang mempertanyakan […]

expand_less