Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Dibalik Pesan Notifikasi, KPK Usut Dugaan Korupsi Rp2 Triliun di BRI-Telkom

Dibalik Pesan Notifikasi, KPK Usut Dugaan Korupsi Rp2 Triliun di BRI-Telkom

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta — Di era perbankan digital, notifikasi transaksi melalui SMS dan WhatsApp telah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas jutaan nasabah. Setiap transfer, penarikan, hingga pembayaran tercatat dan dikirim dalam hitungan detik.

Namun di balik layanan yang tampak sederhana itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mencium dugaan penyimpangan bernilai fantastis yang melibatkan dua perusahaan pelat merah raksasa, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan PT Telkom Indonesia.

KPK resmi memulai penyidikan dugaan korupsi dalam pengadaan layanan notifikasi perbankan yang digunakan untuk mengirim informasi transaksi kepada nasabah melalui SMS dan WhatsApp. Nilai kerugian negara yang sedang dihitung penyidik disebut mendekati Rp2 triliun.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidikan dilakukan setelah lembaganya menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) umum pada Jumat (5/6/2026).

“Perkara yang sedang diusut berkaitan dengan pengadaan notifikasi perbankan berbasis SMS dan WhatsApp. Sampai saat ini belum ada penetapan tersangka,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya.

Meski belum mengungkap konstruksi perkara secara rinci, langkah KPK menaikkan status penanganan ke tahap penyidikan menunjukkan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dinilai cukup serius.

Kasus ini menambah daftar persoalan pengadaan yang pernah menghantam kedua BUMN tersebut. Di BRI, KPK sebelumnya menangani perkara pengadaan mesin Electronic Data Capture (EDC) yang menyeret sejumlah petinggi perusahaan dan pihak swasta.

Sementara, Telkom pernah terseret kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat teknologi informasi yang menimbulkan kerugian negara ratusan miliar rupiah.

Penyidik kini diperkirakan akan menelusuri seluruh rantai pengadaan, mulai dari proses perencanaan, pemilihan vendor, penetapan harga, hingga aliran dana yang mengalir dari proyek tersebut.

Dengan nilai dugaan kerugian yang hampir mencapai Rp2 triliun, perkara ini berpotensi menjadi salah satu skandal pengadaan layanan digital terbesar yang pernah diusut KPK di lingkungan BUMN. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Bongkar Dugaan Pelanggaran PT Binasawit Abadi Pratama, Konflik Lahan 29 Tahun Belum Tuntas

    DPRD Bongkar Dugaan Pelanggaran PT Binasawit Abadi Pratama, Konflik Lahan 29 Tahun Belum Tuntas

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Konflik lahan antara masyarakat Desa Sebabi dan Bangkal dengan PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) kembali memicu sorotan tajam. Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Parimus, SE., secara terbuka mempertanyakan legalitas aktivitas perusahaan yang disebut telah melakukan replanting di tengah sengketa lahan dan tuntutan plasma yang belum pernah diselesaikan selama hampir tiga dekade. Pernyataan […]

  • Pengawasan Laut Diperketat, Dislutkan Kalteng Gandeng PSDKP Pontianak

    Pengawasan Laut Diperketat, Dislutkan Kalteng Gandeng PSDKP Pontianak

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengencangkan pengawasan laut. Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng menggandeng Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Pontianak untuk memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di wilayah perairan Kalteng yang memiliki garis pantai sekitar 750 kilometer. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan antara Kepala Dislutkan Kalteng Sri […]

  • KPK OTT Bupati Pekalongan, Ini Dugaan Korupsi di Baliknya

    KPK OTT Bupati Pekalongan, Ini Dugaan Korupsi di Baliknya

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan, FAR, dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. KPK langsung menetapkan  Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka dan menahannya selama 20 hari pertama di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK, terhitung sejak 4 hingga 23 Maret 2026. […]

  • Ketua DPRD Kalteng Desak Penanganan Karhutla Diperkuat

    Ketua DPRD Kalteng Desak Penanganan Karhutla Diperkuat

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 40
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian serius DPRD Kalimantan Tengah. Munculnya titik panas di sejumlah wilayah mendorong legislatif meminta pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat langkah penanganan di lapangan. Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong, menyampaikan penegasan tersebut dalam Rapat Paripurna ke-9 (penutupan) Masa Persidangan III Tahun Sidang […]

  • Ombudsman RI Mulai Nilai Layanan Publik Kalteng 2026

    Ombudsman RI Mulai Nilai Layanan Publik Kalteng 2026

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 17
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Kabar baik datang dari sektor pelayanan publik Bumi Tambun Bungai. Ombudsman Republik Indonesia resmi menggelar entry meeting penilaian opini pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik Kalimantan Tengah, di Kantor Gubernur, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah awal untuk mendorong peningkatan kualitas layanan Pemerintah kepada masyarakat. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalimantan Tengah, R. […]

  • Menjelang Ramadhan, Pemprov Kalteng Perketat Harga Pangan Lewat GPM Nasional 2026

    Menjelang Ramadhan, Pemprov Kalteng Perketat Harga Pangan Lewat GPM Nasional 2026

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 255
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat mengamankan harga pangan menjelang lonjakan permintaan Hari Besar Keagamaan Nasional. Pemprov Kalteng mengikuti Pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional 2026 sebagai langkah konkret melawan potensi lonjakan harga dan permainan pasar jelang Ramadan dan Idulfitri di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, Jumat (13/2/2026) pagi. […]

expand_less